ex husband my boss

ex husband my boss
Bahagia



rumah yoona


siwon memarkirkan mobilnya dihalaman depan rumah yoona. siwon menolehkan matanya ke arah yoona yang tengah tertidur. siwon keluar dari mobil berjalan kearah kursi penumpang. siwon membuka sabuk pengaman yoona saat akan mengangkat yoona, yoona terbangun siwon pun menggendong yoona masuj ke rumah.saat memasuki rumah siwon melihat daren yang sedang menggambar.


deren yang melihat sang appa segera berteriak senang, karena takut yoona kembali terbangun siwon pun langsung menuju kamar yoona dan menidurkan yoona di tempat tidur.


" appa! omma sakit?" cemas deren sambil memandang yoona


" tidak baby omma hanya lelah, ayo kita keluar jangan mengganggu omma" ajak siwon


" ne appa " jawab deren


* *


kring, ,kring


tangan yoona bergerak mematikan alarm di meja. tubuh yoona terbaku karena ada tangan yang memeluknya. yoona melihat kearah orang tersebut yang ternyata adalah siwon. mata yoona mengelilingi ruangan dan dia sadar bahwa itu adalah kamarnya.


" oppa bangun, oppa kamu memeluk ku terlalu erat !" seru yoona sambil memukul lengan siwon


" ne sayang kenapa" tanya siwon


" oppa buka matamu dan lepaskan tangan mu ini" kesal yoona


mendengar sebutan oppa dari yoona mata siwon langsung terbuka lebar. siwon langsung menindihi yoona


" ya oppa aku suruh kamu untuk melepaskan tangan mu kenapa kamu malah di depan ku" kesal yoona


siwon tidak menanggapi ucapan yoona


" kamu tadi bilang apa sayang" ucap siwon


"apa? lepaskan tangan mu " jawab yoona bingung


" tidak bukan itu panggilan kamu pada ku " ucap siwon


" siwon" ejek yoona yang mengerti maksud siwon


" ya! choi yoona cepat panggil aku oppa lag" ucap siwon memaksa yoona


"tidak mau dan aku Lim yoona bukan choi yoona " ejek yoona


" tidak yong, sebentar lagi kamu akan menggunakan marga choi di depan namamu lagi aku janji" ucap siwon sambil mengecup bibir yoona " morning kiss" ucap siwon


" siapa yang mau jadi istri mu " ejek yoona sambil menahan bibir siwon dengan tangan nya.


" ya yong! kamu membuatku kesal rasakan pembalasan ku ini ucap siwon sambil mengglitiki yoona


" aku tidak akan berhenti sampai kamu mau menikah dengan ku lagi" ucap siwon


" ha haha ha ha siwon berhenti ini sangat geli" tawa yoona


" kata kan dulu kamu mau menikah dengan ku" ancam siwon


yoona yang tidak tahan pun mengiakan ajakan siwon.


" aku tidak akan mengecewakan kamu lagi sayang" ucap siwon mengecup dahi yoona.


* *


yoona tengah memasak sedang kan deren sedang menonton kartun kesayangan nya. siwon yang baru keluar dari kamar menghampiri deren dan duduk di sebelahnya. deren yang sedang fokus tidak memperhatikan siwon. deren menolehkan kepalanya saat ada yang mencium pipi nya.


deren menolehkan kepalanya deren berseru senang saat melihat siwon dan memeluknya. deren kira siwon telah pulang malam tadi setelah menidurkannya.


" appa kenapa kamu disini" tanya deren duduk dipangkuan siwon


" kenapa appa tidak boleh menginap disini," tanya balik siwon


" tidak deren suka appa disini, tapi dimana appa tidur? saat deren bangun tidak ada appa di kamar deren " ucap deren


" appa tidur di kamar omma."jawab siwon


" kenapa appa tidak mengajak deren tidur bersama appa dan omma" rajuk deren


" kalo deren tidur bersama appa dan omma nanti deren tidak punya adik " ucap siwon membujuk deren.


" tapi appa omma kan sudah..." ucap deren terpotong karena panggilan yoona


deren dan siwon pun segera menghampiri yoona di meja makan, mereka mengobrol dan merencanakan untuk pergi ke dreem word. deren yang mendengar ucapan siwon pun sangat senang.


setelah sarapan yoona, siwon dan deren berangkat menuju dreem word. suara deren yang yang bernyanyi memenuhi mobil yoona dan siwon sesekali membenarkan lirik deren yang salah.


deren tengah bermain komedi putar dengan ditemani siwon yoona dari sisi luar memotret kebersamaan mereka. senyum dan tawa tidak pernah luntur dari bibir mereka. yoona melambaikan tangannya saat deren memanggilnya.


"omma ini sangat mengasyikkan " ucap deren setelah turun dan menghampiri yoona


" benarkah sayang " ucap yoona menanggapi


" ne, omma iya kan appa" ucap deren meminta pembenaran siwon, siwon pun menganggukan kepalanya setuju.


" ayo sayang kita duduk dulu" ucap siwon


" omma aku ingin minum" ucap deren saat mereka duduk di depan komedi putar.


" ini baby " ucap yoona menyodorkan air yang tadi siwon beli.


" aku juga mau omma" ucap siwon mengikuti perkataan deren.


" ini untuk oppa" ucap yoona sambil memberikan botol minum


" appa, ini omma deren " ucap deren segera memeluk yoona


yoona yang melihat tingkah deren tertawa mengejek siwon dan mengeratkan pelukannya dengan deren.


" ya! omma istri appa jadi omma deren juga milik appa " ucap siwon sambil ikut memeluk yoona


mereka bertiga tertawa saling berpelukan.


* *


" sayang ayo naik rool coster bersama kita" ucap siwon membujuk yoona


" ne omma ayo ini tidak berbahaya deren juga boleh naik." ucap deren


sedari tadi siwon dan deren membujuk yoona untuk ikut naik rool coster, yoona memang tidak takut naik permainan dan rool caster itu tidak terlalu cepat karna itu deren bisa naik, tapi yoona ingat bahwa dia sedang hamil ia takut membuat anaknya terluka. jadi yoona menolak segala bujukan deren dan siwon.


" omma tidak bisa ikut baby kamu dan appa saja ya yang pergi " putus yoona


deren dan siwon yang tidak bisa membujuk yoona pun pergi mengantri permainan rool coster.


yoona dan siwon kini menuju restoran deren tengah ngambek karna ia masih ingin bermain saat mendengar bisikan yoona deren pun mau tidak mau mengikuti orang tua nya kerestoran.


" apa yang kamu bisikan pada dereb sayang " ucap siwon


" rahasia" ucap yoona sambil tersenyum


siwon yang mendengar yoona tidak mau memberitahunya kesal dan mengerutkan bibirnya. kini ayah dan anak itu tengah kesal dengan yoona. siwon dan deren yang duduk bersama dengan muka yang kesal dan menangkupkan tangan nya menatap kearah yoona. yoona tidak peduli dengan kedua nya malah mengambil kameranya dan memotret tingkah keduanya.


yoona pun menguplod fotonya di ig like father, like son 😘


sejanak yoona fokus dengan hp nya melihat tanggapan dari teman- temannya banyak yang merespon bahwa siwon dan deren sangat mirip, setelah melihat komenan teman-temannya yoona pun meletakkan hp nya.


yoona melihat deren dan siwon yang masih ngambek dengan nya, saat akan membujuk mereka. makanan yang mereka pesan datang.


" deren ayo makan sayang omma tadi pesan makanan kesukaan deren sini omma suapi " ucap yoona


deren yang melihat makanan kesukaannya pun langsung turun berpindah ke kursi sebelah yoona. dan membuka mulutnya saat yoona menyodorkan makanan kearahnya.


"oppa ayo makan, aku minta maaf oke" ucap yoona


siwon yang mendengar bujukan yoona pun masih ngambek dan memalingkan mukanya.


" yasudah terserah oppa, oppa lebih sulit dari deren aku tidak akan membujuk oppa lagi" ancam yoona


" ne ,sayang aku tidak akan marah lagi tapi suapi aku makan juga, a." ucap siwon cepat


deren yang melihat tingkah siwon pun terkikik.


yoona pun menuruti permintaan siwon dan menyuapi siwon.


siwon yang melihat yoona terus menyuapi dia dan deren dan tidak makan pun menyuapi yoona, jadi mereka bertiga saling menyuapi.


setelah makan yoona mengambil vitamin dari tasnya dan meminumnya sieon yang melihat pun bertanya pada yoona apa yang diminumnya. yoona yang terkejut pun bilang bahwa ia meminum vitamin karena beberapa hati ini ia selalu lelah. siwon pun percaya.


sebenarnya vitamin yang yoona minum itu agar dia tidak sering mual di pagi hari.


setelah makan deren pun langsung berlari mencoba semua wahana yang bisa ia naiki.


26 Agustus 2020


~99