ex husband my boss

ex husband my boss
She



choi siwon tengah bergulat dengan selimut, seorang wanita dengan perawakan cantik tengah berjalan dan menyibakan jendela kamar yang di tempati pria tersebut. merasa terganggu pria tersebut menaikan slimutnya melewati kelapa untuk melindungi dari sinar matahari.


" baby bangun sudah pagi." kata minyong


" sepuluh menit lagi." balas siwon


" baby buka dulu matamu dan lihat siapa aku." kata minyong sambil menarik selimut yang menutupi kepala siwon.


siwon pun menurunkan selimutnya dan membuka matanya. didepannya minyong tengah tersenyum lebar. minyong pun mengecup bibir siwon untuk membuatnya sadar. siwon yang telah sadar pun membalas ciuman minyong pertamanya mereka hanya saling mengecup sampai lambat laun ciuman mereka menjadi lebih panas. siwon menggigit bibir bawah minyong, karena perbuatan siwon minyong pun mengerang.


saat akan mencium bibir minyong sekelebat bayangan yoona hadir siwon terdiam.


siwon pun langsung bangun dan pergi ke kamar mandi. minyong yang terkejut atas reaksi siwon pun bangun dan membereskan pakaiannya. minyong mengetuk pintu kamar mandi tetapi tidak ada jawaban dari siwon.


minyong tidak ambil pusing, mungkin siwon sedang terburu-buru. walaupun minyong merasa kecewa karna siwon menghentikan kegiatan mereka.


siwon mengusap rambutnya yang basah, dan merenung memikirkan kejadian tadi saat ia akan mencium minyong lagi sekelebat bayangan yoona muncul di benaknya. membuat ia tidak ingin mencium minyong.


" siwon makanan sudah siap turunlah ." seru minyong dari lantai bawah


" ya aku turun. " jawab siwon sambil menuruni tangga


" apa kau sakit." tanya minyong


" tidak, kapan kau datang baby." tanya siwon sambil mengecup pipi minyong


" tadi pagi, aku merindukanmu." kata minyong sambil melingkarkan tangannya di leher siwon dan mengecup bibir siwon.


siwon pun langsung menghindari ciuman minyong entah kenapa ia selalu memikirkan yoona.


" kenapa baby " tanya minyong yang aneh akan tingkah siwon


" tidak ayo makan."jawab siwon singkat


" bolehkah aku ikut kamu ke perusahaan?" tanya minyong


"kenapa? disana membosankan." tanya siwon sambil memakan pancake nya


" aku hanya ingin lihat kamu bekerja." jawab minyong


" oke kamu boleh ikut." jawab siwon


" terimakasih sayang." kata minyong sambil mengecup pipi siwon.


hyundai group


yoona telah memarkirkan motornya hari ini dia tidak telat karena deren diantar oleh oppa nya ke sekolah. saat berjalan memasuki lobi tubuh yoona membeku melihat pemandangan sepasang pria dan wanita yang saling bergandengan tangan. yoona melihat siwon dan minyong berjalan menuju life khusus ceo mereka berdua tidak peduli akan tatapan dari para karyawan siwon. yoona yang tersadar pun segera menuju life karyawan dan tidak memperhatikan pasangan itu lagi.


divisi desine


yoona yang sedang berjalan menuju ruangan nya di kagetkan oleh triakan yuri.


"yoona" seru yuri


" ya, kenapa" tanya yoona


" ada berita heboh, ceo membawa wanita cantik apa kau melihatnya?" tanya yuri


" ya." balas yoona


" aku dengar perempuan itu adalah pacarnya dia baru datang dari london." kata yuri


"benarkah" kata yoona


yuri yang menyadari usasana hati yoona yang sedang buruk pun tidak melanjutkan lagi kata-katanya.


Dua minggu kemudian


sejak terakhir kali melihat siwon dan minyong di lobi. yoona memutuskan untuk menghindari siwon yoona sebisa mungkin tidak keluar saat siwon datang.


siwon pun tidak ambil pusing atas sikap yoona walaupun di hatinya ada rasa rindu. tapi siwon tidak ingin lagi sakit hati karen yoona apalagi sekarang sudah ada minyong pacarnya dia tidak mau mengecewakan minyong dengan berhubungan lagi dengan yoona.


* *


siwon dan minyong tengah menghadiri persta pernikahan changmin teman siwon, siwon yang sedang mengobrol dengan teman -temanya. saat mata siwon mencari keberadaan minyong, siwon terpaku melihat yoona dengan dres biru tua, rambut bergelombang yang di sampirkan di bahunya dan riasan natural andalan yoona.


" ada apa?" tanya lee teuk yang mendengar gumaman siwon sambil melihat arah pandang siwon.


"yoon" panggil lee teuk saat melihat yoona mendekat kearah mereka


yoona yang merasa di namanya di panggil pun menoleh mata yoona bertatapan dengan siwon yoona secara tidak sengaja mengeratkan pegangan tangannya pada jong ki. jongki yang merasa aneh dengan perilaku yoona pun melihat orang yang memanggil yoona.


jongki menuntun yoona ke arah orang yang memanggil yoona


"hai yoona bagaimana kabarmu?"tanya lee teuk


" baik," jawab yoona menanggapi.


" siapa di sebelah mu yoona" tanya lee teuk


"oh dia... "ucap yoona


" aku pasangannya," ucap jong ki memotong perkataan yoona


lee teuk yang mendengar itu merasa menyesal, tadinya lee teuk memanggil yoona karena ingin siwon dan yoona bertemu.


hawa dingin dari belakang lee teuk menyadarkannya, takut- takut lee teuk pun mengalih kan perhatian dengan mengenalkan yoona dengan teman-temannya.


" yoona, ayo aku kenalkan dengan mereka" seru lee teuk sambil menunjuk arah belakangnya


lee teuk menunjukan satu persatu teman nya " dia lee dong hee" ucap lee teuk


" ya, aku tau dia sekretaris di perusahaan tempat aku bekerja." ucap yoona


" kamu bekerja dengan siwon." tanya lee teuk terkejut


" ya, selamat malam tuan" sapa yoona


" kenapa kalian formal sekali kalian kan- " ucapan lee teuk terpotong karena panggilan minyong


" hai semua" sapa minyong sambil melingkarkan tangannya di lengan siwon


" hai" jawab teman -teman siwon kecuali lee teuk


lee teuk tidak terlalu suka dengan minyong tidak tau kenapa, lee teuk merasa minyong sedang berpura- pura.


" hei, aku minyong " sapa minyong saat melihat yoona sambil mengulurkan tangannya kearah yoona


" lim yoona" balas yoona sambil manjabat tangan siwon


yoona yang melihat tangan minyong menggandeng siwon membuat hatinya sakit.


" lee teuk aku pamit dulu kami belom memberi selamat untuk pengantin." ucap yoona


" kami juluan" ucap jong ki pada mereka


" ayo oppa " ucap yonna pada jongki


siwon mengepalkan tangan nya ia mendengar sebutan yoona pada laki-laki yang digandengnya. sebutan yang dulu juga pernah di pakaikan pada nya saat mereka masih menikah. siwon iri dengan jongki yang mendapat penggilan itu dari yoona.


siwon terus memandangi arah perginya yoona sampai minyong menyadarkannya.


**


" kamu tidak apa - apa yoona "tanya jong ki sambil menggenggam tangan yoona


" tidak aku tidak papa oppa" jawab yoona


" kamu kuat yoona" ucap jongki


" terimakasih oppa" ucap yoona sambil memandang jongki


jongki adalah sepupu yonna, jongki tau masalah perceraian yoona, siwon tidak tau tentang jongki karna selama menikah dengan yoona jongki jarang kembali ke korea.


19 Agustus 2020


~99