Drew & Dres

Drew & Dres
EPISODE 10



"Halo Tuan Zhang, nama Saya Jack"


"Wah! Ini anakmu yang paling besar? Berapa umurmu, nak?"


"Umur saya 16 tahun"


"Halo Tuan Zhang, nama Saya Velisca"


"Ini anak gadismu satu satunya kan? Wah sekarang sudah dewasa ya. Berapa umurmu?"


"14 tahun"


"Kalian berdua pasti Harry dan Edward kan?"


"Iya!"


"Kenapa anakmu bertambah satu? Siapa anak laki laki tampan ini?"


"Oh ya, Aku lupa memberitahumu kalau Aku telah mengadopsi seorang anak. Dulu dia tinggal dengan keluarga istriku, sekarang dia tinggal bersamaku"


"Oh ya? Siapa namamu, Nak?"


"Nama Saya, William"


"Owh, baiklah. Tolong panggilkan anak anakku"


Pelayan pun memanggil anak anak keluarga Zhang


"Ada apa, Pa?"


"Sylvia?!" Ucap William dalam batin


"Kamu lupa dengan Paman?"


"Paman...? Paman Putra!"


"Hahaha! Morgan dan James sudah tumbuh besar ya? Kemarin Paman lihat masih kecil loh"


"Hai, Paman"


"Anak gadismu juga sudah sangat dewasa"


"Besok kita akan pergi ke puncak gunung, malam ini kalian menginap saja di sini"


"Oh, baiklah jika begitu"


"Morgan, James. Kalian antar Harry dan Edward ke kamar kalian"


"Oke! Ayo Edward dan Harry!"


"Ayo!"


"Hey bro, Kau juga datang? Ayo ikut Aku, akan ku tunjukkan kamar untukmu"


"Baik, bro!"


"Putra, pelayan ku akan mengabtarkan Kau dan istrimu ke kamar tamu. Pergilah"


"Baiklah, Velisca Kau juga sudah kenal dengan Sylvia kan. Kau tidur di kamar Sylvia saja malam ini"


"Baiklah, Paman"


"Semuanya sudah? Tak ada yang belum kan?"


"Tuan Zhang....Saya bagaimana?"


"Oh iya! Aku lupa dengan anak tampan ini"


"Sepertinya sudah tidak ada kamar kosong lagi, jadi mungkin Kau bisa tidur di kamar Sylvia. Dengan Sylvia dan Velisca, apa Kau tak keberatan?"


"Sekamar dengan anak perempuan?!" Ucap William dalam batin


"Bagaimana?"


"Tapi...apa mereka setuju?"


"Sylvia?"


"Aku sih...iya saja"


"Bagus sekali ide itu. Apa kalian setuju?"


"Iya..."


"Baiklah, semua silahkan istirahat dulu, Sylvia Kamu antar William dan Velisca"


"Baiklah, Papa"


Sylvia, Velisca, dan William pun berjalan pergi ke kamar Sylvia


"...."


"...."


"....."


Setelah sampai di kamar, mereka meletakkan tasnya masing masing


"William, Sylvia bilang akan mengajak kita jalan jalan berkeliling di sekitar rumahnya. Kau mau ikut?"


"Iya"


Mereka pun berjalan menuju halaman belakang rumah Keluarga Zhang


"Wah, bunganya sangat indah"


"Iya, begitulah. Mamaku sangat menyukai bunga, jadi Papaku membuat taman ini untuk Mamaku"


"Oh...begitu"


"Tetapi-"


"Hey hati hati!!!"


"Aaaa"


Beberapa pot besar jatuh dan menimpa William


"Kau tidak apa apa?"


"Pot itu menimpa kepalanya!"


"William! Kau tidak apa apa?!!"


"Aduh! Aku...aku ti...tidak apa...apa"


"Argh!"


"Kepalamu berdarah?!!!"


Sylvia dan Velisca berusaha mengangkat tubuh William tetapi tidak bisa


"Tidak usah, Aku...bisa sendiri...kok"


"Kau bener bener tidak apa apa?"


"Iya"


Saat di jalan menuju kamarnya, William tiba tiba pingsan dan Sylvia pun cepat cepat memanggil Adrian untuk mengangkat tubuh William ke kamarnya. Sesampainya di kamar, Sylvia meminta yang lainnya untuk pergi keluar dari kamarnya. Lalu Sylvia mengobati luka di kepala William. Setelah selesai mengobati William, ia tertidur saat menunggu William bangun. Beberapa jam kemudian, William pun terbangun...


"Aduh, sakit sekali kepalaku..."


"Eh? Sylvia?"


"Dia tidur?"


William melihat wajah Sylvia lebih dekat dan tiba tiba Sylvia terbangun...


Terjadilah Eyes Contact


"Maaf"


"Tidak, Aku yang minta maaf"


"Kamu sudah sembuh? Apa masih sakit?"


"Sudah tidak terlalu sakit"