
Saat mereka sedang duduk di kantin sambil meminum minuman masing-masing....
Tiba-tiba Silsia dan sahabatnya datang ke kantin sengaja untuk menghampiri Vania....
Karna Silsia sangat benci dengan Vania yang sangat berani sekali dekat dengan lelaki yang selama ini dirinya sukai....
Silsia datang menghampiri Vania sambil membawa segera air sirup di tangannya...
Silsia menumpahkan air sirup ke atas baju Vania.....
Sahabatnya tersenyum meremehkan Vania seperti biasanya....
Vania terkejut ketika melihat bajunya yang terkena air sirup....
Vania mencoba untuk bersabar dan mengontrol emosinya supaya tidak meluap....
Ada apa dengan wanita yang menumpahkan sirup ke baju gue,apakah gue punya masalah di masa lalu dengannya,batin Vania didalam hatinya sambil menghapus air bekasan sirup yang terkena di bajunya...
Renal menatap Silsia marah karna menumpahkan sirup ke baju Vania......
Romi Andra dan Ozian merasa marah ketika melihat Vania yang terkena sirup akibat ulah silsia....
Silsia mendekatkan tubuhnya ke arah Vania....
"Dasar cewek murahan,walaupun loo udah ubah gaya hidup loo dan pura-pura hilang ingatan loo pikir Renal bakalan suka apa sama loo hah,ucap Silsia sambil membentak Vania...."
"Sekali loo norak loo tetap norak,ucap Silsia tepat di hadapan wajah Vania...."
Vania sudah tidak bisa lagi memendam amarahnya karna dirinya tidak suka dengan perkataan wanita di depannya barusan....
Vania segera bangun dan menatap Silsia tajam....
"Berani loo tatap gue hah,ucap Silsia...."
Vania menjambak rambut Silsia dengan sangat keras....
"Iyaa gue berani kenapa loo takut,ucap Vania sambil menjambak rambut Silsia...."
"Lepasin,ucap Silsia sambil melepas tangan Vania yang menjabak rambutnya...."
Sahabat sahabat Silsia tidak berani membantu dirinya,karna mereka melihat sifat baru dari Vania....
Orang-orang di kantin terkejut ketika melihat Vania yang sangat berani menjambak rambut Silsia....
Karna sebelumnya belum ada manusia yang berani melawan Silsia yang terkenal jahatnya....
Renal terkejut ketika melihat Vania yang sangat berani melawan Silsia....
Andra dan Romi terkejut ketika melihat Vania yang sangat keren ketika melawan Silsia....
Ozian sangat senang ketika melihat Vania yang memiliki sifat berani....
Lepasin gue cewek murahan,ucap Silsia dengan suara sangat keras....
"Kalau emang gue murahan,bagi gue loo lebih rendah dan murahan daripada gue,ucap Vania sambil mendorong tubuh Silsia jatuh ke lantai...."
Silsia merasa sangat marah dengan Vania....
"Loo pikir Renal bakalan suka apa sama lo hah,ucap Silsia membentak..."
"Mau dia suka sama gue atau enggaknya itu bukan urusan loo,ucap Vania sambil mendorong Silsia lagi..."
"Awas loo ya,ucap Silsia yang segera berdiri dan pergi dari hadapan orang-orang di kantin karna dirinya merasa malu....."
"Setelah Silsia pergi dari kantin Vania segera duduk kembali ke kursinya...."
"Wih gila keren banget loo tadi,ucap Romi...."
"Iyaa Vania gua aja sampe ngap ngap tadi liat loo berdebat sama tu nenek lampir,ucap Andra...."
"Biasa aja,jawab Vania singkat....."
"Loo hebat Vania,ucap Ozian...."
"Calon jodoh gua emang hebat,ucap Renal sambil tersenyum...."
"What,ucap Romi yang terkejut ketika mendengar perkataan Renal barusan...."
"Kenapa loo bilang Vania calon jodoh loo,tanya Ozian....."
"Orang tua gua dan orang tuanya Vania udah jodohin gua sama dia,ucap Renal...."
Ozian merasa was was dengan perkataan Renal barusan.....
"Benar kan sayang,ucap Renal merayu Vania sambil mengedipkan matanya..."
"Apaan sih loo,ucap Vania sambil menatap Renal....."
"Beneran Vania,tanya Andra memastikan...."
"Loo loo pada jangan dengerin omongan orang gila,jawab Vania yang melihat Renal kesal....."
Romi tertawa terbahak bahak saat mendengar Vania mengatakan kalau Renal adalah orang gila....
Ozian terkekeh saat melihat Vania yang mengatakan Renal orang gila....
"Terserah loo deh gue gk mau dijodohin sama loo cowok aneh,ucap Vania...."
"Vania cuma mau di jodohin sama gua iya kan Vania,ucap Ozian dengan gaya semangatnya..."
"Enak aja loo mau ambil calon gua,ucap Renal...."
"Vania gk mau nikah sama loo karna loo dulu selalu nyakitin dia,ucap Ozian terhadap Renal...."
"Dia mau kok,iya kan sayang,tanya Renal sambil tersenyum...."
"Gk mau,jawab Ozian...."
"Dia mau kok,ucap Renal..."
"Udah ah kenapa jadi ribut bahas masalah jodoh sih,ucap Vania kesal...."
Vania melihat bajunya yang sudah kotor dan membuat dirinya tidak nyaman....
"Gue mau pulang,ucap Vania...."
"Loh kenapa,tanya Ozian...."
"Karna gue gk nyaman sama baju gue yang udah kotor,ucap Vania..."
"Yaudah gua anterin yok,ucao Ozian...."
"Gk boleh,ucap Renal yang langsung berdiri sambil memperingatkan Ozian...."
Andra terkekeh ketika melihat Renal yang sangat cemburu.....
"Biar gua aja yang anterin,ucap Renal...."
"Gue bawa mobil,jawab Vania...."
"Yaudah gue pulang dulu ya,ucap Vania...."
Vania berdiri dari tempat duduknya....
Terlihatlah pahanya yang sangat putih dan mulus.....
"Wih cantik banget,ucap Andra...."
"Sangat mulus,ucap Romi....."
"Tutup mata loo berdua,ucap Renal memperingatkan sahabatnya sambil menutupi paha Vania menggunakan telapak tangannya...."
"Loo gila yaa,ucap Vania yang melihat Renal sedang menutupi pahanya dengan telapak tangannya..."
"Mereka liatin paha loo,ucap Renal...."
"Vania menjitak kepala Renal...."
"Auww sakit tau,ucap Renal sambil memegang kepalanya yang terkena jitakan Vania...."
Romi dan Andra tertawa mengejek saat melihat Vania menjitak kepala Renal....
"Mampos loo,ucap Andra mengejek Renal...."
"Kasian,ucap Romi sambil tertawa...."
"Minggir sana gue mau pulang,ucap Vania kesal dengan Renal yang masih berdiri di sampingnya..."
"Iyaa iyaa gua minggir,ucap Renal yang lebih memilih mengalah dari Vania...."
"Gue pulang dulu ya,ucap Vania...."
"Gue anterin ya,ucap Renal lembut...."
"Gk usah gue bisa pulang sendiri,jawab Vania...."
"Yaudah bentar,ucap Renal..."
"Mau ngapain,tanya Vania...."
Renal tidak menjawab pertanyaan Renal,dirinya langsung mengikat jaket di pinggang Vania agar paha Vania tidak terlihat lagi....
Vania terbawa perasaan ketika dirinya mendapatkan perlakuan romantis dari Renal....
Ozian melihat ke arah Vania yang terbawa suasana saat Vania mendapatkan perlakuan romantis dari Renal.....
Sepertinya Vania juga menyukai Renal,batin Ozian didalam hati....
"Yaudah sana pulang,ucap Renal setelah mengikat jaket di pinggang Vania..."
"Iyaa,jawab Vania...."
"Hati-hati yaa Vania,ucap Romi....."
"Iyaa,jawab Vania...."
"Vania segera menuju ke tempat parkiran untuk mengambil mobilnya supaya dirinya bisa segera pulang....."
"Gua gk bisa maksain seseorang buat suka sama gua juga,tapi ketika loo lebih memilih dia dibanding gua so pasti gua bakalan ikhlas terimanya_Ozian Agustin