
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Belum sampai mereka di dapur,,pintu rumah mereka ada yang mengetuk,,,
Kakak buka pintu dulu ya"Ucap Nana berjalan ke arah pintu
Ceklek
Siap-"Ucap Nana terpotong
Nana mematung melihat siapa yang ada di hadapannya saat ini
Na
__________________
Nana"Panggil Alden sekali lagi,,ia sangat merindukan cewek yang berada di hadapannya saat ini,,cewek yang bisa membuatnya kalang kabut yang bisa membuatnya stres
Alden langsung memeluk Nana,,sedangkan Nana,,ia masih mematung tak menyangka akan bertemu dengan Alden,,orang yang selama ini ia rindukan
Nana,,kangen na"Ucap Alden sambil memeluk Nana dengan erat bahkan ia tak sadar bahwa ia sudah menangis di pelukan Nana
Sedangkan Nana,,ia tak menolak maupun membalas pelukan Alden,,kedua tangannya masih setia menggantung di sisi kiri dan kanan badannya
Al"Ucap Nana sedikit mendorong dada Alden agar melepaskan pelukannya
Setelah mengurai pelukan,,mereka berdua sama-sama diam dan hanya saling menatap hingga,,,
NANA"Pekik Tata yang baru sampai bersama Andrew,,ia berlari ke arah Nana dan langsung memeluk Nana
Na aku kangen banget,,kemana aja sih hiks Jahat kamu ih Hp kemana?di telpon ga pernah jawab selalu gak aktif hiks"Ucap Tata sambil memeluk Nana,,ia mengomel-ngomel sambil menangis
Maaf ta"Ucap Nana sambil mengelus-elus punggung sahabatnya itu ia berusaha menahan tangisnya
Na aku kangen banget tau ih,,udah di cariin kemana-mana ihh khawatir"Rengek Tata sambil memukul-mukul ringan punggung Nana ringan
Iya maaf"Ucap Nana merasa bersalah
~~
Kak ada siap-"Ucap Sisca kepotong
Sisca terkejut melihat banyak orang yang berada di depan rumah
Dik sini"Panggil Nana
Sisca mengangguk,,kemudian berjalan ke arah Nana
Siapa mereka kak?"Tanya Sisca memegang lengan Nana,,takut-takut Nana akan di sakiti oleh mereka
Mereka ga nyakitin kakak kan?"Tanya Sisca menatap Alden,Tata dan sahabat Alden yang lain tajam
Kak kok diem sih?masuk yuk"Ucap Sisca ingin menarik Nana masuk
Lo siapa?"Tanya Alden sarkas,,ia merasa asing melihat cewek di sebelah Nana saat ini
Harusnya aku yang tanya sama kamu,,kamu siapa?ngapain ke sini,,mau nyakitin kak Nana iya?jangan harap ya!aku gak akan biarin itu terjadi,,aku adik kandung kak Nana kita cuman berdua tinggal di sini jadi kita gak mungkin punya hutang sama kamu"Ucap Sisca ketus,,ia menyangka bahwa Nana pergi dan di sakiti karena memiliki hutang,,jadi ia berbohong mengatakan mereka berdua saudara kandung
Nana tersentuh dengan Sisca yang begitu baik dan peduli kepadanya,,ia tersenyum
Dik,,udah kita masuk dulu yuk,,kalian juga masuk"Ucap Nana
Ceritain ke aku,,gimana ceritanya?"Ucap Alden tegas menatap Nana teduh
Emm,,aku tau Al kamu pasti udah tau ceritanya gimana"Ucap Nana
Aku mau denger dari kamu langsung Na"Ucap Alden tegas
Huft
Pemaksa"Gerutu Nana,,kemudian Nana pergi ke dapur,,ingin mengambil roti yang ia buat dan di berikan kepada sahabat-sahabatnya
Alden mengikuti Nana
~~
Na"Ucap Alden yang sudah memeluk Nana dari belakang
Apa sih?jangan kaya gini Al,,ga enak di liat"Ucap Nana berusaha melepaskan tangan Alden yang memeluk pinggangnya
Nana berbalik badan
Clap clap clap
Nana yang merasa pasokan oksigennya muali berkurang memukul-mukul dada Alden agar Alden melepaskan ciuman tersebut
Clap
Hosh hosh
Sayang"Panggil Alden sambil mengusap bibir Nana yang basah karena percampuran air liur mereka berdua dan terlihat bengkak,,karena Alden yang menggebu-gebu \*\*\*\*\*\*\* bibir Nana tadi
Nana mendongak,,ia tersenyum
Kenapa?kenapa kamu ninggalin aku?"Tanya Alden sendu,,ia menangkup kedua pipi Nana,,mendekatkan wajahnya lagi hendak \*\*\*\*\*\*\* bibir Nana yang bagaikan candu untuknya dan sudah berbulan-bulan ia tidak mendapat asupan bibir tersebut,,
Nana menghindar,,ia menundukkan wajahnya hingga bibir Alden mengenai pucuk kepalanya
Chup
Jangan gini Al"Ucap Nana lirih
Dari awal kita memang udah ga saling bicara dan kamu juga menghindar dari aku"Ucap Nana mendongak untuk melihat ekspresi Alden
Alden diam
Secara tidak langsung kita berdua memang sudah memutuskan untuk berpisah,,untuk tak saling bicara dan-"Ucap Nana terpotong karena jari telunjuk Alden yang sudah mendarat sempurna di permukaan bibirnya
Sutt,,ngga"Ucap Alden menggeleng-geleng
Itu menurut kamu be,,menurut aku ngga gitu,,aku menghindar dari kamu itu memberi kamu waktu untuk berfikir apa yang kamu lakukan bener,,atau kamu hanya kemakan omongan orang lain,,aku menghindar dari kamu supaya kamu sadar kalo kita itu sama-sama saling membutuhkan satu sama lain be,,ga usah ngelak,,Tata bilang kamu selalu nangis kan di rumah kalo aku menghindar dari kamu,,tapi keadaan yang memaksa kamu melakukan itu semua,,harusnya kamu tetep pada prinsip kamu be,,kita yang jalanin tapi kenapa kamu malah ngorbanin hubungan kita demi aku?kenapa kamu rela pergi ninggalin aku dan seluruh anak panti?kamu bukan manusia hebat,,kamu bukan wonder women,,kamu ga sekuat itu be,,kamu sama dengan aku dengan Tata dengan semuanya dengan semua keluarga panti,,kamu ga sekuat itu untuk memendam setiap masalah kamu,,harusnya kamu cerita dari awal alasan kamu minta udahan sama aku,,aku minta maaf karena egois waktu itu be,,aku gak dengerin penjelasan kamu dan malah ninggalin kamu gitu aja,,aku emosi be,,aku gak mau lampiasin emosi aku ke kamu i'm sorry be"Ucap Alden menjelaskan,,Alden menangis ia tak dapat membendung kesedihan nya di hadapan cewek yang ia cintai
Al maaf hiks"Ucap Nana menangis
Peluk aku Al"Pinta Nana,,jujur ia kangen dengan pelukan dan kejahilan Alden
Alden dengan senang hati memeluk Nana,,mengangkat Nana memutar-mutar Nana
Hahhaa udah Al pusing"Ucap Nana tertawa lepas sambil memukul-mukul bahu Alden
Alden menurunkan Nana,,kemudian ia membungkuk dan mengecup seluruh wajah Nana mulai dari mata,kening,pelipis,pipi hidung dan terakhir di bibir Nana
Kamu yang selama ini bareng sama Nana?"Tanya Tata kepada Sisca,,Tata mencoba memulai pembicaraan
Iya kak,,kita ketemu di jalan waktu itu"Ucap Sisca
Kalo boleh tau,,aku mau tanya"Ucap Tata
Iya kenapa kak?"Tanya Sisca
Nana buka usaha ya?aku liat itu (menunjuk roti-roti yang bertumpuk dengan package yang menarik-menarik
Iya kak,,kita buka usaha kecil-kecilan,,kak Nana kakak yang baik kak,,dia yang selama ini ngurus aku"Ucap Sisca membanggakan Nana,,
Tata tersenyum lega mendengar ucapan Sisca,,ia senang karena Nana tinggal dengan orang yang tepat di sini,,bukan orang yang bermuka dua
Hi Riderin❤️Author udah Up
YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️