
"Papa! Paman Putra sudah datang!"
"Putra! Bagaimana dengan William?"
"Dia kehilangan ingatannya"
"Apa?"
"Besok dia akan mulai bersekolah, Aku putuskan akan menyekolahkan dia di sekolah yang sama dengan anak anakku"
Malam harinya...
"William, besok Kau akan bersekolah di sekolah yang sama dengan sekolah Velisca"
"Baiklah!"
Keesokkan harinya...
Di rumah keluarga Denburg...
"Hari pertama sekolah tanpa Andrew..."
"Benar benar membosankan!"
"Andres! Kau sudah siap belum?"
"Sebentar lagi!"
"Cepatlah!"
Di sekolah...
"Andres! Dimana Kakakmu?"
"Andres! Dimana Andrew?"
"Dimana Andrew? Kenapa Aku tidak melihatnya bersama Andres?"
Di kelas 9-A (semester 2 sekarang)
"Anak anak, hari ini kita ada seorang murid baru, saudara Velisca Putri"
"Hai semua, namaku William Putra"
"William, kamu bisa duduk di samping dia"
"Baiklah"
William pun berjalan menuju tempatnya
"William sangat tampan!"
"Halo! Aku William! Namamu siapa?"
"Halo...aku, Andres"
"Oh! Hai Andres!"
"Hai..."
"Apa yang terjadi dengan dia?" Ucap William dalam batinnya
Setelah pelajaran yang membosankan...
"Andres! Ayo ke kantin bareng!"
"Ayo..."
William dan Andres pun berjalan menuju kantin sekolah bersama
Lokasi : Kantin Sekolah
Waktu : 11:50
"Kau mau makan apa?"
"Nasi goreng saja"
"Baiklah! Akan ku pesankan dulu"
Kemudian William pun pergi meninggalkan Andres dan memesan makanan
"Kenapa wajah William mirip sekali dengan..."
"Aku sangat merindukanmu, Dre!"
"Andres! Ini makananmu!"
"Burger! Burger ini enak sekali sepertinya!"
"Seleranya sama seperti Andrew..." Ucap Andres dalam batin
"Eih, kenapa melamun? Makan lah nasi gorengmu, kau pasti lapar"
"Iya iya"
Setelah pulang sekolah...
"Andres! Kau masih belum pulang?"
"Ngak, aku lagi nunggu...eh?!"
"Nunggu siapa?"
"Nggak...bukan siapa siapa"
"Oh...kalau begitu Papaku sudah datang, aku pergi dulu! Bye Andres!"
"Bye..."
"Aku masih belum kebiasaan tanpa Andrew"
"Aku belum bisa melupakannya..."
18:30
Lokasi : Denburg's House
"Andres!"
"Apa, Kak?"
"Turun makan!"
"Iya! Tunggu sebentar!"
"Cepat!"
"Tunggu!"
"Dres! Kenapa kau lama sekali?!"
"Aku sedang mengerjakan pr ku loh!! Kakak tidak sabaran ya! Kalau aku tidak selesai pr ku, kau marah! Semua yang ku lakukan selalu salah di mata kakak! Entah apa yang kakak mau dariku!"
"Andres! Sejak kapan kau begitu!?! Ini pasti ada sesuatu di sekolah kan?!"
"Tidak ada apa apa! Aku hanya muak dengan sikap kakak sekarang! Lebih baik jika dulu aku ikut dengan Andrew saja!!!"
"Andres!!! Sudah berapa kali ku bilang! Jangan sebut nama anak sialan itu di depanku!!!"
"KAK ANNA!!!! Andrew bukan anak sialan! Dia adalah sosok kakak yang baik untukku! Lebih baik daripada kau!!! Dia selalu berkorban untukku!!! Sudah banyak kali dia menyelamat kan ku ketika aku kena masalah! Dia juga rela dimarahi olehmu dan meninggalkan rumah ini karenamu! Apakah itu belum cukup bagaimu?!! Kau sudah menyiksanya Kak!!!"
"ANDRES!!!! Cepat makan!! Setelah itu kau kembali ke kamarmu!!!"
"Akh!"
Di tempat lain...
Lokasi : Putra Family's House
"Will, bagaimana hari pertamamu sekolah?"
"Seru sekali, Papa! Aku sudah punya satu teman! Dia sangat baik!"
"Wah! Siapa namanya?"
"Andres, Andres Denburg!"
"Andres Denburg?!" Ucap Putra dalam batin
"Wah! Apakah dia sekelas denganmu?"
"Iya!"
"Oh ya Papa!"
"Ada apa Velisca?"
"Tadi di sekolah William terus dipuji karena sangat pandai! Dia bisa menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan oleh guru"
"Wah! Pandai sekali kamu Will!"
"Hahaha"