
Semoga kalian enjoy dengan cerita kali ini!!!
"Tidak tau...Kepalaku sangat sakit!!!" Jawab Andrew
"Kak Irene!!!" Teriak Anna
"Ada apa Nona Anna?" Tanya Irene
"Ambilkan air panas!" Kata Anna
"Baik, Nona Anna" Kata Irene yang langsung pergi mengambil air panas
"Ini, Nona Anna" Kata Irene yang memberikan air panas kepada Anna
"Kau boleh pergi" Kata Anna
"Baik, Nona" Jawab Irene yang langsung keluar dari kamar Andrew
"Apa...Aku...Masih bisa...hidup...Anna?" Tanya Andrew
"Jangan berkata begitu! Aku yakin kau tidak apa apa" Jawab Anna
Andrew yang mendengarnya pun langsung tersenyum
"Jarang sekali Aku melihatnya tersenyum sejak kejadian 9 tahun yang lalu" Kata Anna dalam batin
"Anna sangat mirip dengan Mama...Sangat peduli kepadaku..." Kata Andrew dalam batin
Keesokan paginya...
Jam : 6:30
(+) Mereka bel sekolahnya jam 8:00
Lokasi : Ruang makan
"Pagi, Kak Anna!" Kata Andres
"Pagi, Andres" Sahut Anna
"Dimana Andrew?" Tanya Andres
"Dia sedang tidak enak badan, jadi tidak bisa ke sekolah hari ini." Jawab Anna
"Ohh...Kalau begitu Aku juga tidak ingin sekolah!" Kata Andres
"Kenapa?" Tanya Anna
"Aku ingin menjaga Andrew, Dia adalah kembaranku! Aku tak bisa jauh darinya, ku mohon!" Jawab Andres
"Baiklah...Lagian hari ini Aku harus ke kantor..." Kata Anna
"Terima kasih, Kak Anna!!" Kata Andres
Beberapa waktu kemudian
Jam* : 8:30
"Iya Kak! Hati hati di jalan! Aku akan menjaga Andrew dengan baik!" Sahut Andres
Anna pun pergi ke kantor
"Kau sudah minum obat belum, Drew?" Tanya Andres
"Obatku tak tau dimana, Kak Anna bilang akan menyuruh Kak Irene untuk membeli yang baru" Jawab Andrew
"Kak Irene! Dimana obatnya?" Tanya Andres
"Ini obatnya, Tuan Muda" Kata Irene sambil memberikan obatnya
"Terima Kasih, Kak Irene" Kata Andres sambil mengambil obatnya
"Nanti setelah makan siang baru kau boleh makan obat ini, paham?!" Kata Andres
"Iya iya" Jawab Andrew dengan nada malas
"Apa kau sudah mandi?" Tanya Andres tiba tiba
"Belum" Jawab Andrew
"Pantas saja kau sangat bau, blekk!" Kata Andres bercanda
"Kau juga pasti belum mandi, baunya sangat menyengat!!" Kata Andrew membalas candaan Andres
"Baiklah, Aku akan pergi mandi. Kau cukup kuat kan untuk memandikan dirimu sendiri?" Tanya Andres
"Tak..." Jawab Andrew
"Baiklah, Aku akan memanggil pelayan untuk memandikanmu" Kata Andres
"Kau kira Aku ingin badanku dilihat oleh mereka? Bagaimana jika mereka memegang area pribadi ku?" Balas Andrew
"Iya iya, Kau sangat takut jika mereka memegang area pribadi mu" Jawab Andres
"Baiklah, Bagaimana jika kita mandi bersama?" Kata Andres
"Apa katamu? Mandi bersama?" Jawab Andrew
"Lagian waktu kita kecil juga sering mandi bersama. Bahkan dengan Kak Anna juga!" Kata Andres
"Iya juga...Baiklah, Aku akan mandi bersamamu" Balas Andrew
Lokasi : Kamar Mandi
Andrew melepaskan pakaiannya, menyisakan celana pendeknya
"Jangan melihatku seperti itu, Aku tak senang!" Kata Andrew
"Kau ini sama saja seperti dulu, saat itu kau tidak ingin melepaskan celana pendekmu. Padahal tidak masalah karena kita masih berumur 5 tahun saat itu." Balas Andres
"Jadi apa mau mu sekarang? Kau ingin Aku melepaskan celana pendekku?" Tanya Andrew