
Renal baru saja tiba di kampusnya setelah tadi menjemput Vania tapi Vania sudah berangkat duluan.....
Renal segera berjalan dengan sangat buru-buru karna dirinya ingin menjumpai Vania.....
Karna sudah dua hari dirinya tidak melihat tunangannya....
Setiba di lantai 6 Renal segera menuju ke ruangan Vania tapi sayang di dalam sudah ada dosen yang mengajar.....
Akhirnya Renal memilih untuk masuk kedalam ruangnya karna mata kuliahnya juga akan segera di mulai....
Tanpa di sadari waktu berlalu begitu saja sudah 3 jam Vania berada di ruangnya akhirnya dosen keluar karna jam mata kuliah sudah habis.....
Vania berjalan untuk menuju ke lapangan basket karna dirinya ingin duduk di sana....
Entah kenapa dirinya ingin menyendiri supaya tidak bertemu dengan Renal....
Padahal dirinya merasa kasihan ketika melihat Renal yang mencarinya seperti tadi pagi di ruangannya....
Vania duduk sambil melihat suasana sepi di lapangan basket karna sebagian mahasiswa masih ada jam mata kuliah....
Renal dan Ozian baru saja keluar dari ruangnya karna mata kuliah mereka baru saja selesai....
"Loo tau gk tadi malam gua lihat Vania ketemuan sama Zilvin sepupu gue di tempat Vania bekerja dulu,ucap Ozian sambil mengingat kalau dirinya melihat Vania tadi malam...."
Renal sangat marah ketika mendengar perkataan Ozian barusan tega teganya Vania menjumpai lelaki lain di belakangnya....
"Serius loo lihat Vania,tanya Renal memastikan...."
"Iyaa gua serius dan gua juga heran sama Vania kenapa dia pergi ke tempat bekerjanya dulu,ucap Ozian....."
"Apakah ingatan Vania udah kembali,ucap Ozian yang merasa sedikit heran dengan tingkah Vania yang dirinya lihat semalam...."
"Yaudah gua harus ketemu sama Vania dulu,ucap Renal yang pergi dari hadapan Ozian...."
Renal mencari Vania ke kantin tapi tidak ada....
"Gua harus mencari dia kemana ya,ucap Renal yang merasa kebingungan...."
"Basket iya lapangan basket,ucap Renal yang tiba-tiba mengingat lapangan basket...."
Renal segera berlari menuju lapangan basket....
"Vania,ucap Renal teriak sambil memanggil Vania...."
"Itu dia,ucap Renal yang melihat Vania sedang duduk di kursi yang ada di lapangan basket...."
Vania terkejut ketika melihat Renal yang teriak teriak memanggil namanya.....
Renal segera berlari menghampiri Vania....
"Ngapain kaa,ucap Vania terputus sebab terkejut Renal malah memeluknya...."
"Gua kangen sama loo Vania,ucap Renal sambil memeluk Vania dengan sangat erat...."
Vania terdiam seribu bahasa,entah kenapa perasaan jadi tenang jika berdekatan dengan Renal apakah ini yang disebut cinta,batin Vania yang membalas pelukan Renal.....
"Kenapa loo abaikan gua selama dua hari ini,ucap Renal menanyakan alasan Vania mengabaikan dirinya...."
"Maafin gue,ucap Vania meminta maaf...."
"Gk usah minta maaf loo gk salah,ucap Renal sambil mengusap rambut Vania...."
"Lepasin gue gk bisa bernafas,ucap Vania yang menyuruh Renal untuk melepaskan pelukannya...."
Bukan melepasnya malahan Renal semakin mengeratkan pelukannya.....
"Gua gk mau lepasin karna gua kangen banget sama loo,ucap Renal...."
"Nanti orang-orang lain liatin kita berpelukan,ucap Vania yang merasa takut jika mahasiswa melihat mereka berpelukan...."
"Biarin gua gk peduli,jawab Renal...."
"Gua baper ngelihatin mereka berpelukan ucap Romi yang melihat Renal memeluk Vania...."
"Mereka saling mencintai satu sama lain,ucap Ozian yang menatap Renal...."
"Mereka adalah pasangan serasi,ucap Era yang melihat Vania berpelukan...."
"Gue sedih ketika membayangkan kisah Vania dulu,ucap Melati sambil menatap Renal dan Vania...."
"Mereka akan bahagia selalu,ucap Tamita yang melihat Vania berpelukan dengan Renal...."
"Gua pengen Melati memeluk gue seperti itu,ucap Andra mengkode Melati sambil melihat ke arah Renal dan Vania...."
"Iyaa nanti gua peluk waktu kita udah nikah,jawab Melati dengan gaya polosnya...."
"Ozian dan lainnya tertawa ketika mendengar jawaban Melati barusan...."
"Gue senang karna ingatan Vania sudah kembali,ucap Kamila yang menatap Vania berpelukan dengan Renal...."
"Iyaa Vania udah bisa mengingat semua masa lalunya,jawab Kamila...."
"Darimana loo tau kalau ingatan Vania udah kembali,tanya Era sahabatnya..."
"Tadi pagi waktu gue bertemu dengan Vania karna ingin meminta maaf atas semua kesalahan gue,ucap Melati...."
"Gua senang kalau ingatan Vania sudah kembali,ucap Romi...."
"Iyaa gua juga senang,jawab Andra..."
"Gua sangat bersyukur kalau ingatan Vania sudah kembali,ucap Ozian....."
"Lepasin gue,ucap Vania menyuruh Renal untuk melepaskan pelukannya..."
"Renal segera melepaskan pelukannya...."
"Gua lihat loo sedikit berbeda apa ingatan loo udah kembali,tanya Renal penasaran....."
"Iyaa ingatan gue udah kembali,jawab Vania...."
Renal segera bersujud di hadapan Vania dan meminta maaf atas semua kesalahan yang pernah dirinya lakukan.....
"Maafin gua Vania tolong maafin gua karna dulu gua selalu jahat sama loo,ucap Renal meminta maaf sambil meneteskan air matanya...."
Vania yang melihat Renal bersujud di hadapannya membuat dirinya tidak tega....
"Gue udah maafin loo kok,ucap Vania sambil memegang pundak Renal untuk segera berdiri...."
"Makasih yaa loo emang wanita yang paling baik yang pernah tuhan hadirkan buat gua,ucap Renal sambil memeluk Vania kembali...."
"Iyaa sama sama,jawab Vania...."
"Lepasin gue gk bisa bernafas,ucap Vania yang menyuruh Renal untuk melepaskan pelukannya...."
"Makasih juga ya karna loo udah mau tolongin gua waktu kecelakaan itu,ucap Renal sambil meneteskan air matanya kembali....."
"Udah gk usah nangis gue ikhlas tolongin loo kok waktu itu,ucap Vania sambil menghapus air matanya Renal...."
"Iyaa gue gk nangis lagi kok,ucap Renal tersenyum ke arah Vania...."
Vania sangat senang ketika melihat senyuman Renal yang sangat manis....
"Jangan senyum,ucap Vania memperingatkan Renal....."
"Kenapa,tanya Renal heran...."
"Soalnya manis banget apalagi bikin loo makin tampan kalau lagi senyum,ucap Vania jujur...."
"Renal semakin tersenyum ketika mendengar perkataan Vania...."
"Makasih udah bilangin gua tampan sayang,ucap Renal yang mencium kening Vania....."
Vania terdiam seribu bahasa bahkan pipinya sudah memerah akibat ulang Renal yang menciumnya.....
"Apaan sih main cium,ucap Vania malu....."
"Gk usah malu,ucap Renal sambil tersenyum ketika melihat pipi Vania yang sudah memerah...."
"Gue lapar iya gue lapar,ucap Vania terbata-bata karna merasa malu...."
"Renal tersenyum ketika melihat Vania malu-malu...."
"Ayo ke kantin,ucap Renal mengajak Vania pergi ke kantin sambil menggenggam tangan Vania...."
Renal melihat tangan Vania yang sedikit berbeda.....
"Cincin kemana,tanya Renal yang melihat Vania tidak memakaikan cincin tunangannya....."
"Kemarin gue lepasin,jawab Vania jujur..."
Renal merasa sedih dengan jawaban Vania.....
"Loo gk mau nikah sama gua ya,ucap Renal kepada Vania...."
"Hmm gk tau,jawab Vania sengaja untuk membuat Renal kesal...."
"Gk tau gimana,tanya Renal kesal..."
"Entahlah,jawab Vania...."
Mereka berdua tiba di kantin dan Renal segera memesankan minuman dan makanan untuk dirinya dan juga Vania....
"Apakah kamu masih membenciku atas kesalahan yang pernah kulakukan terhadapmu_Renalldi Rivan Umay...."
"Aku sengaja membuat kamu marah dan kesal agar aku bisa tau kamu bisa bersabar atau tidaknya dengan kelakuanku_Dear Revania....."