ex husband my boss

ex husband my boss
Seorang Choi



Saat tengah berkutat dengan dokumen, siwon dikagetkan dengan dering handpone nya. siwon pun mangangkat telepon tersebut.


kerutan di kening siwon berambah dalam saat seseorang di seberang telepon berbicara. dengan terburu- buru siwon mengambil jasnya. lee donghee yang melihat siwon berjalan cepat meninggalkan ruangan pun berteriak tapi tidak di hirauka oleh siwon.


sekolah


Yoona sedang menenangkan deren yang menangis, di depannya duduk wanita dua orang tiga orang wanita, guru deren, kepala sekolah dan ibu dari anak yang di pukul oleh deren. deren memukul temannya karena mengejeknya tidak punya ayah dan ibunya adalah *******, deren yang tidak terima pun memukul temannya tersebut.


omma dari anak itu merupakan penyumbang dana untuk sekolah deren. omma min ki terus memaki-maki yoona dan deren karena telah melukai anaknya. kepala sekolah juga membela teman deren itu dan menyalahkan deren.


" dasar anak tidak punya appa, berani sekali kamu melukai anakku, aku tidak terima aku ingin dia dikeluarkan dari sekolah ini kalo tidak aku tidak akan menjadi penyumbang dana di sekolah ini. "kata omma minki sambil menunjuk deren dan yoona


" omma min ki tolong jangan berbicara seperti itu, anak-anak akan takut. kita tidak bisa mengeluarkan deren. ini hanya masalah anak-anak sebentar lagi mereka juga akan berteman lagi. bagaimana jika kita selesaikan masalah ini secara kekeluargaan." jawab guru sunny


" sudah lah kita turuti saja mau omma min ki" jawab kepala sekolah


yoona yang tengah menenangkan deren pun geram dengan omma min ki


" memang buah tidak jatuh dari pohonnya kelakuan min ki buruk sama dengan ommanya."ejek yoona


" apa kamu bilang dasar ja**** beraninya kamu." kata omma min ki sambil mengayunlan tangannya hendak menampar yoona .


siwon yang dari tadi mendengarkan keributan di dalam pun masuk dan menangkap tangan omma min ki. siwon yang marah mencengkram erat tangan omma min ki dan menghempaskannya.


" siapa kamu" kata omma min ki dengan marah


" aku appa deren suami dari lim yoona. choi siwon."


Omma min ki dan kepala sekolah yang mendengar itu pun bergetar. choi siwon anak choi kiho pemilik dari hyundai group yang menguasai hampir seluruh perekonomian di korea. bukan hanya di korea choi siwon juga telah melebarkan sayapnya di pasar luar negeri.


" anda choi siwon?." tanya omma min ki


" ya, sepertinya sekolah ini membeda-bedakan murid nya, sekolah seperti ini tidak layak untuk anak saya juga untuk anak lain apakah harus saya ratakan sekolah ini menjadi tanah." ancam siwon


" tidak saya mohon maaf saya tidak akan melakukan hal ini lagi". kata kepala sekolah sambil membungkuk dan mengelap dahinya.


" ah omma min ki sepertinya kamu harus cepat pulang kerumah akan ada hal besar yang menunggumu" kata choi siwon sambil mengusap air mata menggendong deren.


" sepertinya masalah sudah selesai saya akan membawa anak dan istri saya pulang." kata siwon sambil menggandeng tangan yoona.


deren yang masih sesenggukan pun melingkarkan tangannya di leher siwon. sebenarnya siwon sangat marah karena karena kata -kata omma min ki tadi ia sangat ingin menampar muka omma min ki tapi ia takut deren akan takut padanya.


siwon pun menurunkan deren di jok belakang siwon mengambik obat p3k yang selalu ada dimobilnya.


" jagoan appa jangan menangis, appa akan mengobati luka deren "kata siwon sambil menghapus air mata deren


" apa sakit?" tanya siwon


" selesai, anak appa jagoan appa sayang deren" kata siwon


"deren juga sayang appa."jawab deren.


"sekarang kita pulang ya." kata siwon


"ya, appa."


yoona yang melihat kasih sayang mereka berdua pun merasa hangat.


**


saat ini yoona, sedang menyiapkan makan malam untuk siwon dan deren, siang tadi yoona tidak kembali ke kantor begitu pun dengan siwon mereka berdua menemani deren bermain.


" deren ayo makan !" seru yoona


mendengar seuan yoona deren pun menarik siwon untuk pergi ke meja makan.


" omma masak apa?" tanya deren


" omma masak kesukaan deren Seolleongtan, Japchae dan Bulgogi.


siwon yang melihat makanan buatan yoona pun tergoda ingun mencicipi. sudah lama ia tidak memakan makanan buatan yoona yang dulu menjadi makanan favoritnya.


" appa ayo makan, masakan omma yang terbaik." kata deren


" ya." kata siwon sambil menarik kursi meja makan


" akan aku ambilkan lauk kamu mau apa?" tanya yoona


siwon senang yoona kembali melayani nya makan siwon teringat masa saat masih menikah dengan yoona. masa yang menurut siwon paling indah, awal pernikahan mereka memang tidak baik tapi saat mereka sudah saling mencintai hidup mereka pernuh warna belajar bersama, berciuman bahkan bercinta. ah seketika siwon pun mengusap tangannya yang sakit karena di cubit oleh deren.


" deren kenapa kamu mencubit appa, sakit tau." kata siwon sambil mengusap-usap tangannya


" salah appa kenapa tidak menyaut saat deren panggil." marah deren sambing mendekap tangannya


" maaf kan appa deren appa sedang memikirkan pekerjaan." jawab siwon berbohong


"ngga mungkin kan gue ngomong kalo lagi mikirin yoona, lagian kenapa gue sempetnya kepikiran yoona saat sedang makan" maki siwon di hati.


19 Agustus 2020


~99