Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 23



"Oh yaa Vania,sebelum Zilvin berangkat dia menitipkan sebuah hadiah buat kamu,ucap Herman...."


"Hadiah pak,tanya Vania keheranan...."


"Iyaaa hadiah,jawab Herman....."


"Ini hadiah dari Zilvin buat kamu,ucap Herman sambil menyerahkan hadiahnya buat Vania....."


"Makasih yaa pak,ucap Vania....."


"Sama sama,ucap Herman...."


"Tolong bilangin makasih sama kak Zilvin untuk hadiahnya,ucap Vania....."


"Iyaa baik,jawab Herman....."


Vania segera pergi ke ruang gantinya untuk menyimpan hadiah pemberian kak Zilvin....


Setelah itu dirinya segera bekerja di bagian kasir......


Tanpa di sadari waktu berlalu beberapa jam kebelakang.....


Malam sudah larut,jam sudah menunjukkan pukul 21:56 kurang 4 menit sudah waktunya pulang bagi Vania.....


Vania segera pergi ke ruang ganti untuk mengambil hadiah pemberian kak Zilvin yang dirinya simpan tadi diruang ganti.....


Setelah mengambilnya Vania segera pulang dari tempat kerjanya....


Vania berencana mampir ke sebuah Alfamart untuk dirinya bisa belanja bahan kueh.....


Di tengah perjalanan Vania melihat handphonenya sebentar dan membuka aplikasi WhatsAppnya.....


Tiba tiba dirinya merasa ada yang sedikit janggal dengan keadaan malam ini....


Sangat sepi dan terlihat sangat sunyi,tidak seperti biasanya....


Vania merasa seperti ada seseorang yang sedang mengawasinya di belakang....


Karna mereka was was,vania segera melihat ke belakang,tapi tidak ada orang sama sekali......


Karna merasa ketakutan,Vania mempercepat langkahnya.....


Bulu romanya sudah sangat merinding akibat dirinya yang katakutan.....


Mata Vania melihat lagi ke sekeliling tapi tidak ada siapapun.....


Vania juga melihat ke belakang lagi tapi tidak ada orang....


Tiba tiba telepon vidio call berdering di whassappnya....


Vania terkejut dengan suara nada dering di whassappnya.....


Vania melihat bahwa Ozian lah yang menelepon dirinya.....


Vania segera mengangkatnya.....


*Whatsapp vidio call*


"Hay Vania,sapa Ozian di seberang sana...."


"Iyaaa hallo,ucap Vania...."


"Ozian melihat raut wajah Vania yang sepertinya sedang ketakutan...."


"Gue gk kenapa napa kok,jawab Vania sedikit was was melihat ke sekeliling...."


"Yaudah gue tutup dulu ya panggilannya,ucap Vania...."


"Halo halo Vani,pangggi Ozian tapi panggilannya terputus begitu saja...."


Ozian merasa resah saat melihat wajah Vania yang sepertinya sedang ketakutan saat mereka vidio call tadi.....


Vania segera menyimpan handphone ke dalam tas karna dirinya masih sangat takut....


Vania memilih untuk segera berlari karna dirinya sudah sangat merasa ketakutan.....


Vania berlari dengan sangat kencang....


"Gila tu cewek larinya kenceng banget,ucap seorang lelaki yang melihat Vania lari sambil tertawa ngakak...."


"Lucu juga dia yaa,batinnya didalam hati...."


Entah 10 detik Vania sudah sampai di Alfamart karna saking kencengnya dirinya berlari....


Vania merasa sangat kepanasan bahkan nafasnya masih buru buru...


Vania menghirup nafas panjang panjang untuk mengatur nafasnya yang masih belum beraturan....


Setelah mengatur nafasnya sebentar....


Vania memilih untuk masuk kedalam Alfamart....


Untuk bisa membeli minuman karna dirinya sudah sangat kehausan,karna tadi dirinya berlari sangat kencang....


Vania meminum satu botol air mineral yang baru saja dirinya beli.....


Dirinya meminum semuanya,bahkan tidak ada sedikit pun air yang tersisa di botol minumannya Vania....


Setelah merasa lega dengan rasa hausnya...


Vania segera pergi menuju ke rak bahan kueh untuk bisa memilih bahan kueh yang ingin dirinya beli....


Dirinya ingin membeli beberapa bahan kueh karna alasan untuk membuat kueh ulang tahunnya dua hari lagi....


Vania ingin merayakan ulang tahunnya sendiri.....


Walaupun Vania tau tidak ada seorang pun yang mau merayakan ulang tahunnya.....


Vania mengambil beberapa coklat batang yang di jual dalam bentuk kemasan untuk di masukan ke dalam keranjang....


Dirinya membeli tepung,susu,mentega dan bahan kueh lainnya.....


Setelah membeli beberapa bahan kueh...


Vania juga memilih untuk membeli satu pack roti tawar,madu dan buah buah-buahan....


Seperti buah cherry,anggur,stauberry,dan juga buah blueberry....


Dirinya berencana membuat shanwis yang bakalan dirinya buat dengan menggunakan bahan roti tawar,madu,buah anggur,stauberry,dan juga buah blueberry.....


Sedangkan buah cherry bakalan dirinya gunakan untuk pembuatan kueh ulang tahunnya....


Vania membawa bahan belanjaannya ke kasir untuk bisa membayar....


Setelah membayar dirinya langsung keluar dengan membawa bahan belanjaannya yang sangat banyak.....