
"Apa yang terjadi padaku, baru lihat Senyumannya saja sudah mampu membuat hatiku bergetar dan berdetak tak karuan, aku tidak boleh jatuh ke dalam pesonanya karena tujuanku bulan madu adalah untuk memamerkan dan membalas dendam kepada Aurel mantan istriku," batinnya Juan seraya menggelengkan kepalanya.
"Apa hari ini kita jadi keluar atau gimana?" Tanyanya Maulida yang menatap keheranan melihat reaksi raut wajahnya Juanda suaminya itu.
"Jadi, kamu ikut aku," ucapnya sembari menarik tangannya Maulida untuk berjalan di belakangnya.
Maulida hanya bisa menuruti kemauan dari suami diatas kertasnya, karena menolak ataupun protes tidak akan ada artinya juga.
"Tuan Muda, kita sebenarnya mau ke mana?" Tanyanya Maulida yang tangannya masih dipegang oleh Dennis hingga ke dalam lift tangan mereka saling menggenggam satu sama lainnya.
Juanda menolehkan kepalanya ke arah belakang," kamu cukup diam saja dan ikuti langakhku kemanapun aku pergi, agar kamu tidak hilang di negara orang," sanggahnya Juan.
"Walau pun harus ke dalam toilet apa aku tetap imuty, Tuan Muda!" Timpalnya Maulida yang tidak mengfilter apa saja yang dikatakannya.
Juanda langsung merem langkah kakinya hingga Maulida yang tidak tahu jika Juanda spontan berhenti terpaksa menabrak punggung lebarnya Juanda.
"Auhh!!' keluhnya Maulida yang mengelus keningnya kemungkinannya tidak terjadi apa-apa hanya saja Maulida terlalu mendramatisir keadaan tersebut.
Juanda hanya menatap jengah ke arah istri pajangannya," baru segitu sudah ngeluh, lihat sana untungnya kamu tidak menabrak tiang besar yang menjulang tinggi itu," cibirnya Juanda.
"Hehehe, kan sakit walaupun sakitnya dikit banget, sebesar ini," kilahnya Maul sembari menunjukkan hal tersebut menggunakan jarinya.
"Kalau ngomong sama kamu gak ada habisnya," gerutu Juand.
Hari ini rencananya Juanda akan membawa Maulida ke salah satu salon terkenal yang ada di Doha Qatar. Setelah itu mereka akan berjalan ke salah satu Mall terbesar yang ada di pusat kota Doha.
Juanda memilih Qatar sebagai tempat bulan madu mereka karena , Juan ingin bertemu dengan Andien mantan istrinya dan juga sekalian mau menikmati nonton langsung piala dunia di Qatar. Ada peribahasa yang mengatakan, satu kali mendayung dua tiga pulau terlampaui.
Balas dendam dan pamer istri baru yang berkedok bulan madu sekaligus sejak dari dulu selalu gagal untuk menonton live pertandingan sepakbola piala dunia karena kendala virus Corona yang mewabah di seluruh belahan dunia manapun.
Maulida yang baru melihat ke sekitar hotel bintang lima tempat mereka begitu takjub melihat betapa indahnya, moderen, menjulang tinggi dan begitu apik dan cantik arsitekturnya. Hingga Maulida dibuat tidak bisa menutupi rasa kagumnya terhadap salah satu negara timur tengah yang kaya akan gas bumi nya.
Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Syaratnya Wajib:
Harus dan Wajib Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Duren, I love you loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Baby Sitter Pilihan
Kau Hanya Milikku
Dewa dan Dewi
Merebut Hati Mantan Istri
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap DILY dengan caranya:
Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
Makasih banyak all readers…
I love you all..