Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 25



"Kenapa belum pakek sabut pengamannya,tanya Renal yang tidak melihat ke arah Vania...."


Vania tidak tau kalau Renal sedang berbicara dengannya....


"Kenapa gk pakek sabut pengaman,tanya Renal lagi...."


"Loo bicara sama siapa,tanya Vania yang melihat ke arah Renal...."


"Sama setan,ucap Renal kesal...."


"Ooooo,jawab Vania...."


"Yaaa sama loo lah,ucap Renal geram...."


"Kenapa loo gk pakek sabut pengaman gua tanya,ucap Renal....."


"Karna gk bisa pakek,jawab Vania jujur...."


"Dasar bodoh,ucap Renal...."


Renal segera mendekatkan tubuhnya ke arah Vania untuk bisa memakaikan sabut pengaman....


Vania merasa takut jika berdekatan dengan Renal karna terkadang hatinya sudah dekdekan dengan sendirinya...


"Wajah Renal dan Vania sangat berdekatan,vania melihat ke arah Renal yang sedang memakaikan sabut pengaman untuknya..."


"Renal merasa Vania sedang memerhatikannya,akhirnya Renal juga melihat ke arah Vania...."


"Tatatap mereka pun bertemu....."


"Renal menatap Vania dengan sangat dekat bahkan hanya 5 cm jarak antara wajah mereka...."


"Kenapa dia sangat tampan,ucap Vania di dalam hatinya...."


"Kenapa kamu bisa sangat cantik dan sangat manis,ucap Renal di dalam hatinya...."


Mereka bertatapan hingga lupa bahwa mereka siapa.....


Sedangkan Rivi tidak menyia-nyiakan momen itu....


Rivi segera mengambil handphonenya untuk bisa memotret mereka....


Rivi juga mengirim foto mereka berdua ke Whatsapp kakaknya.....


Ekhemm,udah kali tatapannya,ucap Rivi....


Renal terkejut ketika mendengar suara Rivi....


Renal segera menjauhkan wajahnya dengan wajah Vania.....


Sedangkan Vania pipinya sudah sangat merah karna merasa malu.....


Rivi yang melihat kakaknya dan kak Rissa terkekeh pelan pelan.....


Renal merasa malu terhadap hal yang terjadi barusan....


Tapi dirinya mencoba untuk membuat ekspresi biasa biasa saja seakan akan tidak terjadi apa apa....


Renal segera melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata....


"Rumah loo di mana,tanya Renal...."


"Di bagian komplek perumahan pusat kota tanggerang bagian selatan,jawab vania...."


"Okee,jawab Renal......"


"Berlalu beberapa menit kebelakang...."


"Vania sudah tiba di lorong komplek rumahnya berkat bantuan Renal yang mengantar dirinya...."


"Ini barang loo,ucap Renal sambil menyerahkan bahan belanjaan Vania tadi....."


"Makasih yaa,ucap Vania...."


"Rumah kakak dimana,tanya Rivi yang baru saja keluar dari mobilnya...."


"Rumah kakak di sana dek,ucap Vania sambil menunjuk ke lorong rumahnya...."


"Yaudah ayo mampir kak,ajak Rivi terhadap kakaknya....."


"Udah malam Rivi,ucap Renal....."


"Yaudah deh,ucap Rivi....."


"Besok aku pergi sendiri pakek mobil aku aja ya kak,ucap Rivi terhadap Vania...."


"Jangan dek,soalnya kalau kamu ke rumah kakak kamu harus jalan kaki dan gk bisa pakek mobil karna lorongnya sempit,ucap Vania....."


"Yaudah aku jalan kaki aja deh kak,ucap Rivi...."


"Jangan dek,nanti kamu malah kecapean, lagian kalau kamu ke rumah kakak pasti nanti kamu malah gk nyaman karna rumah kakak kecil dan juga kotor,ucap Vania jujur...."


"Gk papa kok kak,Rivi tetap mau datang,jawab Rivi..."


"Rivi bakalan datang sebelum malam kakak ulang tahun,supaya kita bisa buat kueh bareng,ucap Rivi...."


"Iyaaa boleh kok dek,makasih yaa kamu udah baik banget sama kakak,ucap Vania..."


"Sama-sama kak,kakak malah jauh lebih baik lagi dibandingkan dengan Rivi,ucap Rivi...."


"Kamu ada ada aja,ucap Vania....."


"Sedangkan Renal hanya menyimak percakapan adiknya dengan Vania...."


"Renal juga curi-curi pandang untuk melihat senyumnya Vania yang sedang tertawa dengan adiknya....."


"Dia sangat manis jika sedang tersenyum,batin Renal didalam hatinya...."


"Yaudah aku pulang dulu ya kak,ucap Rivi...."


"Iyaa dek,hati hati ya,ucap Vania...."


"Dada kak,ucap Rivi sambil melambaikan tangganya ke arah Vania...."


Vania segera pulang ke rumahnya....


Setibanya di rumah,Vania segera menyimpan barang belanjaannya....


Setelah itu Vania memilih untuk segera tidur....


Vania mengambil handphonenya sebentar untuk melihat grub kampusnya.....


Beruntungnya Vania ketika melihat roster jadwal mata kuliahnya.....


Karna besok dirinya bisa pergi lewat jam 12 siang,karna dosennya masuk jam 14:00...


Setelah melihat jadwal kuliahnya Vania segera menyimpan handphonenya kembali dan mengecas karna baterai handphonenya sudah hampir habis total....


Di sisi lain Renal baru saja tiba di rumahnya dengan Rivi....


Renal segera menyimpan mobilnya ke dalam garasi....


Rivi memilih untuk masuk duluan karna dirinya sudah merasa sangat ngantuk....


Renal segera masuk ke kamarnya setelah menyimpan mobilnya....


Renal berbaring di kasurnya karna hari ini dirinya merasa sangat lelah....


Tiba-tiba Renal teringat akan Wajahnya Vania,karna tadi dirinya sangat lama bertatapan dengan Vania....


Renal tersenyum dan nyengir-nyengir sendiri ketika mengingat hal tadi....


"Aku tidak pernah tau apakah ini rasa cinta apakah malah rasa benci atau hanya cuma rasa simpati ku terhadap mu_Renalldi Rivan Umay....."


"Sepertinya aku memang benar-benar menyukaimu dari hari pertama aku memilih untuk membencimu hanya saja aku baru tersadar_Renalldi Rivan Umay..."