Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 51



Setibanya di rumah sakit Vania segera dilarikan ke ruang IGD untuk diperiksa lebih lanjut.....


Dokter segera memeriksa keadaan Vania....


Renal dan Ozian menunggu kabar Vania di luar ruangan IGD.....


Tianti mamanya Vania dan Andra baru saja tiba di rumah sakit.....


Karna tadi dirinya di telepon oleh ozian dan di suruh untuk pergi ke rumah sakit saat Vania sudah di temukan....


"Vania kenapa Renal,tanya Tianti yang baru saja tiba di depan ruang IGD...."


"Kepala Vania terbentur akibat dorongan dari Silsia,ucap Renal sambil menangis...."


Tianti menangis ketika mendengar perkataan Renal barusan.....


"Vania pasti sembuh kok tante,ucap Ozian menyemangati mama Vania....."


"Apakah lukanya parah,tanya Tianti sambil menangis...."


"Lukanya sedikit parah dan tangannya di gores dengan pisau tajam sehingga mengeluarkan darah,ucap Renal...."


"Tianti sangat marah ketika mendengar anaknya di aniaya oleh orang lain...."


"Siapa yang melakukan hal ini kepada anaknya,batin Tianti...."


Dirinya segera menelpon anak buahnya yang ada di indonesia untuk meluruskan masalah. Ini......


Dokter keluar dari ruang IGD setelah memeriksa keadaan Vania.....


"Keluarga pasien,ucap dokter itu...."


"Iyaa saya pak tunangannya,ucap Renal...."


"Anak saya sakit apa dok,tanya Tianti yang baru saja selesai bebicara lewat telepon tadi...."


"Anak ibu baik-baik saja dan tidak sakit apa apa,ucap dokter itu...."


"Cuma kepalanya mengalami benturan sedikit dan tangannya luka akibat tergores tapi sudah saya perbankan......"


"Renal tersenyum setelah mendengar kalau Vania baik baik saja...."


"Tianti sangat bersyukur karna anaknya tidak apa apa...."


"Andra dan Ozian tersenyum setelah mendengar perkataan dokter kalau luka Vania tidak terlalu parah...."


"Berarti anak saya tidak apa apa kan dok,tanya Tianti....."


"Iyaa anak ibu tidak apa apa cuma dia masih pingsan akibat kelelahan,ucap dokter itu...."


"Yaudah saya permisi dulu ya,ucap dokter itu...."


"Iya baik dok,jawab Tianti...."


"Setelah dokter pergi Tianti masuk kedalam ruang anaknya di rawat....."


"Renal memilih untuk tidak masuk dulu karna di luar masih ada Ozian dan Andra....."


"Renal gua pulang dulu ya soalnya tadi gua gk sempat bilangin sama mama kalau gua mau ketempat loo,ucap Andra yang berpamitan kepada Renal....."


"Yaudah loo pulang aja dulu makasih ya karna udah bantuin gua cari Vania,ucap Renal...."


"Iyaa sama-sama,jawab Andra...."


"Gua juga pamit kalau gitu,ucap Ozian...."


"Loo mau pulang juga,tanya Renal...."


"Iyaaa soalnya gua harus ke kantor polisi karna Romi disana sendirian buat nyelesain masalah ini,ucap Ozian....."


"Makasih yaa karna loo udah baik banget sama gua,ucap Renal...."


"Kita harus saling membantu karna kita sahabatan,ucap Andra sambil tersenyum...."


"Sekali lagi gua ucapin terimakasih buat loo berdua ya,ucap Romi...."


"Iya sama-sama,jawab mereka serentak..."


"Yaudah kita pulang dulu ya,ucap Andra...."


"Iyaa,jawab Renal...."


"Ozian dan Andra segera pulang dari rumah sakit....."


"Setelah sahabatnya pulang Renal memilih untuk masuk kedalam untuk melihat keadaan Vania....."


"Renal masuk kedalam ruang Vania di rawat...."


"Dirinya sangat sedih ketika melihat Vania terbaring di rumah sakit karna dirinya teringat akan kecelakaan waktu itu lagi...."


"Renal tolong kamu jagain Vania sebentar ya tante mau beliin minum,ucap Tianti yang menyuruh Vania menjaga Vania...."


"Iyaa ma,jawab Renal...."


"Tianti segera keluar dari ruangan anaknya di rawat supaya dirinya bisa membelikan minuman....."


"Renal menatap Vania sambil meneteskan air mata...."


"Kenapa loo harus masuk ke rumah sakit lagi heum,ucap Renal sama menangis..."


"Apa loo gk sayang sama gua karna selalu rapuh kalau ngeliat loo sakit terus,ucap Renal...."


"Loo bangun ya gua janji gk bakalan cuekin dan tinggalin loo seperti tadi pagi,ucap Renal..."


"Renal mencium dahi Vania dengan sangat tulus dan penuh perasaan...."


"Gua sayang sama loo,ucap Renal yang tersenyum ke arah Vania yang memejamkan matanya...."


"Ternyata benar apa yang dikatakan oleh sebagian orang kalau perasaan kita sudah tulus sudah pasti di situ terdapat keikhlasan_Renalldi Rivan Umay...."


"Tianti baru saja selesai membeli minumannya...."


"Dirinya segera masuk kembali ke dalam ruangan anaknya di rawat..."


"Renal,panggil Tianti yang baru saja tiba di dalam ruangan anaknya...."


"Iyaaa tante,jawab Renal lesu..."


"Kenapa kamu menangis hmm,tanya Tianti yang melihat mata Renal sudah bengkak akibat menangis...."


"Renal sedih melihat keadaan Vania yang sudah dua kali masuk rumah sakit,ucap Renal...."


"Vania bakalan sembuh kok,ucap Tianti menyemangati Renal..."


"Hmm iyaa ma,ucap Renal sambil menghapus air matanya...."


"Ma Renal pulang dulu ya soalnya besok Renal harus masuk kuliah pagi,ucap Renal meminta izin kepada calon mertuanya...."


"Kamu mau pulang sekarang juga,tanya Tianti...."


"Iyaa maa karna Renal harus selesain tugas kuliah juga malam ini,ucap Renal...."


"Yaudah kalau gitu kamu pulang aja dulu besok setelah pulang kuliah datang lagi,ucap Tianti..."


"Baik kalau gitu Renal pulang dulu ya ma,ucap Renal...."


"Iyaa hati-hati ya,ucap Tianti...."


Renal segera pulang ke rumahnya karna besok dirinya harus kuliah pagi....


"Aku hanya pergi sebentar besok atau lusa aku akan datang kembali untuk menemui mu_Renalldi Rivan Umay....."