ex husband my boss

ex husband my boss
Perhatian



Hyundai Group


pagi ini suasana yoona sedang baik, pagi tadi ia tidak mengalami morning sick, malah nafsu makan yoona meningkat.


yoona berjalan menuju life kusus karyawan, yoona melihat siwon dan donghee yang juga menunggu life. Tunggu kenapa siwon menunggu di life karyawan. yoona yang melihat itu pun menggendikan bahunya tidak peduli "mungkin life khusus ceo sedang rusak. " pikir yoona dalam hati.


Life sangat hening, lee donghee yang melihat siwon diam memilih untuk menutup mulutnya.


" apa kamu baik-baik saja " ucap siwon


yoona yang merasa itu bukan untuknya tetap diam. siwon yang tidak mendapat jawaban dari yoona membalikan badannya menghadap yoona.


" kamu tidak mendengar kata-kata ku Lim yoona " tanya siwon dengan penekanan


"kamu berbicara dengan ku." ucap yoona sambil menunjuk dirinya sendiri


siwon hanya terdiam


" setahuku saat mengajak orang bicara itu harus menatap lawab bicaranya, aku kira kamu berbicara dengan hantu." ejek yoona


"aku baik-baik saja " ucap yoona saat merasakan tatapan dingin siwon


" kamu pucat." ucap siwon mengusap pipi yoona


yoona terkejut atas perlakuan siwon padanya.


" tidak aku baik-baik saja" ucap yoona meyakinkan siwon hati yoona tersentuh atas perhatian siwon.


lee dong hee yang terkejut menyaksikan kedekatan yoona dan siwon pun hanya diam.


ting


" aku duluan" ucap yoona


" hubungi aku jika kamu sakit." ucap siwon


hati yoona berbunga- bunga mendengar perkataan siwon yang penuh rasa khawatir itu.


" appa mu sangat perhatain kepada omma baby." gumam yoona dalam hati sambil mengelus lembut perutnya.


* *


" Hei *****." seru min-ah dengan suara keras


yoona memalingkan ke kanan dan kekiri melihat siapa yang di panggil ***** oleh min ah.


" itu panggilan yang pantas untuk mu karena telah menggoda kaka iparku." ucap min ah sambil menunjuk yoona


akibat teriakan min ah banyak staf yang berkumpul melihat perdebatan min ah dan yoona.


" Dasar ***** kamu berani menggoda choi siwon" marah min ah


yoona yang mengerti maksud min ah pun tidak menaggapi yoona terus berjalan menuju mejanya.


min ah yang merasa terabaikan pun mengepalkan tangannya


" aku sunguh akan membuatmu menderita lim yoona." gumam min ah dalam hati


yuri yang beru keluar dari toilat melihat semua orang memandang yoona dengan banyak ekspresi.


" yoona ya ada apa kenapa semua staf memadang ke arah mu?" tanya yuri


" min ah tadi mengatai aku ***** dengan suara keras" jawab yoona


" benar-benar gila min ah itu dia hanya adik pacar bos kita tapi gayanya seperti bos di perusaan ini dan kenapa kamu tidak membungkam mulut min ah itu" ucap yuri dengan geram


" aku tidak ingin merusak hari baik ku karena bertengkat dengan min ah." ucap yoona tersenyum


" apa yang membuat mu bahagia " tanya yuri antusias


" rahasia." ucap yoona tersebyum lebar.


**


" apa yang ingin kamu tanyakan" tanya siwon merasa risih dengan tatapan tanya milik lee donghe


" apa hubungan kamu dengan Lim yoona." tanya dong hee setelah mendapat lampu hijau dari siwon


" dia mantan istri ku" ungkap siwon jujur


"APA," teriak dong hee sambil menutup mulutnya karena terkejut atas pengakuan siwon


" kapan kamu menikah? kenapa kita tidak tau, mantan istri kapan kaliab bercerai?" tanya donghe beruntut


siwon yang melihat lee dong he terkejut hanya dapat menggendikkan bahu nya tidak peduli


"saat kita masih di senior high school, kyuhyun dan lee teuk tau, kami bercerai lima tahun yang lalu."


" kenapa kamu tidak pernah bilang pada ku? " tanya lee dong hee


" kita sudah bercerai aku tidak ingin mengungkit masa lalu." ucap siwon


" apa kamu masih mencintai yoona" tanya dong hee menatap lurus siwon


" aku tidak tahu, aku sudah punya minyong sekarang " ucap siwon menundukan kepalanya


dong hee tau siwon masih mencintai yoona, dong hee bisa melihat pancara cinta itu saat memandang yoona tadi.


" aku mendukung keputusan mu siwon saranku kamu ikuti hati mu." ucap dong hee sambil menepuk bahu siwon


" aku juga sudah punya anak dengan yoona" ungkap siwon


" APA" seru donghee terkejut


" aku punya anak dengan yoona namanya deren" jelas siwon


"siwon kamu membuat aku hampir jantungan" ucap donghe sambil mengelus dadanya.


"tadi nya aku ingin kamu memikirkan lagi perasaan mu, mendengar kamu dan yoona telah memiliki anak aku berharap kamu bisa kembali dengan yoona." ucap dong hee


" yoona tidak mau kembali pada ku" ucap siwon dengan lesu


" kenapa? apa yoona sudah menikah lagi" tanya dong hee


" dia belom menikah, perasaan yoona telah hilang untuk ku" ucap siwon


mendengar itu dong hee hanya bisa menepuk bahu siwon.


donghee yang melihat siwob termenung mengalih kan pembicaraan


"ah ini berita besar siwon kamu sudah punya anak berarti diantara kita hanya kyuhyun yang belom menikah dan memiliki anak, aku akan menyampaikan kabar bahagia ini kepada yang lain. " ucap donghee dengan tawa lebar


siwon hanya tersenyum melihat tingkah sahabatnya itu


* *


Rumah yoona


ting nong ting nong


" deren tolong bukakan pintunya sayang " seru yoona


" ya, omma" balas deren


" siapa yang bertamu sayang" seru yoona


tapi tidak ada balasan dari deren, yoona pun memutuskan untuk keluar dari dapur.


yoona melihat siwon dan deren yang sedang berpelukan.


" yoona" sapa siwon saat melihat yoona


" ada apa siwon ? tanya yoona menanyakan alasan siwon datang


" aku rindu deren " ucap siwon


" dan kamu" lanjut siwon di hati


" sudah sarapan" tanya yoona


" sudah, tadi " jawab siwon


yoona pun kembali membuat makanan


" deren ayo makan " seru yoona


" ya ,omma appa tidak makan?" tanya deren


" appa sudah makan baby, appa akan tunggu di sini." jawab siwon


**


siwon melihat yoona yang sedari tadi mondar mandir.


" kamu mau kemana yoona" tanya siwon


" aku akan mengantar appa ke rumah sakit." jawab yoona


" appa sakit ?" tanya siwon tubuhnya menegang


" tidak appa cuma kontrol" jawab yoona


jawaban yoona membuat hati siwon lega.


" Deren ayo cepat kenapa kamu begitu lama" tegur yoona


" omma apa deren harus ikut deren tidak suka rumah sakit omma." ucap deren dengan bibir mengerut


" di rumah tidak ada orang deren, omma tidak mau meninggalkan mu sendirian" ucap yoona


" yoona biarkan deren bersama dengan ku, sebenarnya aku kesini untuk membawa deren bertemu teman -temanku" ucap siwon


" apa tidak merepotkan " ucap yoona


" tidak, percayalah padaku" ucap siwon meyakinkan yoona


"baiklah" putus yoona


" deren, omma pergi dulu ya jadi anak baik ya sayang jangan merepotkan appa ." nasihat yoona sambil mecium pipi gembul deren


" siap omma, omma hati- hati di jalan" ucap deren sambil mencium seluruh muka yoona


siwon tersenyum melihat tingkah yoona dan deren


" aku titip deren " kata yoona


" yakin tidak mau aku antar" kata siwon


" tidak perlu taksi ku sudah di depan." kata yoona sambil melambaikan tangan kearah siwon dan deren


siwon membukakan pintu mobil untuk deren dan mendudukan deren di car seat.


20 Agustus 2020


~99