ex husband my boss

ex husband my boss
She Back



Hyundai Group


Siwon dan yoona berjalan memasuki lobi, siwon menggandeng tangan yoona, senyum terlukis di bibir yoona dan siwon.


" Siwon" panggilan dari arah belakang menghentikan langkah yoona dan siwon mereka menoleh kearah suara yang memanggil siwon tadi.


siwon terkejut tapi sekejap langsung kembali tenang, di depannya seorang wanita menatap siwon dan yoona bergantian matanya terpaku saat melihat tangan kedua orang di depannya yang bergandengan.


"siwon apa ini? "tanya wanita itu tenang sambil menunjuk tangan yoona dan siwon yang bergandengan.


" minyong, ayo kita bicara" ucap siwon tanpa melepas tangan nya dengan yoona.


melihat siwon yang tidak melepas tangan yoona padahal di depannya ada dia minyong mulai takut, dia berteriak meminta penjelasan siwon. melihat itu siwon langsung melepas genggaman tangannya dan menghampiri minyong, siwon menyedarkan minyong yang tengah berteriak marah dan membawa membawa minyong ke kantornya banyak karyawan yang melihat kejadian itu.


yoona yang terkejut melihat situasi tadi tersadar saat siwon melapaskan tangannya dan berjalan kearah minyong, siwon berjalan melewati yoona dengan tangan menggandeng minyong.


yoona merasa bersalah pada minyong dan marah pada siwon, yoona terus bilang pada dirinya bahwa siwon hanya menenangkan minyong dan mengakhiri hubungan mereka.


yoona berjalan ke arah toilet yoona duduk di salah satu bilik toilet, yoona takut karena kedatangan minyong siwon pergi dari nya, bagaimana dengan anak nya, bagaimana dengan deren dan bagaimana dengan dirinya. tanpa sadar air mata yoona mengalir, yoona terisak memikirkan semua kemungkinan itu.


saat yonna mulai tenang dan akan keluar dari bilik gerakan yoona terhenti saat ada orang yang masuk sambil membicarakan dirinya.


" kamu tadi lihat perempuan yang menangis tadi katanya dia itu pacar ceo kita, dia menangis karena melihat pacarnya menggandeng wanita lain" ucap perempuan itu


" ya aku dengar mereka akan bertunangan, sepertinya akan gagal" ucap perempuan yang satunya lagi menimpali


" ne, itu karena yoona mantan istrinya menggoda duluan " ucap wanita itu lagi


" ne, kamu ingat min ah dia dipecat karena mengganggu yoona padahal dia hanya ingin membela kakanya" balas wanita satunya lagi


" benarkah, yoona sangat mampu menggoda" ucap wanita itu sambil mengejek yoona.


yoona yang mendengar itu terduduk kembali dan memikirkan apakah semua yang ia lakukan ini salah.


di mejanya yoona terdiam memikirkan hubungan dia dan siwon. yoona menunggu kabar dari siwon tapi siwon tidak menelfon nya, yoona berpikir jika siwon sedang membujuk minyong dan kembali padanya. muka yoona seketika tampak sedih.


* * *


rumah yoona


yoona terus memandangi hp nya yoona, tadi pulang kerja sendiri siwon tidak mengabarinya bahkan sampai sekarang yoona yang kesal pun memilih tidur.


sudah seminggu setelah kejadian hari itu, siwon dan yoona tidak pernah bertemu, yoona tidak pernah melihat siwon di kangor srlama seminggu ini.


setelah kejadian itu banyak karyawan yang memandang yoona benci yoona tidak tahu kenapa tapi yuri bilang bahwa yoona adalah pelakor.


yoona tidak mempedulikan omongan mereka, deren selalu menanyakan keberadaan appa nya tapi yoona selalu bilang bahwa appanya sedang pergi keluar kota untuk bekerja.


drrt, drrt


yoona yang tengah bermalas-malasan karena hari libur mengangkat hp nya saat mendengar hp nya bergetar, no tidak di kenal. yoona mengerutkan dahinya dan menggeser tombol jawab.


suara wanita datang dari seberang, dia adalah minyong. minyong ingin bertemu dengan yoona. yoona pun mengiyakan.


deren tengah menginap di rumah oppa yoona jadi yoona sendirian di rumah.


* *


" maaf " ucap yoona pada minyong, yoona merasa bersalah karena berniat mendapatkan siwon.


minyong tetap terdiam sambil melihat yoona


" aku hamil aku dan siwon akan menikah" ucap minyong


yoona terkejut mendengar perkataan minyong yoona meremas tangan nya. gugup, takut, sedih, marah menjadi satu.


melihat yoona yang diam, minyong menarik tangan yoona dan menggenggamnya. yoona melihat minyong yang meneteskan air matanya yoona merasa kasihan pada minyong.


" yoona tolong lepaskan siwon, aku sedang mengandung anak siwon,bahkan kita akan menikah aku tidak ingin anak ini tidak punya appa yoona. aku mohon padamu." ucap minyong


" kamu tau aku juga punya anak dengan siwon" ucap yoona lirih


" aku tau yoona, siwon sudah memberitahu ku, aku kesini juga untuk meminta maaf padamu atas nama siwon dan perbuatannya padamu" ucap minyong


" apa maksudmu !" seru yoona


" maafkan kami yoona, siwon tidak benar-benar ingin kembali padamu, siwon ingin membalas dendam padamu karena kamu menceraikan nya dulu, siwon meminta ku pura-pura kembali ke london. sebenarnya aku masih di korea dan tinggal dengan siwon aku juga tau kamu pernah tidur dengan siwon. aku marah pada siwon karena menidurimu tapi dia bilang itu hanya kesalahan. aku pun memaafkannya. dia bilang akan meninggalkanmu saat kamu mau menikah dengan nya aku juga tau kamu sudah menerima lamaran siwon, siwon memberitahuku. dan siwon menyuruh aku menemuimu untuk bilang semua itu. maafkan aku yoona karna telah membantu siwon. ucap minyong menatap yoona sambil meneteskan air matanya merasa bersalah.


" ini bohongkan " gumam yoona pada dirinya.


yoona mengulang lagi pertemuan nya dengan siwon. mata yang penuh amarah saat memandangnya untuk pertama kali bertemu, saat dia dan siwon menghabiskan malam bersama siwon yang bilang itu kesalahan. hati yoona mencoba membantah kata-kata minyong tapi selalu otak yoona selalu membenarkaan kata-kata yoona.


" siwon bahkan memberikan hp nya kepadaku agar jika kamu menelfon aku yang mengangkatnya." ucap minyong menunjukan hp siwon


yoona terdiam memandang hp siwon yang menyala di layarnya ada gambar minyong dan siwon yang tengah tersenyum.


setaunya gambar layar hp siwon saat bersamanya adalah gambar mereka bertiga. sepertinya memang benar ucapan minyong siwon hanya bermain-main dengan nya.


* * *


yoona berjalan linglung masuk ke rumah nya, di dalam ada oppa dan istrinya yang mengantar deren pulang.


siwon yang sedang menonton tv memalingkan mukanya melihat yoona yanh baru pulang. siwon melihat muka yoona yang pucat segera menghampiri adiknya.


" yoona ada apa dengan mu mukamu pucat sekali" ucap siwan mengguncang bahu yoona


yoona menaikan kepalanya dan melihat siwan air matanya menetes.


" oppa, dia menyakitiku lagi" lirih yoona pingsan


siwan mendengar ucapan yoona sebelum pingsan, siwan yang panik langsung menganggkat yoona dan berteriak ke istrinya yang sedang dikamar bersama anak-anak.


istri siwan yang melihat suaminya menggendong yoona juga panik. siwan menyuruh istrinya untuk menunggu dirumah menjaga anak-anak. dan dia akan kerumah sakit.


26 Agustus 2020


~99