
siwon mengeratkan pelukannya di tubuh yoona setelah mereka berbaikan. siwon mrnceritakan semuanya tentang alasan dia tidak menemui yoona sebelum perceraian, keterpurukan dia saat mereka bercerai, pertemuannya dengan minyong, dan fakta bahw minyong adalah dalang semua yang terjadi di antara mereka.
siwon menatap lekat yoona pipi cabi, dan bibir ceri menjadi mainan di tangan yoona.
siwon merasa tubuh yoona semakin berisi dan siwon lebih menyukai tubuh yoona yang berisi.
siwon mengecup bibir yoona berkali-kali untuk membuat yoona bangun. yoona yang terganggu pun membuka matanya.
pelukan erat membuat dahi yoona berkerut, yoona mendongak kan kepalanya melihat siwon yang tengah tersenyum padanya, yoona balas tersenyum.
"oppa renggangkan pelukanmu aku susah bernafas" ucap yoona
siwon menuruti permintaan yoona.
" sayang ayo nanti jemput deren" ucap yoona
" biarlah deren tinggal di sana dulu untuk hari ini sayang, aku ingin kita berkencan " ucap siwon
" tapi oppa deren pasti marah kalo kita tidak membawanya." ucap yoona
" tenanglah sayang biar aku yang bicara dengan deren, bagaimana kamu mau? "tanya siwon
yoona hanya menganggukan kepalanya setuju.
* *
setelah acara rayu merayu dengan deren di telefon dan sedikit kebohongan deren pun setuju untuk menginap di rumah ahjussi nya lagi.
mobil siwon dan yoona tengah melaju menuju pantai, yoona sangat antusias saat mendengar siwon akan membawanya ke pantai.
mobil siwon telah sampai villa pribadinya, villa nya berhadapan dengan pantai langsung yoona segera memasuki villa dan mengitarinya, siwon mengikuti yoona dari belakang.
bibir siwon tersenyum melihat antusias yoona.
yoona menoleh ke arah belakang dan memeluk siwon sebagai ungkapan terimakasih.
siwon mengelus pipi cabi yoona mata siwon menatap bibir yoona dan mengecupnya yoona membalas kecupan siwon. siwon memperdalam ciumannya setelah puas siwon menjauhkan wajahnya dan yoona mengusap bibir yoona yang menjadi bengkak karena ulahnya.
" mau bermain" tanya siwon yang langsung di iyakan oleh yoona.
" aku bersiap dulu" ucap yoona sambil berjalan ke arah kopernya dan menuju kamar mandi.
langkah yoona terhenti saat tangan siwon menahan tangannya yoona membalikan badannya.
" ada apa oppa" tanya yoona
" ayo bersiap bersama " ucap siwon dengan senyum
"tidak" seru yoona sambil berjalan cepat ke arah kamar mandi.
* *
yoona dan siwon tengah berjalan bergandengan di sekitar pantai. yoona tampak sangat bahagia.
saat siwon tengah melihat ke tengah laut, yoona diam- diam mencipratkan air ke arah siwon, siwon terkejut dan melihat ke arah yoona yang tengah menertawakannya. siwon pun balas mencipratkan air ke arah yoona.
yoona berlari kecil, menghindari balasan siwon.
siwon menangkap yoona dan memeluknya tidak jadi membalas perbuatan yoona tadi.
mereka saling terdiam berpelukan menikmati suasana hangat diantara mereka.
siwon mengajak yoona beristirahat, siwon teringat anaknya dan menelfon nya. muka siwan muncul di layar hp siwon pun bilang ingin berbicara dengan deren. tak lama muka deren muncul di susul teriakan. siwon yang melihat ke antusiasan putranya dengan jail menggodanya dengan bilang bahwa mereka tengah pergi ke pantai, deren kesal karena tidak diajak setau deren appa dan ommanya pergi ke rumah sang appa.
siwon yang senang melihat muka kesal dengan pipi balon deren. yoona yang melihat deren kesal langsung mengambil hp siwon dan membujuk anaknya.
yoona berjanji akan memberikan oleh-oleh dan mengajak deren jalan-jalan kalo deren tidak ngambek lagi.
deren pun setuju, tapi deren masih marah dengan appa nya yang menggodanya.
* *
siwon menuangkan wine ke gelas yoona tapi di tolak oleh yoona dengan bermacam alasan.
Kamar Hotel
yoona tengah membereskan kopernya yoona dan siwon berencana untuk pulang besok.
yoona terkejut saat siwon tiba-tiba memeluknya yoona tidak mempedulikan siwon dan melanjutkan pekerjaannya.
siwon yang melihat diabaikan oleh yoona mengecup leher yoona. yoona terpaku dan siwon terus melanjutkan kegiatannya. yoona membalikan badannya untuk menghentikan siwon. saat yoona akan bicara bibirnya di bungkam oleh siwon.
siwon mencium yoona dalam, yoona menikmati ciuman siwon.
yoona mendesah saat tangan siwon mendarat dan meremas dadanya.
malam itu siwon dan yoona melakukannya.
* *
siwon membuka matanya melihat orang dipelukannya. siwon memberikan ciuman pada yoona dan membangunkannya. yoona merasa terganggu membuka matanya melihat siwon dan tersenyum.
yoona balas memeluk siwon erat, yoona merasakan tubuh bawah siwon menusuk perutnya dan langsung melepaskan pelukannya tapi di tahan siwon dan lebih mengeratkan pelukannya.
" sayang kamu membangunkan ku" ucap siwon
tanpa mempedulikan rontaan yoona siwon menggendong yoona ke arah kamar mandi.
* *
yoona dan siwon tengah sarapan di restoran hotel, bukan sarapan bisa di bilang makan siang.
dengan muka cemberut yoona memakan makanannya. yoona tidak menghiraukan bujukan siwon.
yoona kesal dengan siwon, setelah mereka melakukannya di kamar mandi siwon tidak berhenti memakan yoona. sepertinya semua tempat di kamar hotel telah mereka gunakan.
mungkin jika perut yoona tidak berbunyi karena lapar, siwon tidak akan berhenti.
" sayang ayolah maafkan aku, kamu juga tidak menolak" bujuk siwon
" ya oppa mesum sekali," seru yoona
" oppa hanya mesuk padamu sayang" ucap siwon
" nanti oppa belikan es krim strawberry" ucap siwon
" oke aku maafkan oppa, tapi jangan mengulangi nya lagi dan tepati janji oppa." ucap yoona
" nde sayang akan oppa belikan es krim untukmu tapi oppa tidak berjanji untuk mengulangi nya lagi " senyum siwon
" ya oppa sudah tidak tertolong lagi" ucap yoona
*
setelah kembali dan menjemput deren, siwon mengajak mereka pergi ke Hyundai Departemen Store. siwon membiarkan deren untuk memlih mainan kesukaannya.
tidak jauh di belakang yoona dan siwon seseorang sedang memperhatikan mereka dengan wajah marah. tak lama hp nya orang itu mengangkat hp nya dan senyum sinis muncul di bibirnya.
" ayo lakukan sesuai rencana" ucap orang itu dingin.
* *
yoona berdiri di depan mobil siwon sedang menunggu siwon dan deren, yoona lupa meminta kunci mobil. yoona memankan hp nya sejenak yoona terkejut saat ada yang memutup mulutnya dengan kain. kesadaran yoona mulai menghilang.
31 Agustus 2020
~99