
Bu Mina menutup mulutnya saking tidak percayanya mendengar perkataan dan kejujuran dari anak sulungnya itu," Ya Allah…Ibu tidak menyangka jika kebenarannya seperti itu, apa Nyonya Muda dan Tuan Naufal punya musuh? Karena menurut ibu juga yah, ada orang yang sudah tertawa terbahak-bahak dan bahagia melihat kehancuran kedua keluarga besar itu," imbuhnya Bu Mina.
Rasa sedihnya, khawatir, kecewa, haru biru, cemas, simpatik, penyesalan mewarnai pagi hari itu. Baby Maul sama sekali tidak terusik dan terganggu dengan perbincangan mereka di pagi hari itu menjelang siang.
Maulida membaca secarik kertas yang terdapat di dalam kotak buludrunya. Air matanya menetes membasahi pipinya, ia tak kuasa membaca tulisan itu.
"Ya Allah… apa aku harus mencari keberadaan Papa dan mama… tapi kalau mereka menolak kehadiranku dan sama sekali tidak menginginkan kehadiranku gimana ya Allah… apa yang harus aku lakukan? Apa aku untuk sementara menyimpan rapat kebenaran ini dan menjalani peranku sebagai istri dan menantu sewaan saja," batinnya Maulida.
Tok… tok…
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya. Ia segera menyeka air matanya agar tidak ada orang lain yang mengetahui kalau ia sedang sedih. Maulida buru-buru menyimpan kotak tersebut kembali ke dalam kopernya.
"Tidak boleh ada yang mengetahui semua ini, jika waktunya telah tiba, aku akan mencari kedua orang tuaku," Gumamnya Maulida.
Maulida memperbaiki pakaiannya dan make-upnya sebelum membuka pintu. Ia segera mengoleskan beberapa taburan bedak foundation di sekitar kelopak dan lingkaran matanya agar tidak ketahuan jika ia barusan selesai menangis.
"Bismillahirrahmanirrahim," cicitnya sambil membuka pintu kamarnya seulas senyumannya yang tersungging di sudut bibirnya.
Juanda yang melihat senyuman manis dan indah dari Maulida mampu membuat hatinya Juan sedikit bergetar hingga tanpa ia sadari senyuman tipis mampu terukir diwajahnya.
"Apa yang terjadi padaku, baru lihat Senyumannya saja sudah mampu membuat hatiku bergetar dan berdetak tak karuan, aku tidak boleh jatuh ke dalam pesonanya karena tujuanku bulan madu adalah untuk memamerkan dan membalas dendam kepada Aurel mantan istriku," batinnya Juan seraya menggelengkan kepalanya.
"Apa hari ini kita jadi keluar atau gimana?" Tanyanya Maulida yang menatap keheranan melihat reaksi raut wajahnya Juanda suaminya itu.
"Jadi, kamu ikut aku," ucapnya sembari menarik tangannya Maulida untuk berjalan di belakangnya.
Pengumuman!!!!!
Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..
Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Syaratnya Wajib:
Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022 Khusus Novel Fania yang berjudul "MEREBUT HATI MANTAN ISTRI". Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Duren, I love you loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Baby Sitter Pilihan
Kau Hanya Milikku
Dewa dan Dewi
Merebut Hati Mantan Istri
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap DILY dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
Makasih banyak all readers…
I love you all..