Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 36



Tianti memilih pulang dari rumah sakit setelah Vania dinyatakan sembuh walaupun masih mengalami amnesia tingkat rendah....


Dirinya langsung pulang ke rumah barunya yang sebulan lalu dirinya beli....


Renal mengantar Vania dan mamanya ke rumah mereka saat pulang dari rumah sakit....


"Kabar tentang Vania sudah sembuh diketahui oleh semua mahasiswa kampusnya.....


Silsia dan sahabat sahabatnya sangat benci ketika mendengar kalau Vania sudah sembuh....


Walaupun mereka sedikit senang saat mengetahui kalau Vania mengalami amnesia...."


Sahabat Renal sangat senang ketika mendengar Vania sudah sembuh....


Bahkan Ozian merasa sangat bersyukur karna Vania masih diberikan umur panjang....


Tapi Ozian merasa sedih ketika mendengar bahwa Vania mengalami amnesia....


Dirinya tidak percaya dengan fakta bahwa Vania mengalami amnesia....


Ozian ingin bertemu langsung dengan Vania untuk membuktikan apakah benar yang dikatakan Renal sahabatnya bahwa Vania mengalami amnesia....


Sudah satu minggu lebih dirinya pulang dari rumah sakit tapi mamanya tidak memperbolehkan dirinya untuk berkuliah dulu....


Vania mengetahui kalau dirinya masih berkuliah dari informasi yang mamanya kasih sedikit demi sedikit untuk memulihkan ingatannya kembali.....


Kata mamanya dirinya di perbolehkan lagi untuk masuk kuliah mulai minggu depan....


Setelah mamanya membeli semua perlengkapan dan kebutuhan untuk dirinya pergi ke kampus....


Tianti membeli sebuah mobil yang paling mahal untuk anaknya,supaya Vania bisa pergi ke kampus....


Tianti mengajari Vania cara mengemudi....


Tianti juga membeli pakaian dan asesoris yang sangat banyak untuk anaknya....


Tianti juga membeli handphone baru untuk anaknya....


Waktu berlalu begitu saja tanpa disadari sudah dua minggu lebih Vania tinggal di rumah semenjak dirinya pulang dari rumah sakit....


Vania terbagun dari tidurnya karna melihat cahaya mentari yang masuk kedalam kamarnya sebab kebanyakan bangunan di rumahnya menggunakan kaca jadi sangat jelas terlihat dari dalam kamarnya....


Dirinya duduk di atas kasur,sambil menatap cahaya mentari yang terlihat sangat indah...


"Sungguh indah,batinnya di dalam hati..."


"Jika aku memiliki gelap di masa lalu aku ingin terang di masa depan alasannya karna aku tidak ingin terpuruk dalam keadaan dan waktu yang sama lagi_Dear Revania...."


Vania merenungi suasana di kamarnya sambil menatap mentari yang dirinya lihat.....


Seperti ada yang berbeda dengan suasana kamarnya,batin Vania dalam hati....


Dirinya berencana menanyakan semua masa lalu yang dirinya lalui kepada mamanya supaya dirinya bisa mengingat kembali.....


Tianti baru saja selesai menyiapkan nasi goreng untuk anaknya supaya nanti Vania bisa makan sebelum berangkat ke kampus....


Dirinya memilih membuat sendiri makanan untuk anaknya walaupun pembantu di rumahnya sangat banyak....


Setelah menyiapkan makanan Tianti segera menaiki tangga untuk menuju kamar anaknya yang ada di lantai 3...


Dirinya ingin membangunkan Vania karna hari ini adalah hari pertama Vania kembali masuk kampus setelah dua minggu lebih libur semenjak Vania pulang dari rumah sakit.....


Tok tok,Tianti mengetuk pintu kamar anaknya yang baru saja tiba di lantai 3...


"Masuk,ucap Vania dari dalam kamar...."


Tianti masuk kedalam kamar anaknya dan menghampiri Vania.....


"Kamu udah bangun sayang,tanya Tianti kepada Vania...."


"Udah maa,jawab Vania...."


"Yaudah sana mandi hari ini adalah hari pertama kamu masuk kampus loh,ucap Tianti kepada anaknya....."


"Iyaaa ma sekarang Vania mau mandi kok,ucap Vania kepada mamanya...."


"Kalau gitu mama keluar dulu ya,ucap Tianti...."


"Jangan ma,ucap Vania...."


"Kenapa sayang,tanya Tianti yang memilih untuk duduk karna melihat anaknya yang sepertinya sedang ada masalah...."


"Vania mau ngomong sebentar sama mama,ucap Vania...."


"Iyaa boleh kok sayang,mau ngomongin apa hmm,tanya Tianti...."


"Mama harus jujur walaupun menyakitkan bagi Vania ya ma,ucap Vania..."


"Iyaaa sayang,jawab tianti....."


"Kenapa Vania selalu ngerasain suasana yang berbeda saat Vania tinggal di rumah ini ma,apakah ini rumah kita yang sebelumnya,tanya Vania kepada mamanya...."


Tianti meneteskan air matanya setelah mendengar pertanyaan Vania barusan....


"Mama kenapa nangis,tanya Vania...."


"Enggak sayang mama sedih aja,jawab Vania....."


"Kamu dengar baik baik ya sayang,mama akan ceritakan semuanya....."


"Iyaa maa,jawab Vania...."


"Sebelum kamu belum mengalami kecelakaan kita tidak tinggal di sini,dulu kita tinggal di komplek perumahan biasa yang ada di bagian utara kota Tangerang,ucap Tianti...."


"Terus kenapa sekarang kita bisa tinggal di sini ma,tanya Vania kepada mamanya...."


"Ceritanya gini....."


Tianti menceritakan masa lalunya kepada Vania....


"Dulu saat kamu berusia 11 tahun kita masih tinggal di Amerika dan kamu memiliki adik saudara kembar yang bernama Revania Rissa Unaiyanti...."


"Vania memiliki adik saudara kembar ma,tanya Vania yang terkejut karna dirinya tidak menyangka memiliki adik saudara kembar..."


"Iyaa sayang,tapi sudah meninggal 12 tahun yang lalu,ucap Tianti yang sudah menangis karna mengingat masa lalunya...."


"Ketika berumur 1 tahun,mama dan papa bercerai karna papa kamu selingkuh,akhirnya kami memilih satu di antara kalian untuk dibesarkan...."


"Mama memilih Revania Rissa Unaiyanti dan papa memilih kamu...."


"Kehidupan Revania Rissa Unaiyanti sangat mewah karna semua kebutuhannya terpenuhi karna mama memiliki sangat banyak uang...."


"Sedangkan kamu tinggal di tempat sederhana karna mengikuti papa yang lebih sering pengangguran....."


"Ketika kamu dan adik kamu sudah berusia 11 tahun....."


"Seketika suatu hari papa datang ke rumah mama dan mengajak adik kamu untuk jalan jalan ke taman sedangkan kamu tidak ikut karna dititipkan sama nenek...."


"Waktu pulang dari taman adik kamu dan papa mengalami kecelakaan,adik kamu meninggal ditempat kejadian sedangkan papa kamu meninggal saat di larikan ke rumah sakit,ucap Tianti...."


Vania menangis saat mendengar cerita mamanya,hatinya sangat sakit ketika mengetahui adik kembarnya yang sudah meninggal....


"Waktu itu Mama sangat setres,karna tidak bisa menerima kenyataan yang terjadi kepada adik kamu dan papa....."


"Setelah kejadian itu mama datang ke rumah nenek dan mengambil kamu untuk segera pulang ke Indonesia supaya mama bisa melupakan kejadian itu...."


"Saat tiba di indonesia mama bukan melupakan kejadian itu malah lebih mengingatnya dan menyalahkan kamu atas kematian yang terjadi kepada adik kamu...."


"Waktu itu mama sangat benci ketika melihat wajah kamu yang sangat mirip dengan adik kamu...."


"Dan mama memilih untuk tinggal di rumah komplek tempat sederhana yang cocok dengan kamu seperti sebelumnya....."


"Setiap hari mama selalu marahin kamu dan terkadang juga sangat sering memukul,bahkan mama juga tidak memberi uang sepersen pun untuk kamu...."


"4 bulan lalu mama kembali lagi ke Amerika karna ada urusan mendadak..."


"Saat di sana mama tersadar atas kesalahan mama selama ini,akhirnya mama berencana untuk pulang lagi ke Indonesia untuk memperbaiki semua kesalahan mama sepenuhnya...."


"Mama berencana untuk membeli sebuah rumah yang pantas untuk kamu tinggali dan kita bisa memulai hidup baru saat mama kembali ke indonesia...."


"Dua hari lagi sebelum mama ingin kembali kesini,mama mendengar kabar bahwa kamu mengalami kecelakaan....."


"Akhirnya mama segera pulang dari Amerika untuk melihat kamu yang mengalami kecelakaan...."


"Maafin mama ya sayang karna belum bisa jadi orang tua yang terbaik buat kamu,ucap Tianti yang meminta maaf kepada anaknya sambil memeluk Vania...."


Vania sangat sakit ketika mendengar cerita mamanya.....


Dirinya meneteskan air mata dan menangis karna tidak kuat dengan semua hal yang barusan mamanya ceritakan....


"Maafin mama yaa sayang,ucap Tianti sambil memeluk anaknya....."


"Iyaa ma Vania udah maafin mama kok,ucap Vania yang mencoba untuk iklas atas masa lalunya yang pernah dirinya lalui di masalalu...."


"Mama gk usah nangis lagi,ucap Vania kepada mamanya sambil melepaskan pelukannya...."


"Iyaa sayang maafin mama yaa,ucap Tianti kepada anaknya...."


"Iya maa,ucap Vania sambil tersenyum...."


"Hari ini kamu kuliah kan sayang,tanya Tianti sambil menatap anaknya..."


"Iya ma,nanti jam 10::00 pagi Vania pergi,ucap Vania...."


"Yaudah kalau gitu kamu mandi dan siap siap sana,ucap Tianti kepada anaknya...."


Iyaa maa sekarang Vania mau mandi kok,jawab Vania......"


"Aku akan melupakan semua kejadian yang menyakitkan selama orang itu datang untuk meminta maaf dan memperbaiki semua kesalahannya_Dear Revania...."