ex husband my boss

ex husband my boss
Mendatkan mu



Hyundai Group


Siwon tengah bejalan keluar dari life dia ingin mengajak yoona pulang bersama, mata siwon menajam saat melihat yoona dan yong hwa yang duduk bersama, siwon melihat yong hwa yang seperti memeluk yoona.


melihat itu siwon menjadi marah dan langsung menghampiri mereka, siwon menarik yonghwa dan memukul nya. yong hwa yang terkejut tidak membalas siwon. saat siwon memukul yonghwa untuk kedua kalinya yonghwa juga membalas pukulan siwon mereka berdua saling pukul, yoona yang melihat mereka bertengkar segera melerainya tapi tidak bisa yoona melihat sekitarnya, tapi tidak ada orang, kantor sudah sepi dari tadi.


yoona berniat untuk lembur saat sedang bekerja yonghwa datang menyapa yoona mereka berbincang membahas perkerjaan sampai tiba-tiba siwon datang langsung memukul yong hwa.


yoona tersadar dia lupa kalo siwon dan yong hea masih saling memukul, yoona yang melihat yonghwa babak belur segera memeluk siwon. siwon yang akan memukul yong hwa terpaku saat tangan halus yoona memeluknya.


" hentikan " ucap yoona lirih


siwon yang mendengar ucapan lirih yoona membalikan badan nya balas memeluk yoona.


setelah beberapa lama yoona melepaskan pelukannya, dan menghampiri yong hwa yoona memeriksa keadaan yong hwa siwon yang melihat itu merasa cemburu.


" aku akan mengobati yong hwa kamu pulang lah " ucap yoona sambil memapah yonghwa pergi


siwon yang melihat yoona pergi memapah yong hwa menggenggam tangan nya kuat dan meninju tembok kaca di sebelahnya. darah mengalir dari tangan siwon, siwon tidak peduli akan lukanya. hati siwon lebih sakit dari pada luka di tangan nya.


* *


di taman kantor yoona mengobati yong hwa, yoona sangat menyesal oada yong hwa atas perbuatan siwon.


" maafkan aku karna aku kamu seperti ini"ucap yoona sambil terus mengobati yong hwa


" dia sangat pencemburu," ucap yong hwa sambil meringis


" tidak dia tidak peduli padaku" ucap yoona


" tidak, dia sangat mencintaimu yoona percayalah" yakin yong hwa


yoona tidak menanggapi perkataab yong hwa lagi .


* *


taksi yoona berhenti di depan rumah, yoona melihat ada mobil siwon di halaman rumahnya. saat yoona memasuki rumah dia melihat siwon yang sedang duduk memandangi tv dengan mata kosong.


" kamu marah pada ku?" tanya siwon dengan tatapan kosong nya


saat tidak mendengar jawaban dari yoona siwon menoleh kan kepalanya ke arah yoona.


siwon melihat yoona yang berjalan kearah nya dengan membawa kotak p3k.


" kamu marah padaku?"ulang siwon saat yoona sudah duduk di depannya.


" diam lah aku ingin mengobati mu dulu" ucap yoona sambil mengobati luka siwon


" kamu harus meminta maaf pada yong hwa" ucap yoona


" dia akan aku pecat besok" ucap siwon singkat


" jika kamu memecat dia jangan temui aku dan deren lagi" ancam yoona


" apa dia sebegitu berharga bagi kamu" ucap siwon


" ne, selesai pulanglah " ucap yoona


yoona pun membereskan kotak p3k dan langsung menuju ke kamar tidak menghiraukan siwon lagi.


* *


hari ini mood siwon sedang buruk, siwon memulai lagi tekadnya untuk bersama yoona, siwon telah menyuruh yoona datang kekantornya tetapi sudah dua jam yoona tidak muncul-mucul. siwon pun menyuruh donghee untuk menjemput yoona dengan cara apa pun jika tidak ingin di pecat.


donghee yang prustasi akan tingkah siwon hari pun langsung pergi ke divisi keuangan.


donghee membujuk yoona dan memberitahu ancaman siwon jika tidak bisa membawa yoona ke ruanhannya. yoona yang lelah mendengar permohonan donghee pun mengiyakan untuk pergi menemui siwon.


yoona masuk di ikuti donghee


" keluar lah jangan biarkan siapapun masuk keruangan ku" ucap siwon dingin


" apa aku harus menyuruh orang dulu untuk menarik mu kesini" ucap siwon sinis


" aku sibuk, ada apa?" ucap yoona dingin


siwon bangun daro kursinya berjalan ke arah yoona, tiba -tiba siwon memeluk yoona. mereka berpelukan cukup lama.


" maaf kan aku" ucap siwon sambil mengelus tambut yoona


mendengar suara siwon yang meminta maaf air mata yoona mengambang di matanya


" kamu jahat padaku, kamu menuduh ku aku benci kamu" isak yoona mengatakan keluhannya


" ne, aku salah maafkan aku" ucap siwon menenangkan yoona


setelah berapa lama tangis yoona mereda, siwon melepaskan pelukannya, siwon memandang yoona sambil mengelap air mata yang masih menetes, jari siwon mengusap bibir bawah yoona tanpa, siwon yang tergoda dengan bibir yoona segera mengecup nya, yoona pu membalas kecupan siwon, mendapat respon baik dari yoona siwon memperdalam ciumannya, siwon menggigit kecil bibir bawah yoona. siwon tidak menyianyakan saat bibir yoona terbuka karena ulahnya.


" ah." desah yoona


siwon yang mendengar desahan yoona makib semangat menjelajahi bibir dan mulut yoona.


siwon melepaskan bibir yoona sejenak untuk bernapas dan kembali ******* bibir yoona.


yoona yang lemas karena ciuman siwon melingkarkan tangannya di leher siwon, melihat itu siwon pun menggendong yoona tanpa melepaskan bibir nya


siwon mendudukan yoona di meja kerjanya tangan siwon mengelus paha yoona naik keatas. siwon melepaskan kancing baju yoona terpampang lah bra yoona . siwon menurunkan rok yoona sekarang yoona hanya menggunakan bra dan celana hitam siwon terpana melihat yoona yang begitu cantik walaupun siwon sudah pernah melihat yoona tanpa pakaian siwon selalu terpesona melihat yoona.


yoona turun dari atas meja, berdiri berhadapan dengan siwon dan mengecup siwon, siwon yang melihat perlakuan yoona terpana dan diam menikmati perlakuan yoona pada nya. yoona melepas kancing kemeja siwon dengan tidak sabar siwon hanya melihat tingkah yoona. setelah berhasil yoona mengecup leher siwon bibir yoona turun melewati pundak siwon bibir yoona mengecup dada siwon saat bibir yoona bermain di dada siwon, tangan yoona mengelus celana siwon dengan perlahan siwon pun mendesah yoona melepas ikat pinggang siwon dan menurunkan celana siwon. siwon sekarang tidak mengenkan apapun kecuali celana. bibir yoona kembali mengecup siwon dengan tangan yang masih mengelus bagian tengah celana siwon.


siwon yang tidak tahan dengan perbuatan yoona mengangkat yoona menuju kamar pribdinya siwon menindihi yoona. mereka pun melakukan nya.


* *


yoona terbangun dari tidurnya yoona mengencangkan pelukan siwon padanya. mata yoona memandang siwon menelusuri muka orang yang di cintainya, tangan yoona mengambil tangan siwon dan meletakan nya ke perut yoona.


" baby ini appa kamu senangkan bisa dekat dengan appa" batin yoona sambil tersenyum.


siwon yang merasa terganggu karena gerakan orang di sebelahnya pun membuka matanya.


pandangan matanya melihat yoona yang menatap padanya.


" kenapa?" tanya siwon sambil mengeratkan pelukannya pada yoona


" apa yang kamu lakukan pada ku" ucap yoona


" kenapa aku mengingin kan mu dan kamu menginginkan aku " jawab siwon menatap yoona


" tapi kita sudah bercerai siwon ini salah" ucap yoona


" tidak, ini bukan kesalahan, ayo kita menikah lagi" ucap siwon


mendengar ucapan siwon yoona terdiam memandang siwon mencari kebohongan dari matanya. dan yoona tidak melihat itu.


" tapi bagaimana dengan minyong" ucap yoona


" aku akan bicara padanya" ucap siwon


" tidak siwon aku tidak mau menjadi orang ke tiga diantara kalian" ucapa yoona mencoba melepaskan pelukan siwon


" tidak, kamu bukan orang ketiga aku tidak pernah mencintai minyong, aku cinta kamu yoona tolong jangan tinggalkan aku lagi" ucap siwon


" tapi, , ,


" sudah lah urusan minyong itu urusan ku" ucap siwon sambil mengecup rambut yoona


" tolong biarkan aku egois untik saat ini" batin yoona sambil mengeratkan pelukannya.


24 Agustus 2020


~99