
"Jack, apa kau masih mengingatku?"
"Aku tak pernah punya teman bernama Jason sebelumnya"
"Jason nama baruku, dan Andrew nama lamaku"
"Andrew? Sebentar, sepertinya aku pernah mendengar namanya...oh! Kau Denburg?!"
"Yeah" (mengganguk)
"Adikku terus mencarimu loh!"
"Oh, Velisca ya..."
"Dia yang paling merindukanmu"
"Bagaimana dengan...Andres?"
"Dia juga sangat merindukanmu, sepertinya dia menyesal telah memukulimu saat itu"
"Baiklah, apa dia baik baik saja?"
"Tentu, dia baik baik saja"
"Jack, kau bisa membantuku tidak?"
"Bantu apa?"
"Sampaikan kepada mereka bahwa aku juga merindukan mereka, terutama Andres"
"Baiklah, Drew"
"Satu lagi, jangan memanggilku Andrew, di sini namaku Jason Wilmer bukan Andrew Denburg lagi"
"Oh ya, apa yang kau lakukan di sini? Sekolah?"
"Heh, aku mana punya uang untuk sekolah, aku di sini bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran"
"Sayang sekali, kau pintar begitu...malah berhenti bersekolah...Kau mau aku bayar biaya sekolahmu?"
"Tak, aku pergi dulu. Sampai jumpa"
"Cepat sekali?!"
Keesokkan harinya
"Ada apa nih? Tumben sekali kak Jack memanggil kita untuk berkumpul"
"Tidak tahu juga"
"Semuanya sudah sampai?"
"Ada apa?"
"Semalam, aku pergi ke pesta ulang tahun sahabat pacarku. Lalu, aku bertemu dengan Olivia Ren"
"Olivia Ren? Oh...anak pengusaha terkenal itu? Setauku orangtuanya juga membuka cabang restoran"
"Ada masalah apa dengan Olivia Ren?"
"Ini bukan tentang Olivia, tapi pacarnya..."
"Pacarnya? Siapa?"
"Pacarnya...adalah...Andrew!"
"APA?!!!"
"Bagaimana kabarnya?!!!"
"Dia ada di kota Louwis"
"Dia bersekolah dimana?!"
"Dia sudah berhenti sekolah, sekarang dia bekerja sebagai pelayan restoran"
"Aku akan menyuruh orangku untuk mencarinya!"
"Kak! Kenapa kau tak membantunya?!"
"Sudah tujuh bulan setelah dia menghilang..."
"Oh ya, dan dia juga sudah berganti identitas"
"APA?"
"Aku lupa namanya apa, hehe"
"Aduh..."
"Oh ya, setahuku besok Anna akan ke kota Louwis untuk meresmikan cabang baru Denburg kan?"
"Iya"
"Kau ikut?"
"Iya, dia memaksaku"
"Kebetulan besok keluargaku juga diundang ke acara peresmian itu! Setelah acaranya selesai, kita bisa langsung mencari Andrew!"
"Let's go!"
Keesokkan harinya
"Nona besar, silahkan"
Setelah acara peresmian
"Bukannya setelah acara peresmian, tidak ada acara lagi? Kenapa mereka masih di sini?" (batin)
"Andres! Ikut aku!"
"Kemana??"
"Ikut saja!"
Di panggung
"Semuanya harap perhatian. Hari ini setelah kita meresmikan cabang baru Denburg. Kita akan memperkenalkan calon pewaris Denburg yang sejak dulu tidak pernah muncul di awak media! Mari kita sambut, Nona Denburg dan sang pewaris! Berikan tepuk tangan yang meriah!"
POV Adrian DLL
"What?! Bukannya acara ini hanya untuk meresmikan cabang baru?! Kenapa jadi perkenalan calon pewaris?!"
"Bagaimana lagi, Anna kelihatan seperti sudah melupakan Andrew dan menganggap nya tidak ada di dunia ini"
KEMBALI KE PANGGUNG
"Selamat siang semua, hari ini saya akan memperkenalkan calon pewaris Denburg yang misterius. Di sebelah saya, adik saya satu satunya dan calon pewaris Denburg satu satunya, Andres Denburg!"
"Silahkan dipakai kalung pewarisnya"
"Aku tidak mau!"
"Dres!"
"Hm...baiklah..."
SELESAI ACARA
"Dres, kau pasti lapar, ayo ke restoran"
Restoran...
"Ini restoran milik Keluarga Ren?"
"Iya! Setauku makanan di sini sangat enak"
"Tuan, ingin memesan apa?"
"Suara ini...sangat familiar..."
"Andrew?!"
"Andrew, kau kah itu?!"
"Maaf, Tuan. Saya bukan Andrew, nama saya Jason Wilmer. Dan juga Saya tidak kenal siapa itu Andrew"