Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 42



Vania baru saja selesai memakaikan pakaiannya....


Dirinya harus bersiap siap....


Karna malam ini dirinya di ajak jalan-jalan oleh Renal....


Vania memilih memakaikan celana lii dan baju kaos putih karna jikalau dirinya memakaikan pakaian sedikit terbuka dan menonjol sudah pasti Renal bakalan menceramahinya dan ngomel-ngomel gk jelas.....


Vania memilih untuk mengikat rambutnya dan memakaikan lipstik sedikit di bibirnya....


Kecantikannya masih sama seperti dulu tetap sangat natural....


Setelah siap-siap vania memilih untuk melihat jam sebentar di handphonenya....


Waktu sudah menunjukkan pukul 19:00 malam...


Bentar lagi Renal bakalan datang,batinnya di dalam hati....


Vania memilih untuk segera turun dari kamarnya setelah siap-siap.....


Dirinya menunggu Renal di ruang tamu....


"Mau kemana sayang,tanya Tianti yang melihat anaknya yang sudah siap rapi...."


"Vania mau ke taman ma,jawab Vania...."


"Sama siapa perginya,tanya Tianti...."


"Sama Renal ma,jawab Vania...."


"Yaudah hati hati ya,ucap Tianti...."


"Iyaa ma,jawab Vania...."


Vania mendengar suara mobil diuar rumahnya....


"Sepertinya itu Renal,ucap Tianti yang juga mendengar suara mobil di luar rumahnya...."


"Iya kek nya ma,ucap Vania..."


"Yaudah Vania berangkat dulu ya ma,ucap Vania...."


"Iyaa sayang,ucap Tianti...."


Vania segera keluar dari rumahnya dirinya melihat mobil Renal di depan pagar rumahnya....


Dirinya segera menghampiri Renal....


"Ayo berangkat,ucap Vania...."


"Iyaa ayo,jawab Renal...."


Mereka berangkat ke salah satu taman yang ada di kota Tanggerang....


Di dalam mobil hanya ada keheningan....


Entah kenapa Renal tidak bicara dengan dirinya....


Apakah dia marah,batin Vania di dalam hatinya....


"Loo marah ya sama gue,ucap Vania...."


"Enggak,jawab Renal singkat tanpa melihat ke arah Vania...."


"Terus kenapa loo diam aja,tanya Vania...."


"Karna gua pengen loo ngomong duluan,ucap Renal...."


"Jahat,ucap Vania kesal...."


Renal yang melihat Vania cemberut membuat dirinya terkekeh....


"Iyaa iyaa maaf janji gk bakalan diemin loo lagi,ucap Vania...."


"Hmm,jawab Vania...."


"Jangan ngambek lagi,ucap Renal sambil tersenyum ke arah Vania...."


"Iyaa,jawab Vania...."


Mereka telah tiba di salah satu taman yang mereka tuju tadi....


Vania segera turun dari mobil Renal setelah tadi Renal menempatkan mobilnya di parkiran....


"Ayo masuk,ucap Renal mengajak Vania...."


"Iyaa ayo,jawab Vania....."


Renal dan Vania berjalan mengelilingi area taman....


Vania merasa tidak asing dengan tempat ini apakah dirinya dulu pernah ke sini,batin Vania di dalam hati....


"Vania loo mau makan gulali gk,tanya Renal...."


"Mau,jawab Vania..."


"Kalau eskrim mau gk,tanya Renal...."


"Mau juga,jawab Vania...."


"Yaudah bentar yaa gua beliin buat loo,ucap Renal...."


"Iyaa,jawab Vania...."


Vania menatap orang-orang yang berlalu lalang di depannya.....


Sangat banyak orang di tempat ini,batin Vania di dalam hati....


"Ini gulali sama eskrimnya,ucap Renal yang baru saja menghampiri Vania sambil menyerahkan gulali dan eskrim yang dirinya beli...."


"Makasih ya,ucap Vania...."


"Sama-sama,jawab Renal...."


"Yaudah ayo kesana,ucap Renal mengajak Vania untuk pergi ke tepi danau yang ada di kawasan taman...."


"Iyaa ayo,jawab Vania...."


Renal duduk di atas kursi panjang yang ada di tepi danau sambil menemani Vania makan gulali dan eskrim....


Vania menjilat eskrimnya yang hampir meleleh sambil menikmati suasana malam di tepi danau bersama Renal....


Renal melihat wajah Vania yang sangat damai dan indah...


Apakah dia bakalan maafin gua kalau dia sudah kembali mengingat siapa gua dulu,batin Renal didalam hatinya sambil melihat Vania memakan eskrim....


Dulu gua terlalu jahat sama dia tapi dia rela ngrobanin nyawanya demi nolongin gua dari kecelakaan,batin Renal sambil merenungi kesalahannya....


Vania merasa kalau Renal sedang memerhatikan dirinya sambil melamun...


"Kenapa loo liatin gue seperti itu,ucap Vania...."


"Gk ada apa apa kok,jawab Renal sambil menghembuskan nafasnya gusar...."


"Vania,panggil Renal...."


"Iyaa,jawab Vania....."


"Maafin gua ya buat semua kesalahan yang pernah gua lakuin terhadap loo,ucap Renal...."


Vania merasa heran dengan Renal yang meminta maaf terhadap dirinya....


"Emang loo salah apa sama gue,tanya Vania...."


"Banyak,jawab Renal...."


"Oh,jawab Vania...."


"Kok cuek sih,ucap Renal karna kesal dengan jawaban Vania...."


"Hehehe enggak kok,ucap Vania sambil tersenyum..."


Renal yang melihat Vania tersenyum membuat dirinya juga ikutan tersenyum....


"Dia sangat cantik,batin Renal didalam hatinya saat melihat Vania tersenyum...."


Vania memakan eskrimnya dengan sangat lahap tanpa peduli dengan lelehan eskrim di bibirnya....


Renal yang melihat Vania seperti anak kecil membuat dirinya terkekeh....


"Ngapain loo senyum senyum,ucap Vania yang melihat Renal menatap dirinya sambil tersenyum...."


Renal tidak menjawab perkataan Vania barusan.....


Dirinya segera menghapus bekasan eskrim di mulutnya Vania....


"Kalau makan eskrim harus habis,ucap Renal sambil menghapus bekasan eskrim di bibirnya Vania...."


Vania terbawa perasaan dengan perlakuan Renal barusan.....


"Cie baper,ucap Renal yang melihat wajah Vania yang sudah memerah...."


"Apaan sih loo gk jelas,ucap Vania...."


Renal tertawa terhadap tingkah Vania yang ketahuan malu....


Seseorang lelaki memperhatikan mereka dengan penuh kecewa dan putus asa....


Sepertinya dia juga menyukainya,batinnya di dalam hati....


Apakah sudah waktunya gua buat menjauh,batinnya di dalam hati....


"Kenapa loo merhatiin mereka,ucap seorang lelaki yang bersama dirinya...."


"Ada apa dengan mereka,tanya lelaki satunya lagi...."


"Gk ada,jawab lelaki itu...."


"Sepertinya mereka gk asing,ucap lelaki di antara mereka bertiga yang sedang memperhatikan mereka....."


"Yaudah ayo kesana,ucap lelaki itu sambil mengajak sahabatnya supaya dirinya tidak melihat mereka lagi....."


Vania dan Renal memilih untuk segera pulang karna waktu sudah menujukkan pukul 21:13 malam.....


Mereka segera pulang....


Renal mengantar Vania ke rumahnya setelah Itu dirinya juga langsung pulang.....


Sebelum masuk kedalam rumahnya Vania melihat sebuah mobil yang berhenti di depan pagar rumahnya....


Vania berpikir kalau itu adalah Renal siapa tau Renal meninggalkan sesuatu tadi....


Dirinya segera menghampiri mobil yang berhenti di depan pagarnya....


"Aku ingin menghampiri sesuatu hal yang ingin ku ketahui karna aku sangat penasaran dengan orang-orang yang hanya datang sebentar kemudian pergi tanpa alasan_Dear Revania....."