Drew & Dres

Drew & Dres
EPISODE 19



"Jadi?! Kemana dia!"


"Hm, Kak Adrian dan Kak Jack. Kalian tolong cek cctv sekolah"


"Syl, kau tanya kepada masyarakat kota ini"


"Aku dan Velisca akan mencari informasi dari Paman Putra"


"Ekhem, apakah kalian tidak bisa dipisah ya?"


"Iya nih, kalian ingin mencari Andrew atau berkencan nih?"


"Cih, tidak ada waktuku untuk berkencan. Sekarang semuanya lakukan hal yang harus kalian lakukan! Berpencar!"


"Ay ay kapten!"


"Vel, kita ke rumahmu dulu ya"


"Baiklah, naik ke mobil"


Velisca dan Andres pun pergi ke rumah keluarga Putra


"Paman Putra!"


"Ada apa?"


"Paman tahu tentang musuh musuh keluarga Denburg? Atau musuh musuh papaku?"


"Hmm, kenapa kalian tiba tiba bertanya tentang ini?"


"Andrew, Andrew menghilang!"


"Banyak orang yang masih belum tahu bahwa Andrew adalah pewaris Denburg. Sangat tak mungkin mereka menculiknya"


"Waduh? Jadi siapa yang menculiknya?"


"Mungkin saja ada yang dendam kepadanya?"


"Hmm...."


"Sudah sudah, hari sudah hampir malam. Lebih baik kalian beristirahat dulu. Besok lanjut mencari lagi"


"Baiklah"


Keesokkan harinya...


"Apa kalian sudah menemukannya?"


"Belum..."


"Kata Tuan Putra, mungkin orang yang menculiknya itu adalah orang yang dendam kepadanya"


"Mungkin saja...kau tau siapa itu?"


"Hmm...tak"


"Andrew bisa dibilang sebagai idaman para wanita. Jadi kemungkinan besar orang yang menculiknya ini orang yang ditolak oleh Andrew!"


"Hah! Mungkin saja!!!"


"Hmm, orang orang yang suka kepada Andrew di sekolah kami semuanya hanya orang orang biasa. Oh ya! Ada seseorang! Anak keluarga bangsawan! Clarence Fang!"


"Mungkin Clarence Fang yang menculiknya!"


"Tapi, apa kalian tahu alamat rumah keluarga Fang?"


"Aku tahu!"


Di tempat lain...


"Hei sayang, bangunlah"


"Siapa yang kau panggil sayang?!!!"


"Tentu saja kau, baby"


"Cih, tak sudi"


Wanita itu membuka pakaiannya hingga hanya menyisakan pakaian dalamnya


"Hei! Pakai kembali bajumu"


Wanita itu tak menjawab Andrew dan lansung mulai membuka pakaian Andrew hingga menyisakan celananya


"Wah! Kau masih SMP tetapi badanmu sudah sebagus ini!!! Aku akan memuaskan diriku hari ini juga!"


"Hei! Apa yang kau lakukan!"


"Siapa yang menyuruhmu untuk menolakku kembali, hari ini juga aku akan membuatmu keenakkan dan puas!"


"Aku tak akan biarkan malam pertamaku direbut oleh wanita sepertimu!"


"Oh? Malam pertama? Menarik, hari ini juga malam pertamaku. Jadi kita sama"


"Kau tak mencelakakan Andres kan?"


"Tentu saja! Selama kau dapat memuaskanku, aku tak akan mencelakakannya!"


"Tapi, malam pertamaku..." (dalam batin)


Wanita itu pun melepaskan celana Andrew


"Jangan, jangan sentuh bagian itu!'


"Owh, bagian ini? Aku akan menyentuhnya!"


"Akhh, lepaskan..."


"Wanita itu terus menjilati bagian pribadi milik Andrew


"Nona, ada yang ingin berjumpa dengan Nona sekarang juga"


"Cih! Kenapa harus sekarang! Kau pakaikan pakaiannya! Aku akan pergi dulu"


"Baik, Nona"


Wanita itu pun pergi meninggalkan ruangan tempat Andrew dikurung


"Anak muda, kau ada masalah apa dengan Nona kami?"


"Dia menyukaiku, tapi aku tak menyukainya"


"Aku bisa membantumu melepaskan pengikatnya. Tetapi masalah yang lainnya, kau harus tanggung jawab sendiri"


"Oh, terima kasih"


"Bukankah lebih baik kau pakai pakaianmu dulu, anak muda?"


"Eh! Iya, maaf"


Andrew pun memakai pakaiannya dan pergi meninggalkan ruangan itu


"Terima kasih, paman!"


"Sama sama, anak muda!"


Beberapa waktu kemudian


"Aku sudah suruh orang untuk cek rumah keluarga Fang, tetapi tidak ada tanda tanda adanya Andrew. Yang menculik Andrew pasti bukan Clarence Fang"


"Iya, jadi dimana dia sekarang?!"


"Dia siapa?"


"Eh? Kenapa ada suara asing?"


"Andrew!!!!"


"Drew!!!!!"


"Drew! Kemana saja kau?!!!"


"Ada sedikit masalah, jadi aku harus menghilang selama beberapa Minggu ini, hehe. Tidak ada apa apa kok"