Duren, I Love You

Duren, I Love You
Bab. 10



"Maafkan saya yah sudah menggangu aktifitas kamu di dapur, saya memanggil kamu ke sini hanya untuk mengatakan bahwa apa kamu bersedia menikah dengan putraku Juanda dan menjadi ibu sambungnya cucuku?" Tanyanya Bu Ratih.


"Apa!! Menikah!! Dengan Tuan Muda Juan yang duda beranak dua itu!" Sarkasnya Maulida yang tanpa merem dan mengfilter ucapannya itu.


Nyonya Ratih cukup terkejut mendengar tanggapan perkataannya dari Maulida. Biasanya jika ada perempuan yang ditawarkan untuk menikah dengan Juanda reaksinya mereka akan bahagia tapi, berbeda halnya dengan yang di alami oleh Maulida. Hal itu membuat Bu Ratih menautkan kedua alisnya saking tidak percayanya dengan kenyataan tersebut.


"Iya benar sekali putraku emang duda tapi bukan sembarang duda loh, ia masih ganteng, muda, pengusaha sukses di usianya yang masih muda, digandrungi banyak gadis kalau menurut kamu kurang apa lagi anakku itu?" Tanyanya Nyonya Ratih.


Nyonya Ratih menatap ke arah Maulida yang berdiri mematung dan mendengarkan dengan seksama perkataannya.


"Kurang banyak Nyonya," beo Maulida yang refleks menutup mulutnya saking tidak percayanya jika ia atur akan keceplosan dalam berbicara.


Bu Ratih menautkan kedua alisnya saking terkejutnya lagi-lagi mendengar perkataan dari Maulida seorang asisten chef di dapurnya.


"Ini gadis ternyata kalau ngomong kayak petasan mercon saja gak kira-kira kalau ngomong," umpatnya Siska asistennya Bu Ratih yang menatap jengah ke arah Maulida.


Sedangkan yang ditatap sama sekali tidak merasakan melakukan kesalahan sedikit pun.


"Sepertinya akan mudah untuk kedepannya untuk menyetir Maulida, aku harus segera memaksanya untuk menandatangani kontrak pernikahan dengan anakku," batin Bu Ratih.


Maulida tertawa cengengesan setelah menyadari dengan jelas dan yakin dengan perkataannya yang keluar begitu saja tanpa disaring terlebih dahulu.


"Siska!" Ujarnya Bu Ratih.


"Ini map berisi beberapa surat dan berkas penting kamu bisa mempelajari dan membacanya dengan seksama agar kamu lebih yakin jika tidak ada yang dirugikan sedikit pun dari perjanjian ini," jelasnya Bu Ratih yang berbicara sambil menopang dagunya.


"Ya Allah… ini uang atau apa kok bisa sebanyak ini yang diberikan oleh Nyonya Besar Ratih padahal saya hanya menjadi istri pura-pura dari Tuan Juanda!" Maulida membatin dengan mulutnya yang menganga lebar membentuk huruf O besar.


Maulida bergerak cepat untuk mengambil berkas tersebut dan saat matanya melihat langsung jumlah nominal uang yang ditawarkan dalam kerja sama tersebut membuatnya tiba-tiba pusing dan seolah-olah dunia berputar di penglihatannya.


"Aku diijinkan kuliah dan biaya kuliahku serta adikku di kampung juga akan ditanggung hingga selesai dan juga beberapa sawah, ladang dan kebun serta beberapa hektar are tanah lahan kosong, dan bukan hanya itu masih banyak lagi, ini mah ketiban durian runtuh namanya, siapa pun pasti akan kegirangan bahagia dengan ini," gumam Maulida yang mendapatkan pelototan dari Nyonya Ratih.


"Ini anak sedikit matre juga tapi lebih banyak baiknya, aku memilihnya selain ia masih alami dan tersegel belum terjamah oleh kehidupan dunia, ia juga sholeha dan baik hati hanya saja sedikit bar-bar," cicitnya Bu Ratih.


Tapi, ketika arah bola matanya memandang beberapa jumlah deretan angka nominal uang, matanya langsung kabur saking tidak percayanya dengan apa yang dilihatnya langsung, ia pingsan dan tidak sadarkan diri.


"Maulida!!" Jeritnya Siska yang berlari untuk menolong Maulida yang sudah tertidur di atas sofa untungnya kepalanya hanya membentur sofa yang cukup empuk.


 


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Duren, I love you loh, judulnya ada di bawah ini:



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan


Baby Sitter Pilihan


Kau Hanya Milikku


Dewa dan Dewi


Merebut Hati Mantan Istri



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap DILY dengan caranya:


Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..