Drew & Dres

Drew & Dres
EPISODE 17



"Dres, kapan kapan kau ajak dia duduk bersama mu saja, mana tau kalian bisa akrab dan akhirnya berteman baik?"


"Mungkin saja, tapi tentu saja teman terbaikku ialah kau, Andrew Denburg!"


"Hahaha! Aku juga"


Keesokkan harinya


"Dimana Velisca?"


"Oh! Itu dia!"


Andres pun pergi ke tempat dimana Velisca duduk menyendiri


"Halo"


"Ada apa?"


"Namamu Velisca kan?"


"Iya, kenapa?'


"Aku Andres"


"Oh"


"Bolehkah aku duduk di sini?"


"Ya, terserahmu saja"


"Terima kasih"


"..."


"Kau masih belum mengenalku? Kita sudah pernah bertemu sebelumnya kan?"


"Apa maksudmu?"


"Di rumah sakit, kau kenal Andrew Denburg?"


"Kau, kau saudaranya kan?"


"Iya, aku Andres Denburg, kamu Velisca Putri kan?"


"Iya, benar"


"Andrew sudah pindah ke Warren International Academy, tapi kenapa kau tidak pindah juga ke sana?"


"Anak anak di Warren Academy hampir semua merupakan anak anak yang jenius dan pintar, lagi pula setahuku di sana ada 3 orang calon pewaris tiga keluarga besar dari ke tujuh keluarga besar"


"7 keluarga besar? Apa itu?"


"7 keluarga besar, keluarga yang paling berjaya di seluruh dunia ini. Hampir tidak ada yang bisa menandingi mereka, makanya calon pewaris dari 7 keluarga besar itu harus dijaga dengan baik"


"Keluarga apa saja itu?"


"Keluarga Zhang, kau sudah tau kan? Pewaris dari keluarga Zhang adalah Adrian Zhang sebagai anak pertama. Lalu ada kakakku Jack Putra dari keluarga Putra. Kemudian ada Jevan Freddy dari keluarga Freddy. Peter Mark dari keluarga Mark. Selanjutnya ada keluarga Gian yang tidak diketahui siapa pewarisnya, dan kedua keluarga lainnya sangat misterius. Kedua keluarga besar misterius itu menempati posisi pertama dalam keluarga besar. Tetapi keluarga ini tidak pernah menunjukkan wajahnya kepada politik"


"Hahaha, benar! Sangat menarik!"


"Hahaha!"


"Lain kali akan ku coba siasat tentang kedua keluarga besar yang misterius ini. Hahaha!"


"Oh ya, saat itu Adrian Zhang pernah menculikku. Katanya dia ingin memancing Andrew, dia bilang karena Andrew adalah pewaris keluarga Denburg. Memangnya ada masalah apa ya? Pewaris keluarga Denburg?"


"Lain kali akan ku coba tanyakan kepada papaku. Manatau dia tahu tentang ini"


"Oh, terima kasih. Maaf menyusahkanmu"


"Tidak apa apa, sama sekali tidak menyusah kan ku"


"Oh, kalau begitu terima kasih ya"


Beberapa hari kemudian


11:30


"Semuanya sudah datang?"


"Belum, Andrew masih belum datang"


"Eh? Aneh sekali. Biasanya dia yang paling tepat waktu kalau ada janji. Velis, tadi kau dari rumah emang tidak melihatnya?"


"Dari tadi dia sudah pergi entah kemana"


13:00


"Bangun semua"


"Hoahh, mengantuk sekali. Andrew ya? Kau kenapa baru tiba?"


"Sesuatu, ada apa kalian memanggilku?"


"Kau masih ingat saat aku diculik oleh Adrian menyebalkan ini?"


"Ya"


"Dia kan bilang pewaris, nah kau tau apa yang dimaksud olehnya?"


"Tak"


"Maksudku tuh, marga keluargamu apa?"


"Denburg?"


"Nah, jadi perusahaan Denburg dulu dipimpin oleh papamu. Tapi sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka harus anak laki laki pertama yang akan mewarisi perusahaannya saat pemimpin perusahaannya sudah meninggal. Papamu, Steven Denburg dulu memimpin perusahaan ini. Tetapi sejak dia meninggal Anna yang mengurus perusahaan ini. Tetapi, saham perusahaan Denburg itu semuanya atas namamu. Anna hanya menunggu sampai kau sudah cukup dewasa untuk mengurus masalah ini"


"Oh, begitu ya. Anna masih berpikir bahwa aku masih belum dewasa. Oh ya, aku dan Andres kan sebenarnya anak kembar. Jadi bagaimana pembagian pewarisnya?"


"Kalau nanti tuh yang ikhlas!!! Jangan dingin gitu juga lahh!"