Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 57



Apa gue harus mengatakannya sekarang,batin Vania di dalam hati...


Bagaimana kalau dia juga mau ikut nantinya,batin Vania sambil mengaduk minumannya.....


"Loo kenapa,tanya Renal yang melihat Vania asik mengaduk minumannya....."


"Gue gk papa,jawab Vania yang melihat ke arah Renal...."


"Oh ya semalam loo pergi kemana,tanya Renal yang mengingat perkataan Ozian tadi pagi yang mengatakan kalau Vania ketemuan sama lelaki lain...."


"Gue cuma jalan-jalan aja,jawab Vania....."


"Sama siapa,tanya Renal...."


"Sendiri,jawab Vania....."


"Loo harus jujur semalam loo pergi kemana aja,ucap Renal yang sedikit kesal karna Vania tidak jujur...."


"Semalam gue cuma pergi ke tempat kejadian gue kecelakaan setelah itu gue pergi ke rumah lama gue kemudian mampir sebentar di rumah tetangga sambil ngobrol sama mereka,ucap Vania...."


"Terus,tanya Renal...."


"Terus gue pergi ke tempat kerja gue dulu setelah pulang dari tempat gue tinggal dulu...."


"Ketemu siapa di sana,tanya Renal lagi..."


"Waktu di cafe gue cuma ketemu sama kak Zilvin sepupunya Ozian mantan bos kerja gue dulu,ucap Vania menjelaskan...."


"Ooo gitu,ucap Renal yang mendengar perkataan Vania barusan....."


"Iyaa,jawab Vania...."


"Siapa Zilvin itu apakah dia dan loo punya hubungan sebelumnya,tanya Renal merasa penasaran...."


"Gue gk punya hubungan apa apa sama kak Zilvin karna gue udah anggap kak Zilvin sebagai kakak kandung gue sendiri,jawab Vania....."


"Pokoknya gk usah dekat dekat sama lelaki lain kecuali sama gua,ucap Renal memperingatkan...."


"Loo cemburu ya,tanya Vania yang melihat wajah Renal seperti sedang cemburu....."


"Iyaa gua cemburu pokoknya loo gk boleh dekat sama lelaki lain ingat kalau loo itu udah bertunangan,ucap Renal memperingatkan Vania...."


"Iya-iya Renal sayang,jawab Vania merayu Renal supaya tidak marah...."


Renal merasa senang dengan perkataan Vania barusan......


"Nanti waktu pulang dari kampus loo pakek kembali tu cincin tunangan,ucap Renal yang menyuruh Vania supaya memakai kembali cincin tunangannya...."


"Siap komandan,jawab Vania sambil tersenyum ke arah Renal...."


Renal yang melihat tingkah Vania ingin rasanya mecabik cabik wajah Vania karna merasa geram.....


"Renal,panggil Vania lembut...."


"Iyaa kenapa,tanya Renal....."


"Gue mau bilangin kalau nanti malam gua mau ke Amerika,ucap Vania...."


Renal terkejut ketika mendengar perkataan Vania barusan.....


"Ngapain loo kesana,tanya Renal...."


"Gue mau berziarah ke tempat papa gue dan adik kembar gue,jawab Vania....."


"Loo punya adik kembar,tanya Renal penasaran....."


"Iyaa punya tapi udah meninggal 12 tahun yang lalu,jawab Vania...."


"Gua ikut kalau loo mau pergi ke Amerika,ucap Renal...."


"Loo jangan ikut gue pergi sendiri aja,ucap Vania....."


"Nanti yang jagain loo siapa di sana kalau gua gk ikut,tanya Renal...."


"Di sana ada anak buah mama yang jagain gue,jawab Vania...."


"Yaudah kalau loo gk bolehin gue ikut yang penting loo bisa jagain diri sendiri,ucap Renal...."


"Hmm iya,jawab Vania......"


"Nanti malam kabarin kalau mau berangkat,ucap Renal....."


"Iyaa baik,jawab Vania...."


"Gue mau masuk ruang dulu ya karna sebentar lagi mata kuliah ke dua bakalan segera di mulai,ucap Vania sambil melihat arloji di tangannya...."


"Yaudah ayo pergi bareng karna gua juga masih ada mata kuliah,ucap Renal sambil mengenggam tangan Vania...."


Semua mata di penjuru kampusnya melihat ke arahnya dan Renal....


Mereka sangat ingin hidup seperti Vania yang sudah kaya pintar memiliki tunangan yang sangat mencintainya.....


Vania dan Renal segera masuk ke dalam ruangan mereka masing-masing...


Waktu berlalu begitu saja setelah menyelesaikan semua mata kuliahnya Vania segera pulang dari kampusnya dengan mobil pribadinya.....


Vania tiba di rumahnya setelah tadi dirinya pulang dari kampus....


"Akhirnya kamu pulang juga sayang,ucap Tianti yang menunggu Vania pulang dari kampus....."


"Kenapa ma,tanya Vania...."


"Iyaa ma,jawab Vania....."


"Kamu udah beritahu Renal soal kamu pergi ke Amerika,tanya Tianti...."


"Udah maa,jawab Vania...."


"Yaudah kalau gitu kamu masuk kamar sana sekalian mandi supaya tidak terlambat nanti,ucap Tianti....."


"Oh ya sekalian masukin baju kedalam koper yang tadi mama beliin buat kamu di dalam lemari ya,ucap Tianti lagi...."


"Kenapa mama harus beliin baju lagi,tanya Vania...."


"Karna di sana dingin jadi baju disini yang biasa kamu pakai tidak cocok di sana sayang,ucap Tianti...."


"Oh gitu makasih ya ma,ucap Vania...."


"Sama-sama sayang,jawab Tianti...."


Vania segera masuk kedalam kamarnya untuk memasukkan bajunya ke dalam koper....


Vania melihat jam di dinding kamarnya yang sudah menunjukkan pukul 17:00 hampir malam.....


Dirinya segera memasukkan beberapa bajunya ke dalam koper yang tadi mama belikan....


Vania tidak membawa baju banyak banyak pergi ke sana karna dirinya hanya pergi 2 hari atau 3 hari....


Vania memiliki untuk mandi karna dirinya tidak ingin ketinggalan pesawat nantinya kalau terlambat datang ke bandara.....


Dirinya juga memakaikan cincin tunangannya kembali....


Setelah siap-siap Vania segera menghampiri mamanya untuk berpamitan.....


Vania juga menelpon Renal untuk menyuruh mengantarnya ke bandara....


"Kamu udah siap sayang,ucap Tianti yang melihat Vania sudah rapi sambil membawa kopernya...."


"Iyaa ma Vania udah siap cuma menunggu Renal aja untuk mengantar Vania ke bandara,ucap Vania...."


"Ini nomor handphone Dion anak buah mama yang paling mama percaya,ucap Tianti sambil memberikan nomor handphonenya Dion di selembaran kertas....."


"Nanti kalau kamu sudah sampai di bandara Amerika kamu segera telepon dia ya,ucap Tianti kepada Vania....."


"Iyaa baik maa,jawab Vania...."


"Renal baru saja tiba di rumah Vania...."


"Mama,ucap Renal sambil menyapa calon mertuanya...."


"Itu Renal udah datang,ucap Tianti yang melihat kedatangan Renal..."


"Ayo berangkat,ucap Renal...."


"Maa Vania berangkat dulu,ucap Vania sambil meminta izin kepada mamanya..."


"Iyaa sayang hati-hati ya,ucap Tianti kepada anaknya....."


"Iyaa ma,jawab Vania..."


"Kirimkan salam mama untuk Dion ya,ucap Tianti kepada Vania...."


"Baik maa nanti saya kirimkan,ucap Vania..."


"Maa Renal anterin Vania dulu ya,ucap Renal meminta izin kepada calon mertuanya...."


"Iyaa hati-hati ya,jawab Tianti sambil tersenyum ke arah Renal...."


"Renal dan Vania segera pergi ke bandara tanggerang untuk mengantarkan Vania....."


"Vania sampai di bandara tepat waktu di mana dirinya sampai di sana pukul 19:54 malam....."


"Hati-hati ya,ucap Renal kepada Vania...."


"Iyaa baik,jawab Vania...."


"Jangan mata jaga diri jaga hati,ucap Renal memperingatkan Vania...."


"Iyaa sayang,jawab Vania tersenyum ke arah Renal...."


"Cincin tunangan mana,tanya Renal...."


"Ini,jawab Vania sambil memperlihatkan cincin di tangannya sambil tersenyum...."


"Renal senang dengan Vania yang memakaikan cincin tunangannya kembali...."


"Ya udah gue pergi dulu ya,ucap Vania sambil melambaikan tangannya ke arah Renal....."


"Iyaa hati-hati,jawab Renal...."


"Iyaa baik,jawab Vania yang sudah menjauh dari hadapan Renal....."


"Renal merasa sedih dengan kepergian Vania yang pergi ke Amerika karna dirinya tidak mau berjauhan dengan Vania walaupun cuma beberapa hari...."


"Renal segera pulang ke rumahnya setelah mengantar Vania....."


"Kamu pulang ya aku tidak ingin kehilangan kamu karna aku gk bisa merelakan wanita ku hilang karna aku gk akan pernah sanggup_Renalldi Rivan Umay......"


"Aku janji bakalan pulang karna aku juga tidak ingin meninggalkan mu alasannya karna aku juga mencintaimu_Dear Revania......"