ex husband my boss

ex husband my boss
Pergi



siwan tengah menunggu di depan ruang periksa yoona, siwan cemas dengan keadaan yoona. hubungan saudara yoona dan siwan sangat dekat. siwan merasa yoona adalah tanggung jawabnya setelah mereka kehilangan sang omma. siwan merasa telah gagal menjaga yoona karena perceraian yoona dan siwon yang menyebabkan yoona terpuruk.


siwan tersadar saat dilihatnya dokter yang keluar dari ruang perawatan yoona, siwan menghampiri dokter tersebut dan menanyakan kabar sang adik.


dokter menanyakan suami pasien siwan terkejut dan langsung memberitahu bahwa ia adalah kaka pasien dokter memberitahu kehamilan yoona, dan meminta siwan untuk membuat pasien tidak setres dan jangan memberitahu informasi yang membuat setres pasien.


dokter itu pun pamit dan di iyakan oleh siwan. siwan merasa dejavu dengan keadaan lima tahun lalu.


* *


mata yoona mengerjap saat cahaya masuk kematanya, bau rumah sakit masuk menusuk di hidungnya. mata yoona melihat sekitar dia melihat sang oppa yang tertidur di bangku. yoona memanggil siwan tapi suaranya tidak keluar.


merasakan ada gerakan di ranjang siwan tersadar dia melihat yoona yang bangun dan segera memberikan minum pada yoona. yikna meminta siwan untuk menaikan ranjang nya sehingga tubuh yoona bisa duduk.


siwan memgamati yoona penuh, yoona yang merasa diamati oleh siwan pun bertanya.


melihat kondisi yoona yang membaik siwan pun menanyakan tentang kehamilan yoona.


yoona terjkejut dan langsung menatap siwan, air mata yoona kembali mengalir saat ingat kejadian pagi tadi.


siwan yang melihat adiknya menangis segera memeluk yoona, yoona semakin kencang menangis di pelukan siwan.


" yoona, oppa ingin bertanya" ucap siwab setelah melihat yoona tenang


yoona diam


" yoona siapa appa anak ini, apa?, , siwon" ucap siwan


yoona yang mendengar tebakan siwan yang tepat sasaran pun mengangguk jujur.


mendapati jawaban dari sang adik siwan menjadi marah dia mengepalkan tangannya.


" siwon tidak tau kalo aku hamil opp" ucap yoona membela siwon


"dan tidak akan pernah tau" ucap lirih yoona


" apa maksudmu yoona, siwon tidak akan pernah tau" balas siwan saat mendengar ucapan lirih yoona


" siwon hanya ingin membalas dendam pada ku oppa dia tidak ingin anak ini anak ini kesalahan untuknya" ucap yoona terisak


" tetap saja yoona, oppa akan memberitahunya oppa tidak ingin anak itu seperti deren" ucap siwan


siwan selalu merasa sedih untuk deren dulu saat masih tinggal bersamanya deren selalu menanyakan appa nya deren selalu iri dengan teman -temannya. saat deren menginap dirumah nya deren sangat bahagia saat menceritakan tantang appa nya. siwan merasa bersalah karena dulu melarang ayahnya untuk memberitahu keberadaan deren pada keluarga choi dan sekarang siwan tidak akan menyembunyikan kehamilan yoona pada siwon


siwan tidak mendengarkan ucapan yoona yang melarangnya memberitahu siwon sampai kaki siwan berhenti saat mendengar ucapan yoona


" pacarnya sedang hamil anak siwon," teriak yoona


siwan membalikkan badannya dan menanyakan kebenaran dari perkataan yoona. yoona kembali menangis dan menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan siwan.


" oppa aku ingin pergi tolong bantu aku. aku ingin jauh dari siwon " mohon yoona


melihat tekad yoona untuk pergi siwan pun mengiyakan permintaan yoona sambil memeluk yoona.


* * *


siwon telah mendarat di bandara incheon, seminggu ini siwon berada di london menemani ayahnya yang sedang sakit. donghee tidak bisa menjemput siwon karena ada meating yang harus dia temui untuk menggantikan siwon.


siwon kembali teringat kejadian saat dia menarik tangan minyong saat di lobi perusahaan.


siwon melihat minyong yang sedang terisak, dulu saat minyong menangis siwon akan langsung membujuk nya tapi sekarang siwon sama sekali tidak berniat untuk membujuk minyong, siwon malah teringat yoona yang tadi di tinggalkannya sendirian niat siwon menarik minyong agar tidak membuat gaduh di perusahaan dan tidak menuduh yoona sembarangan, siwon tidak ingin yoona mendapat gunjingan dari karyawannya.


" minyong maaf kan aku ini salah ku aku tidak mencintaimu maaf " ucap siwon sambil menundukan kepalanya


" oppa mudah sekali kamu bilang seperti itu padaku setelah apa yang kita lakukan selama ini " ucap minyong terisak


mendengar pengakuan siwon, minyong menjadi sangat marah.


" kamu mencintaiku, pasti ***** itu yang menggoda mu iya kan siwon " ucap minyong


mendengar umpatan minyong pada yoona siwon menjadi marah


" jangan sebut yoona ***** " geram siwon


" kenap dia memang ***** dan kalian sudah bercerai kalian tidak akan bisa bersama lagi" ucap minyong marah


siwon yang mendengar ucapan minyomg tertegun, dia tidak pernah memberitahu hubungan nya dengan yoona.


" kenapa kamu tau yoona adalah mantan istri ku " ucap siwon


minyong yang terkejut pun panik


" aku baru tau" ucap minyong


"siapa yang memberitahu mu orang perusahaan hanya tau yoona istrinya" ucap siwon


" ya aku tau kalian pernah bercerai, dan aku tau yoona menceraikan kamu karena kamu selingkuh" ucap minyong marah


siwon mencengkram tangan minyong kuat siwon bertanya dari mana minyong tau semua itu minnyong yang kesakitan karena cengkraman tangan siwon pun mengaku.


" ne aku tau karena aku yang membuat kalian bercerai, aku mengirimkan foto kita yang tidur bersama pada yoona saat kamu pergi ke london, kamu tau siapa aku?"tanya minyong menarap sinis siwon


siwon terdiam masih terua menatap minyong


" aku kim minyong ingat kah kamu siwon" seru minyong


" aku kim minyong gadis cupu yang menyatakan cinta padamu saat masih di junior high school kamu pasti tidak mengingatnya kamu menolak cintaku dan bilang pada semua orang bahwa aku jelek dan tidak pantas untuk mu" ucap minyong sedih


"apa saat pertemuan kita di london juga kamu yang mengatur " tanya siwon dingin


" ne, aku yang mengatur semuanya bahkan aku menyuap pengacara yoona untuk mempercepat perceraian kalian" ucap minyong


siwon tertegun dan sedikit melonggarkan cengkramannya pada minyong.


melihat siwon yang terdiam senyum sinis muncul di bibirnya.


"ayolah siwon lebih baik kita bersenang-senang aku telah kembali" ucap minyong meraba dada siwon


siwon merasa jiji dengan tindakan minyong segera melepaskan tangan minyong dari dadanya.


" kenapa siwon bukankan selama ini kamu selalu bermanja padaku " ejek minyong.


" pergi dari sini sekarang juga" seru siwon


saat akan menarik minyong pergi dering telpon berbunyi berulang kali. siwon berjalan ke mejanya dan mengangkat telpon tersebut.


saat siwon mengangkat jajang telepon. orang di seberang mendahului siwon dengan suara panik dan isakan. siwon terdiam mendengar kabar dari sang omma bahwa sang appa masuk rumah sakit dan harus segera dilarikan ke london sang appa memang mempunyai sakit jantung.


lima tahun yang lalu appa siwon menjalani operasi jantung hal itu yang menjadi siwon lebih frustasi disisi siwon ingin menyelamatkan rumah tangganya dan disisi lain siwon tidak bisa meninggalkan appa nya.


siwon yang panik langsung pergi keluar dan memberitahu donghee untuk menyelesaikan segala urusan disini.


minyong yang mendengar pembicaraan siwon tersenyum sinis, minyong mengambil hp siwon yang tergletak di meja tamu. dan langsung melangkahkan kaki nya keluar.


26 Agustus 2020


~99