
seminggu setelah kajadian itu hubungan siwon dan yoona semakin menjauh.
malam ini siwon dan kyuhyun sedang dalam perjalan menuju hotel tempat reuni. siwon sudah tidak sabar ingin bertemu teman-temannya. setelah mereka lulus dari senior high school mereka tidak pernah bertemu lagi.
Aula
yoona juga menghadiri acara reuni. sebenarnya yoona sudah tidak mau pergi tapi temannya jesika memaksanya untuk ikut. dress hitam selutut dengan make up natural menjadi pilihan yoona.
jesika menarik yoona untuk mendatangi teman mereka. yoona termasuk gadis yang introved dulu saat di senior high school. yoona juga tidak mempunyai banyak teman.jesika adalah teman satu-satunya yang dimiliki yoona..
saat ini yoona tengah menyendiri di balkon aula sambil mengamati bulan dan menikmati hembusan angin.
tok, tok, tok
yoona pun memalingkan wajahnya ke sumber suara.
" apa aku mengganggu?" tanya Minho
" ya, oh tidak ini tempat umum." jawab yoona
" apa kamu tidak mengingatku yoona" tanya minho sambil tersenyum
" kamu kim min ho." jawab yoona dengan senyum
"bagaimana kabar mu yoona." tanya minho
" baik seperti yang kau lihat." jawab yoona
" bagaimana dengan mu ." tanya yoona
" tidak pernah sebaik sekarang." jawab minho
"ah "seru yoona
"kenapa " tanya minho
"sepertinya mataku kemasukan debu sakit sekali." jawab yoona
" biar aku bantu diam sebentar. " kata min ho
dari arah belakang siwon melihat yoona dan min ho yang sedang berciuman, siwon mengepalkan tangannya. dan pergi dari tempat itu
"dasar *****" gumam siwon.
" Terimakasih minho, mataku sudah tidak apa-apa." kata yoona
" sama- sama, mau kembali ke dalam hari semakin malam dan angin semakin kencang." kata minho
" baik ayo." kata yoona.
aula semakin ramai, yoona meneruskan untuk pergi mencari jesika. dan berpamitan dengan min ho.
saat sedang mencari jesika, yoona tanpa sengaja melihat siwon sedang mengobrol dengan temannya. mata mereka saling bertatapan. saat sedang menatap siwon tiba-tiba ada yang menepuk bahunya.
" yoona kemana saja kamu, aku mencarimu." tanya jesika
" aku habis mencari udara segar." jawab yoona di sertai senyum
" yoona itu siwon." tunjuk jesika kearah siwon yang sedang berbicara dengan temannya.
" ya, aku tau. aku lapar kapan kita makan" jawab yoona
" ya, yoona apa pikiran mu hanya tentang makan saja." marah jesika
" ayolah jesika. " bujuk yoona
" kamu duluan saja aku masih harus bertemu temanku."kata jesika
" baik lah aku duluan." balas yoona
saat sedang berjalan, seseorang menepuk .pundaknya.
"yoona." sapa joy
"ya "jawab yoona sambil mengerutkan alisnya
" yoona bagaimana kabarmu aku joy kita pernah satu kelas saat kelas satu " kata joy
" ya , maaf aku lupa, jawab yoona merasa tidak enak.
tanya joy
" ya, jesika sedang bertemu temannya." jawab yoona
" ayo minum dengan ku" ajak joy sambil menggandeng tangan yoona.
" tunggulah disini aku akan mengambilakan mu wine." kata joy
"terimakasi." jawab yoona
yoona dan joy pun mengobrol tiba-tiba kepala yoona terasa pusing.
" joy, aku ingin ke toilet sebentar." kata yoona
" perlu aku antar." tawar joy
" tidak terimakasih."jawab yoona
" halo, dia ke toilet." kata joy
saat berjalan menuju toilet tiba-tiba tangannya di genggam oleh seseorang, yoona yang kaget pun mencoba melawan. tapi cengkraman itu malah semakin menguat.
karena tarikan yang kuat pusing yoona semakin bertambah.
yoona tidak tau mau dibawa kemana oleh orang itu pandangan yoona kabur.
orang tersebut membawa yoona memasuki kamar hotel.
"yoona" sapa choi siwon
"ya, kepalaku sakit." jawab yoona
" yoona kamu baik-baik saja" tanya siwon
amarah yang sedari tadi siwon tahan hilang saat tahu yoona sakit, yang ada sekarang hanya rasa cemas.
" panas, badan ku panas sekali aku tidak kuat" jawab yoona
yoona merasa panas sekali tubuhnya, ia ingin melepaskan dressnya. siwon yang melihat tingkah yoona mengerti. pasti ada yang ingin mencelakai yoona.
saat sedang berkutat dengan pikirannya siwon tidak menyadari bahwa yoona sudah tidak menggunakan pakaiannya lagi.
melihat itu siwon pun tercengang, jika dalam kondisi sadar mungkin siwon bisa menahan. tapi sekarang siwon juga sudah mabuk.
melihat tubuh yoona membuat siwon menegang. yoona tiba -tiba memeluk tubuh siwon.
" tubuhmu dingin aku suka." kata yoona sambil terus meraba dada siwon .
siwon yang tidak kuat lagi menghadapi godaan yoona. langsung mencium bibir cerry yonna. yoona pun ikut menikmati apa yang dilakukan oleh siwon. yoona melingkarkan tangan nya di leher siwon untuk memperdalam ciuman mereka.
"ahh," desah yoona saat siwon menggigit bibir bawahnya.
milik yoona sangat sempit padahal yoona sudah melahirkan. apa yoona tidak pernah berhubungan dengan laki-laki lain setelah bercerai dengan nya.
memikirkan itu hati siwon menjadi bahagia dia adalah laki-laki satu-satunya yang memiliki tubuh yoona.
"maaf kan aku sayang aku akan pelan-pelan." gumam siwon
" I Love You sayang," gumam siwon mengecup kening yoona .
**
tidur yoona terganggu karena ada tangan yang membelai dadanya. mata yoona terbuka saat merasakan ada yang menidihi badannya. yoona melihat siwon yang sedang memasukinya.
" siwon " seru yoona
" maaf kan aku sayang kamu terlalu menggoda ayo kita lakukan ronde ke dua."
kata siwon sambil mengecup bibir yoona
" yoona yang lelah hanya bisa meniruti mau siwon."
19 Agustus 2020
~99