
Sayang"Ucap Mama Alden langsung memeluk putranya tersebut saat Alden keluar dari kamarnya dengan wajah sembab dan penampilannya yang berantakan dan ambruladul
Sayang,,kenapa tidak keluar hiks mama sama papa khawatir nak sama kamu,,kamu belum makan kan,,sini ikut turun ke bawah kita makan,,"Ucap Mama Alden usai mengurai pelukan kemudian,,
Mah"Panggil Alden lirih,,penglihatannya mulai mengabur hingga,,
Brugh
_____________________
Saat ini Alden sedang di rawat di Rumah Sakit,,fisik dan mentalnya terganggu,,ia juga makan tidak teratur yang menyebabkan kurangnya daya tahan tubuh,,mama dan papa Alden sangat mengkhawatirkan keadaan putra mereka,,terlebih sudah Alden masih belum sadar dari pingsannya,,,belum lagi tadi tim sar yang sedang melakukan pencarian atas hilangnya Nana memberi kabar,,bahwa tidak ada tanda-tanda keberadaan manusia di jurang tersebut,,Mama dan Papa Alden benar-benar pusing memikirkan bagaimana caranya nanti untuk memberi tau kepada Alden,,karena mereka berdua sangat yakin Alden pasti akan mengamuk dan tidak akan mempercayai semua perkataannya,,,
Skip
Pah,,bagaimana ini?sampai sekarang Alden belum sadar juga,,ini sudah lebih dari 24 jam pah hiks"Ucap Mama Alden menangis sesenggukan
Mah udah,,kita percayakan semua kepada yang di atas"Ucap Papa Alden menenangkan istrinya,,memeluk sayang tubuh ringkih istrinya yang hanya setinggi pundaknya
Tapi pah-"Ucap Mama Alden terpotong
Sutt,,udah sekarang kamu makan dulu,,kamu belum makan dan terlalu fokus kepada Alden,,nanti kalo kamu sakit siapa yang akan merawat Alden hm?"Ucap Papa Alden memotong ucapan istrinya
Mama Alden mengangguk
Skip
Di tempat Lain
Gina sudah mulai membaik,,ia sekarang sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa,,ia juga sering membantu ibu dan bapak yang tinggal bersamanya saat ini
Bu,,aku mau main sebentar ya"Ucap Gina antusias
Di sana,,ibu dan bapak tersebut memang tak pernah melarang-larangnya apapun,,selalu membuat Gina tersenyum dan selalu menghibur Gina jika Gina merasa sakit kepala dan mengingat sedikit-sedikit ingatannya,ibu dan bapak angkat yang sudah ia anggap sebagai orang tuanya tersebut tak pernah berpikir jahat dan tak egois,,mereka berdua selalu membantu Gina untuk mengingat-ngingat tentang hidupnya,,mereka benar-benar menganggap Gina sebagai anak mereka sendiri
Ya sudah nak,,tapi hati-hati ya,,nanti kalo kepalanya sakit lagi,,langsung pulang ya nak"Ucap sang Ibu sambil menjemur kerupuk
Iya bu"Ucap Gina langsung berlari menuju tempat bermainnya,,di tepi sungai,,Gina sangat suka sekali bermain di pinggir sungai,,ia sangat menyukai suasana dan aroma dari sungai tersebut,,sangat menenangkan
Skip
Di tempat Lain
Alden sudah sadar ia sedang duduk dan di suapi makan oleh mama nya,,Alden sejak tadi tak mau bicara hanya mengangguk dan menggeleng saja,,papa dan mamanya sempat khawatir dan frustasi saat melihat putranya tak mau berbicara sedikit pun,,namun saat Alden sudah mau makan itu membuat kedua orang tuanya sedikit lega,,
Makan yang banyak ya sayang,,supaya bisa cepat sembuh"Ucap Mama Alden tersenyum sambil menyuapkan sesendok nasi kepada Alden
Entah lah,Alden juga tak menolak ia menerima saja,,entah karena memang lapar karena akhir-akhir ini tak teratur dalam makan atau karena ingin menyenangkan kedua orang tuanya
Skip
2 Hari telah berlalu
Alden sudah di perbolehkan pulang oleh dokter,,kondisinya sudah mulai membaik,,walaupun sempat drop karena mendengar kabar Nana yang katanya tak di temukan,,namun sekarang Alden sudah mulai bisa menerima semuanya,,namun begitu ia masih saja melakukan pencarian keberadaan Nana
Flashback On
Al,,papa mau bicara"Ucap papa Alden
Alden menoleh ke arah papanya
Nak,,papa,,,sebelumnya papa minta maaf,,kemarin papa mendapat kabar dari tim sar,,bahwa,,Huft Nana tak dapat di temukan di jurang itu,,tidak ada kehidupan di sana,,dan di putuskan untuk menghentikan pencarian di sana,,tapi kita masih berusaha mencari keberadaan Nana di sekitarnya"Ucap papa Alden hati-hati
Alden melotot,,rahangnya mengeras,,tangannya mengepal
Ia langsung mencabut infus di tangannya dan hendak bangun dari brankar,,namun
Pah panggil dokter"Ucap Mama Alden sambil menahan tangan Alden
Mah,,lepas"Ucap Alden tegas sambil menghentak-hentak tangannya,,,pertama kalinya berbicara setelah ia sadar
Jangan nak hiks jangan,,kita cari Nana bareng-bareng tapi nanti hiks,,mama janji mama,,mama sama papa-"Ucap Mama Alden terpotong
Mah,,aku gak bisa diem begini terus,,Nana itu hidupku,,tanpa Nana hidupku hampa Mah,,aku gak bisa,,setelah terus menerus aku harus kehilangan dia,,kenapa mah?kenapa tuhan gak adil sama hidup Alden!tuhan selalu memisahkan Alden dan Nana,,dia ga pernah biarin Alden seneng sama Nana"Ucap Alden emosi bahkan matanya berkaca-kaca
Mah,,Alden ga tau gimana keadaan Nana saat ini,,Alden khawatir mah sama Nana"Ucap Alden melemah
Mama Alden langsung memeluk Alden,,mereka berdua menangis,,
Lalu datanglah dokter dan suster kemudian langsung menangani Alden
Flashback Off
Kemudian Alden dan kedua orang tuanya keluar dari ruangan tersebut diikuti oleh Art yang sengaja di bawa untuk membereskan alat-alat Alden selama berada di Rumah Sakit
Skip
Pah mah,,Alden ijin,,Alden Andrew Ari dan Arka bakal tinggal di villa papah di deket hutan di puncak"Ucap Alden meminta ijin,,saat ini mereka masih dalam perjalanan pulang,,
Di hutan?di tempat Nana hilang?"Tanya papa Alden
Alden mengangguk
Ya udah,,yang penting kamu jaga kesehatan,,papa gak mau denger kamu sakit di sana nanti"Ucap Papa Alden berusaha mengerti,,ia juga sebenarnya ingin putranya kembali seperti dulu,,tak apa sering di bentak yang penting Alden ceria,,dan selalu bahagia,,berbeda sekali dengan sekarang di saat Nana tak ada,,Alden lebih sering terlihat murung
Skip
Ibu kepala aku sakit lagi aduh hiks"Ucap Gina sambil memegangi kepalanya dan mulai menangis
Ibu dan bapak Gina datang menghampiri Gina
Nak,,ya ampun kambuh lagi ya nak"Ucap sang Ibu
Kemudian mereka memberikan air putih dan obat yang mereka beli di warung kepada Gina,,sebenarnya mereka sedikit takut karena harga obatnya murah,,tapi mereka berpikir lagi ,,yang penting Gina cocok dan bisa menghilangkan rasa sakit di kepala Gina
15 menit kemudian
Gina sudah mulai merasa baikkan,,namun ia masih saja sesenggukan ibu nya mengelus-elus kepala Gina,,guna menenangkan putrinya tersebut
Sudah mendingan nak?"Tanya sang ibu mengelus kepala Gina
Gina mengangguk
Makan ya nak,,bapak ambilin makan"Ucap sang bapak
Gina menggeleng
Ngga nafsu makannya pak"Rengek Gina
Nak,,walaupun begitu harus di paksa,,nanti malah tambah sakit lho"Ucap sang ibu
Gina mendongak melihat wajah ibunya yang terlihat mengkhawatirkan dirinya
Huft
Iya bu,,aku mau makan,,tapi ambil sendiri aja"Ucap Gina tak enak kemudian bangun dan duduk menatap kedua orang tuanya,,
Sepasang suami istri itu tersenyum,,mereka benar-benar merasa bahagia dan beruntung memiliki Gina di keluarga mereka,,tak dapat di pungkiri Gina mampu membuat suasana rumah tersebut menjadi lebih berwarna.
Hi Riderin❤️Author udah Up nih