
Dinginnya cuaca di pagi hari mulai terasa di tubuh Vania....
Dirinya merasa sedikit menggigil akibat cuaca yang sangat dingin apalagi ditambah dengan suhu AC di kamarnya yang sangat sejuk...
Vania memilih untuk segera bangun supaya dirinya bisa mematikan IC di kamarnya.....
Karna sudah merasa tidak ngantuk lagi Vania memilih untuk menghidupkan handphonenya kembali karna sudah hampir seharian dirinya mematikan handphonenya supaya Renal tidak bisa menghubungi dirinya.....
Vania memilih untuk membuka Whatsappnya sebentar....
Dirinya terkejut ketika melihat pesan dari Renal yang sangat banyak apalagi panggilan yang terlewat sudah 30 kali....
Vania merasa sedikit bersalah karna telah mengabaikan Renal tapi mau gimana lagi dirinya kemarin masih shok dengan kejadian yang pernah dirinya lalui ketika hilang ingatan.....
Sudah jam 06:00 pagi gue harus mandi,ucap Vania sambil melihat jam di handphonenya.....
Dirinya segera mandi untuk bisa segera pergi ke kampus lebih awal karna hari ini dirinya harus pergi lebih awal....
Setelah melakukan ritual mandinya Vania segera memakaikan pakaiannya....
Vania memilih untuk memakai celana li panjang dan kemeja polos dan juga mengikat rambutnya.....
Setelah semuanya siap Vania keluar dari kamarnya untuk menuju ke meja makan supaya dirinya bisa makan dulu sebelum berangkat.....
Dirinya memakan nasinya sesuap demi sesuap.....
Tianti yang melihat anaknya sedang makan segera menhampirinya....
"Kamu udah siap ya sayang,tanya Tianti...."
"Udah ma,jawab Vania...."
"Mau berangkat sekarang emangnya ke kampus,tanya Tianti yang melihat anaknya sudah rapi...."
"Iyaa ma setelah Vania selesai makan Vania langsung berangkat,jawab Vania...."
"Pergi sama siapa,tanya Tianti...."
"Sendiri ma,jawab Vania...."
"Gk berangkat sama Renal,tanya Tianti...."
"Enggak maa Vania mau pergi sendiri aja,jawab Tianti...."
"Mama tau kalau kamu butuh waktu untuk menerima semua ini tapi saran mama kamu jangan terlalu lama mengabaikan Renal karna mama merasa kasihan sama dia sebab dia emang sayang sama kamu dan tulus,ucap Tianti memperingatkan anaknya...."
"Hmm iyaa maa,jawab Vania....."
"Oh ya ma tolong pesan tiket pesawat untuk Vania karna nanti malam Vania mau berangkat ke Amerika,ucap Vania kepada mamanya...."
"Iyaa sayang nanti siang mama pesan kan,jawab Tianti...."
"Makasih maa,jawab Vania...."
"Sama-sama sayang,jawab Tianti sambil tersenyum...."
"Kabar kamu mau ke Amerika apakah kamu ingin memberitahukan Renal,tanya Tianti...."
"Gk tau ma mungkin Vania gk kasih tau,jawab Vania...."
"Kamu harus kasih tau dia karna kalian berdua sudah bertunangan...."
"Iyaa maa Vania tau,jawab Vania...."
Setelah menghabiskan nasinya Vania segera meminta izin untuk segera berangkat ke kampusnya....
"Maa Vania berangkat dulu ya,ucap Vania...."
"Iyaa sayang hati-hati ya,ucap Tianti...."
"Iyaa ma,jawab Vania...."
Vania segera berangkat ke kampusnya dengan mobil pribadinya....
Setiba di kampus Vania berjalan sambil menatap menunduk....
Mahasiswa menatap Vania keheranan....
"Apakah ingatan dia sudah kembali,ucap sebagian mahasiswa yang melihat Vania yang sepertinya sudah berubah...."
Dirinya segera dibawa ke aula....
"Kenapa loo bawain gue ke sini,tanya Vania baik-baik sambil menunduk...."
"Gue mau ngomong sebentar sama loo,jawab wanita itu...."
"Apa yang loo mau ngomongin,tanya Vania...."
"Ayo duduk dulu,ucap wanita itu...."
"Iyaa jawab Vania....."
"Gue lihat loo sudah berubah seperti dulu apakah ingatan loo udah kembali,tanya Kamila yang melihat Vania sudah bersifat seperti dulu...."
"Iyaa ingatan gue udah kembali,jawab Vania...."
"Loo gk usah takut sama gue karna gue gk bakalan jahatin loo lagi seperti dulu,ucap Kamila yang dari tadi melihat Vania menunduk...."
Vania mengangkat dagunya dan menatap Kamila.....
Kamila tersenyum ke arah Vania untuk pertama kalinya sambil memegang tangan Vania....
"Maafin gue ya atas semua kesalahan yang pernah gue lakuin ke loo,ucap Kamila meminta maaf...."
Vania membalas senyuman Kamila yang tersenyum ke arahnya....
"Gue udah maafin loo kok,jawab Vania sambil tersenyum...."
"Makasih yaa karna udah maafin gue ternyata benar apa yang dikatakan oleh Era dan Melati kalau loo emang wanita baik,ucap Kamila yang baru sadar dengan kebaikan Vania....."
"Loo ada ada aja,ucap Vania sambil tersenyum...."
Kamila merasa senang dengan Vania yang mau memaafkan dirinya....
"Loo mau berteman sama gue gk,tanya Kamila....."
"Mau asalkan loo gk lagi jahat,ucap Vania sambil terkekeh...."
Kamila tersenyum ketika mendengar jawaban Vania menurut dirinya Vania sangat lucu dan ramah....
"Gue gk bakalan jahat lagi kok,ucap Kamila...."
"Iyaa gue tau kalau loo udah jadi orang baik sekarang,jawab Vania...."
"Makasih ya karna mau mengganggap gue orang baik,ucap Kamila..."
"Sama-sama,jawab Vania...."
"Berarti loo mau kan berteman sama gue,tanya Kamila...."
"Iyaa gue mau,jawab Vania sambil tersenyum...."
"Ayo kita masuk ruang,ucap Kamila mengajak Vania sambil menggenggam tangannya Vania layaknya seperti sahabat....."
Mereka berjalan menuju ruangan mereka masing-masing....
Di tengah perjalanan Kamila mengobrol dengan Vania sambil menuju ruangnya....
"Vania loo tau gk kalau Silsia sudah pindah kampus ke negera Australia tempat orang tuanya berasal,ucap Kamila...."
"Gue gk tau karna seingat gue setelah kejadian itu Silsia dibawa oleh polisi,jawab Vania sambil mengingat kejadian waktu itu...."
"Setelah kejadian itu mama loo menuntut Silsia di pengadilan karna merasa bersalah keluarganya Silsia meminta maaf kepada mama loo untuk memaafkan anaknya...."
"Karna merasa kasihan mama loo akhirnya memaafkan Silsia..."
"Orang tua Silsia sangat malu dengan kelakuan anaknya selama ini akhirnya untuk menutupi aib keluarganya bokap Silsia memilih untuk memindahkan Silsia ke negera Australia supaya dirinya bisa berkuliah di sana,ucap Kamila sambil menceritakan tentang Silsia...."
"Gue merasa bersalah terhadap Silsia,ucap Vania yang tidak tega dengan Silsia...."
"Loo gk salah apa apa kok Vania itu hikmah buat Silsia agar dia bisa segera sadar,ucap Kamila...."
"Semoga aja Silsia bisa berubah menjadi wanita lebih baik,ucap Vania yang mendoakan Silsia supaya berubah...."
"Gue juga berharap seperti itu,jawab Kamila...."
"Sejahat jahatnya dia memperlakukan aku dulu tetap pada prinsipnya aku tetap menyayanginya walaupun segala siksaan pernah dia berikan_Dear Revania....."