Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 35



Hari hari berlalu dan minggu berganti begitu saja....


Tanpa di sadari Vania sudah sangat lama berbaring di rumah sakit....


Vania sepertinya sudah nyaman dengan suasana rumah sakit,begitulah pemikiran mama Vania yang melihat anaknya yang tidak bangun bangun di rumah sakit...


Renal setiap hari mengunjungi Vania di rumah sakit saat dirinya pulang kuliah....


Hari ini genap sebulan Vania koma dirumah sakit....


Renal berencana berkunjung ke rumah sakit setelah nanti dirinya pulang kuliah...


Waktu sudah menunjukan pukul 14:10 siang,Renal baru saja keluar dari ruangannya karna mk kuliah baru selesai...


Dirinya segera bergegas untuk ke rumah sakit sendiri....


Romi dan Andra sedang ada urusan di kampus jadi mereka tidak ikut...


Sedangkan Ozian harus mengantar mamanya ke bandung karna ada keperluan mendadak,jadi dirinya juga tidak bisa ikut ke rumah sakit untuk menjenguk Vania.....


Renal baru saja tiba di rumah sakit....


Dirinya mengetuk pintu dan segera masuk...


"Eh Renal,ucap Tianti yang melihat Renal baru saja datang...."


"Udah pulang kuliahnya yaa,tanya Tianti...."


"Udah tante,jawab Renal...."


"Yaudah tante mau keluar dulu bentar yaa,tolong kamu jagain Vania,ucap Tianti kepada Renal...."


"Iyaaa tante,jawab Renal....."


Renal memilih untuk duduk di kursi di tepi ranjang rumah sakit tempat Vania berbaring.....


"Loo kenapa gk bangun bangun,ucap Renal kepada Vania yang masih koma...."


"Apa tempat tidur rumah sakit udah bikin loo nyaman,ucap Renal...."


"Loo bangun yaaa,ucap Renal kepada Vania...."


"Gua mau minta maaf sama loo kalau nanti loo udah bangun,ucap Renal sambil melihat Vania yang masih koma...."


Tiba-tiba tangan Vania bergerak,Renal terkejut ketika melihatnya.....


Dirinya segera berlari untuk memanggil dokter dan mamanya Vania.....


"Dok dok,pasien Vania tangannya sudah mulai gerak,ucap Renal yang baru saja menghampiri dokter...."


"Iyaa,segera saya periksakan,ucap dokter yang segera berjalan buru buru untuk segera memeriksakan keadaan Vania....."


Tianti yang baru saja tiba di depan ruangan Vania melihat dokter memasuki ruangan anaknya....


"Vania kenapa Renal,tanya Tianti yang melihat Renal baru saja tiba di depan ruangan...."


"Tadi tangan Vania gerak gerak tante,ucap Renal kepada Tianti..."


"Yang benar Renal,tanya Tianti...."


"Iyaaa benar tante,jawab Renal...."


"Dokter segera memeriksa keadaan Vania...."


Sudah satu jam dokter memeriksa keadaan Vania.....


Tianti dan Renal menunggu di luar karna tidak perbolehkan masuk dulu selama masa pemeriksaan.....


Dokter keluar dari ruangan Vania setelah memeriksa keadaannya....


"Keluarga Vania,ucap Dokter..."


"Saya mamanya dok,ucap Tianti...."


"Oh kamu Tianti ya pengusaha sukses di Amerika,ucap dokter itu kepada Tianti...."


"Iyaa dok,Jawab Tianti...."


"Bagaimana keadaan anak saya dok,tanya Tianti...."


"Pasien Vania sudah berhasil melewati masa komanya,dan sekarang sudah dinyatakan sembuh....."


"Tapi,ucap dokter....."


"Tapi apa dok,tanya Tianti....."


Tianti menangis ketika mendengar anaknya yang mengalami amnesia....


Sedangkan Renal terdiam kaku di tempatnya setelah mendengar kabar bahwa Vania mengalami amnesia.....


"Apakah Vania bisa sembuh dari amnesia nya,tanya Tianti...."


"Bisa dengan cara mengingatkan masa lalunya,ucap Dokter kepada Tianti...."


Tianti merasa sangat bersyukur ketika dokter mengatakan bahwa amnesia yang terjadi kepada anaknya masih dapat di sembuhkan....


"Boleh saya masuk kedalam dok,tanya Tianti kepada dokter...."


"Iya boleh,ucap dokter sambil tersenyum...."


Tianti masuk kedalam dan melihat Vania yang sedang duduk di atas ranjangnya....


"Anda siapa,tanya Vania yang melihat seorang wanita dan seorang laki-laki yang baru saja masuk kedalam ruangannya...."


Tianti sangat sedih ketika melihat anak kandungnya sendiri tidak mengenal dirinya karna mengalami amnesia....


"Saya mama kamu,ucap Tianti kepada anaknya...."


"Apakah benar anda adalah mama saya,tanya Vania lagi...."


"Iyaaa Vania,saya adalah mama kamu dan sekarang kamu mengalami amnesia jadi wajar kalau kamu tidak mengingat mama,ucap Tianti..."


"Nama saya siapa,kenapa anda memanggil saya Vania,tanya Vania yang tidak mengingat namanya sendiri..."


"Nama kamu Revania Rissa Unaiya mama sering memanggilnya dengan panggilan Vania,ucap Tianti kepada anaknya...."


"Oh nama saya Vania,ucap Vania yang baru mengetahui kalau namanya adalah Vania....."


"Renal yang melihat Vania tidak mengenal namanya sendiri,membuat dirinya merasa sedikit kecewa...."


"Boleh mama memeluk kamu nak,tanya Tianti kepada anaknya...."


"Iyaa boleh,jawab Vania....."


Tianti segera memeluk anaknya.....


"Maafin mama ya Vania karna udah jahat selama ini sama kamu,ucap Tianti yang memeluk anaknya sambil menangis...."


Vania merasa sedikit berbeda bahkan perasaan menjadi sedih dan sakit ketika mendengar mamanya meminta maaf kepada dirinya seakan akan dirinya mempunyai masalah di masa lalu dengan mamanya....


"Mama jangan nangis,ucap Vania kepada mamanya...."


Tianti semakin mengeratkan pelukannya ketika Vania menyuruhnya supaya dirinya tidak menangis....


"Udah maa meluknya Vania gk bisa bernafas,ucap Vania kepada mamanya..."


Tianti segera melepaskan pelukannya saat mendengar Vania tidak bisa bernafas....


Vania melihat seorang lelaki di samping mamanya,dia heran dengan lelaki yang dirinya lihat sepertinya dia orang yang bermasalah dengan ku,batin Vania didalam hati.....


"Dia siapa ma,tanya Vania yang sedikit penasaran....."


"Gua Renal,ucap Renal yang mendekati Vania....."


"Oh Renal,ucap Vania...."


"Ngapain kesini,emangnya kita ada hubungan apa,tanya Vania kepada Renal...."


"Kita sahabatan,jawab Renal membohongi dirinya sendiri dan juga Vania....."


"Emang benar ma dia sahabat aku,tanya Vania kepada mamanya...."


"Iyaa sayang,dia sahabat kamu sekalian dia calon jodoh kamu juga,ucap Tianti kepada anaknya...."


"Apa,berarti aku udah dijodohin dong,ucap Vania yang terkejut...."


"Iyaa sayang,jawab Tianti terhadap anaknya...."


"Gk mau aku dijodohkan jodohin ma,ucap Vania kepada mamanya...."


Renal terkejut ketika mendengar perkataan Vania yang tidak mau di jodohkan dengan dirinya.....


"Iyaa iyaa sayang nanti kita bahas lagi tentang masalah itu kalau kamu udah sembuh total ya,ucap Tianti kepada anaknya....."


"Iyaa maa,jawab Vania...."


"Sekalipun aku hilang ingatan,aku tidak akan lupa dengan orang-orang yang pernah menyakitiku_Dear Revania...."


"Karna sebaik apapun dunia hari ini aku tidak akan lupa dengan kejadian buruk di masa lalu_Dear Revania..."