
Vania merasa tidak enak setelah menolak perasaan Zilvin.....
Tapi mau gimana,karna dirinya tidak mencintai Zilvin layaknya seorang laki-laki......
"Jangan pernah korbankan perasaanmu sendiri untuk menerima seseorang laki-laki yang mengatakan cinta kepada dirimu sedangkan dirimu sendiri tidak mencintainya_Dear Revania..."
"Karna sebuah hubungan asmara itu harus di penuhi oleh keseriusan,bukan sekedar kemauan saja ketika seseorang pernah menyatakan cinta kepada kita_Dear Revania...."
"Kakak juga mau bilangin satu hal lagi sama kamu,ucap Zilvin...."
"Apa kak,tanya Vania...."
"Besok kakak mau berangkat ke Eropa,ucap Zilvin...."
"Kakak mau ngapain kesana,tanya Vania...."
"Kakak mau belajar di sana Vania,kakak mau lanjutin S2,ucap Zilvin...."
Vania merasa sedih ketika mendengar perkataan Zilvin barusan,karna dirinya sudah menganggap Zilvin seperti kakak kandungnya sendiri.....
"Terus restoran gimana kak,tanya Vania...."
"Kalau masalah restauran udah kakak kompromi sama bokap....."
"Jadi kakak minta buat dikelola sama mereka...."
"Dan kamu tenang ajaa,selama kakak pergi ke sana,kamu yang duduk di kasir untuk kelola masalah uang dan kakak juga udah bilangin sama bokap ucap,Zilvin....."
"Hmmmm iyaa kak,ucap Vania...."
"Vania sedih kalau kakak pergi,ucap Vania...."
"Kakak gk lama kok perginya,cuma 1 tahun ucap Zilvin....."
"Itu lama loh kak,ucap Vania...."
"Intinya kakak bisa pulang lagi kan,ucap Zilvin...
"Iyaaa sih kak,ucap Vania....."
"Yaudah ayo kita pulang,ucap Zilvin yang melihat arloji di tangannya sudah menunjukkan pukul 23:00...."
Mereka segera pulang karna waktu susah sangat larut....
Zilvin mengantar Vania hanya sampai di lorong komplek....
Setibanya dirumah vania selalu tidur.....
Vania Terbangun dari tidurnya karna sudah sangat pagi....
Kebetulan hari ini adalah hari terakhir dirinya cuti selama 1 bulan diliburkan akhir semester empat...
Besok dirinya sudah memasuki semester 5 tanpa disadari sudah enam bulan berlalu begitu saja.....
Vania mengingat akan ibunya,karna mamanya bilang.....
Mamanya hanya pergi selama enam bulan,berarti cuma satu bulan lagi dong,batin Vania di dalam hatinya karna merasa senang.....
Vania segera membersihkan rumahnya sebelum nanti dirinya pergi bekerja....."
"Hari ini Vania juga memasak,dirinya ingin membuat nasi goreng....
Vania juga berencana kalau nanti malam dirinya bakalan belanja bahan kueh,untuk dirinya bisa membuat kueh ulang tahun....
Karna 3 hari lagi dirinya bakalan ulang tahun....
Setelah membuat nasi goreng,Vania segera memakan makanan buatannya sendiri.....
"Heummm,sangat enak ucap Vania saat melahap nasi gorengnya...."
"Karna Vania sangat pintar masak....."
"Setelah memakan semuanya,Vania segera mandi untuk bisa pergi bekerja...."
"Hari ini Vania pergi ke tempat kerjanya seperti hari hari biasanya......"
"Setibanya disana dirinya merasa ada yang sedikit berbeda....."
"Karna sudah tidak ada kak Zilvin yang sudah pergi ke Eropa....."
"Vania melihat orang tuanya kak Zilvin....."
"Kamu Vania kan,tanya seorang lelaki yang menghampiri Vania yang baru saja tiba....."
"Iyaaa pak,jawab Vania......"
"Perkanalkan saya Herman orang tuanya Zilvin,ucap Herman orang tuanya Zilvin...."
"Oh iya pak,perkanalkan nama saya Vania,ucap Vania....."
"Saya ingin mengatakan kepada kamu,kalau masalah kasir,kamu yang urusin ya,ucap Herman...."
"Iyaaa baik pak,jawab Vania...."
"Mohon kerja samanya ya,ucap Herman...."
"Iyaaa pak,jawab Vania....."
"Jam kerja kamu dari pukul 16:00 sampai jam 22:00 malam ya,ucap Herman...."
"Kenapa udah berkurang 1 jam pak,tanya Vania...."
"Karna Zilvin yang menginginkan seperti itu...."
"Vania teringat akan sosok kak Zilvin......"
"Oh ya pak,kalau boleh tau kakak Zilvin udah berangkat gk ke Eropa,tanya Vania....."
"Udah tadi jam 10 pagi,ucap Herman....."
"Vania merasa sedih karna sudah tidak ada kak Zilvin di tempatnya bekerja...."