Duren, I Love You

Duren, I Love You
Bab. 6



Arjuna dan Bu Ratih yang melihat apa yang dilakukan oleh Maulida membuat mereka bergidik ngeri mengira kalau Maulida sedikit aneh dan linglung.


"Aku harus berbicara empat mata secepatnya dengan Bi Ani agar membatalkan segera Maulida menjadi pengasuh utama cucuku," batinnya Bu Ratih dengan menggelengkan kepalanya membayangkan cucunya di asuh oleh gadis aneh menurutnya.


Bu Ratih menyambut kedatangan keduanya, sedangkan Arjuna sudah berjalan masuk ke dalam kamar pribadinya itu. Tapi, sebelum masuk ke dalam kamarnya,ia menyempatkan diri untuk melihat keadaan kedua anaknya. Pintu kamar anaknya satu persatu ia buka tapi, ke-dua matanya melihat anaknya sudah tertidur lelap.


"Kalian sudah tidur, semoga kalian sehat selalu dan jadilah kebanggaannya papi," gumam Arjuna.


Ibu Selma tersenyum tulus kepada Maulida sebelum memberikan kode kepada bi Ani untuk segera berbicara bersua saja.


"Ani tunjukkan kepada Maulida kamarnya di paviliun kanan pas dekat dengan kamar kamu, setelah itu tolong datang segera ke kamarku aku ingin berbicara penting," tutur Bu Ratih sebelum berjalan meninggalkan keduanya itu.


"Maulida ini kamar kamu, masuklah untuk beristirahat, bibi mau menemui Nyonya besar dulu," ujarnya Bi Ani saat berpamitan kepada Maulida keponakan satu-satunya itu.


Bi Ani berjalan terburu-buru masuk ke dalam kamar pribadi junjungannya karena takut membuat Bu Ratih menunggu kedatangannya terlalu lama.


"Bi Ani silahkan duduk, maaf sebelumnya sesuai dengan kesepakatan kita sebelumnya, aku ingin merubah keputusan aku waktu itu sesuai dengan permintaan dari Maulida sendiri, aku dan Tuan Muda mengijinkan Maulida untuk kuliah sambil bekerja tapi ada syaratnya," jelasnya Bu Ratih.


"Maksudnya Nyonya apa? aku tidak mengerti dengan perkataan dari Bu Ratih," timpalnya Bi Ani dengan raut wajahnya yang keheranan dan juga bingung.


"Begini karena Maulida ingin melanjutkan pendidikannya okey kami sepakat dan setuju dan insya Allah masalah biaya kami akan tanggung tapi akan memotong sedikit gajinya Maulida tapi, jika Maulida memperlihatkan grafik peningkatan prestasi akademik di kampusnya menunjukkan peningkatan setiap bulannya bagus, saya akan bantu biayanya hingga wisuda nanti," ungkap Bu Ratih dengan tegas.


Bi Ani tersenyum bahagia mendengar perkataan dari Nyonya Maulida," Syukur Alhamdulillah… Makasih banyak Nyonya Besar, aku sangat bahagia dan bersyukur mendengarnya," imbuhnya Bu Ani.


"Tapi, jangan senang dan bahagia dulu, aku memutuskan Maulida menggantikan kamu bekerja sebagai asisten chef dan kamu yang menjadi pengasuhnya Alfa Romeo dan Julia Alifah cucuku dan saya tidak mau dengar protes dan tidak butuh penolakan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal," jelasnya Nyonya Ratih dengan tak mau dibantah sedikit pun.


"Baik Nyonya pasti kami setuju karena semua ini sangat menguntungkan bagi kami berdua dan malahan kami sangatlah bersyukur karena sudah berniat untuk membantu kami," timpalnya Bi Ani.


"Karena kamu sudah setuju, berarti mulai besok kalian bekerja sesuai dengan pekerjaan kalian dan jelaskan baik-baik kepada Maulida dengan apa yang saya sudah putuskan," ujar Bu Ratih.


"Siap Nyonya, kalau gitu saya pamit dulu Bu Ratih," jawabnya Bi Ani dengan tersenyum sumringah.


Keesokan harinya, pagi-pagi sekali dua orang berbeda generasi dan jenis kelamin sedang berdebat tentang sesuatu.


Adnan baru beberapa menit yang lalu menginjakkan kakinya kembali ke dalam kediaman kedua orang tuanya, setelah seharian lembur di perusahaannya.


Tapi, Mamiya Ibu Ratih langsung memberondong putra sulungnya itu dengan berbagai permintaan dan permohonannya.


"Mami!! teriak Arjuna Prayoga di depan Maminya.


 


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Duren, I love you loh, judulnya ada di bawah ini:



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Baby Sitter Pilihan


Kau Hanya Milikku


Dewa dan Dewi


Merebut Hati Mantan Istri



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap DILY dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..