Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 32



Matanya yang kelelahan membuat dirinya tertidur di kursi rumah sakit sambilan duduk.....


Hari sudah pagi dimana waktu sudah menunjukkan pukul 08:10 pagi....


Renal terbangun dan membukakan matanya yang tidak sengaja ketiduran semalam....


Dirinya terkejut dan segera berdiri sambil mengucek matanya yang terasa sedikit perih akibat menangis semalam....


Renal melihat jam di dinding rumah sakit yang sudah menunjukkan pukul 08:14 pagi....


Sudah boleh sepertinya gua masuk kedalam untuk melihat keadaan Vania,batin Renal di dalam hati...


Renal segera menghampiri perawat yang menjaga sif pagi....


"Sus,saya sudah boleh masuk kedalam untuk bisa melihat keadaan Vania kan,ucap Renal kepada seorang perawat....."


"Iyaaa boleh mas,ucap perawat itu sambil bergegas menghampiri kamarnya Vania supaya dirinya bisa segera membukakan kunci ruangan Vania dirawat......."


Renal masuk kedalam ruangan Vania sambil mendekati ranjang Vania yang terbaring di rumah sakit....


Dirinya tidak tega ketika melihat Vania yang sedang berbaring di rumah sakit...


Apalagi ketika dirinya melihat sangat banyak jahitan di tubuh Vania bahkan kepalanya yang sedang di perban.....


"Kenapa loo harus tolongin gua hah,ucap Renal kepada Vania yang sedang berbaring tak sadarkan diri..."


"Selama ini gua selalu nyakitin loo,kenapa loo bodoh mau nolongin gua,ucap Renal yang kembali menangis...."


"Dasar cewek aneh,gua tambah benci sama loo karna mau ngorbanin nyawa loo sendiri buat gua,ucap Renal sambil meneteskan air matanya..."


"Loo bangun ya,gua mau bilangin makasih dan minta maaf sama loo,ucap Renal kepada Vania yang tak sadarkan diri...."


"Seorang wanita yang baru saja tiba di indonesia memilih untuk segera naik taksi untuk pergi kerumah sakit supaya bisa melihat anaknya yang terbaring di rumah sakit.....


Setibanya di rumah sakit,dirinya segera berlari dan menhampiri seorang perawat untuk bertanya kamar anaknya di mana.....


"Sus,kamar nama pasien Revania Rissa Unaiya di ruang mana ya,tanya Tianti kepada salah satu perawat....."


"Di ruang anggrek kamar 7 ya nyonya,ucap Perawat itu kepada Tianti...."


"Makasih yaaa,ucap Tianti...."


"Nyonya pasti orang tuanya Revania Rissa Unaiya yang terkenal di Amerika karna memiliki perusahaan dimana mana kan,tanya Perawat itu penasaran...."


"Hmmm iyaaa,jawab Tianti sambil tersenyum...."


"Yaudah saya pergi dulu ya,ucap Tianti kepada perawat itu...."


"Iyaa,jawab perawat itu..."


Tianti segera berlari menuju ke ruang anaknya di rawat.....


Dirinya segera masuk ke dalam ruangan anaknya di rawat.....


Tianti melihat seorang pemuda laki-laki yang bersama anaknya di dalam ruangan Vania di rawat.....


Tianti meneteskan air matanya ketika melihat tubuh anaknya yang terbaring lemah di rumah sakit....


Dirinya tidak sanggup ketika melihat sangat banyak jahitan dan perban di tubuh Vania....


"Vania,Vavia,ucap Tianti sambil mendekati anaknya dan memeluk Vania sambil menangis karna tidak tega melihat anaknya yang kesakitan...."


"Maafin mama nak,karna udah ninggalin kamu selama ini,ucap Tianti...."


"Kamu bangun yaaa,mama janji kalau kamu bangun,mama janji bakalan perbaiki semua kesalahan mama,ucap Tianti yang sedang menangis....."


"Anda siapa,tanya Renal kepada Wanita di depannya itu....."


"Saya mamanya Vania,ucap Tianti sambil menangis...."


"Ooo mamanya,ucap Renal..."


"Kamu siapa,tanya Tianti terhadap Renal...."


"Saya temannya Vania tante,jawab Renal..."


"Apakah sudah ada kabar dari dokter tentang keadaan Vania,tanya Tianti...."


"Dokter bilang Vania sudah baik baik saja setelah menjalankan operasinya cuma Vania masih mengalami koma,ucap Renal kepada Tianti....."


"Terima kasih sudah mau menjaga dan menanggung biaya rumah sakit untuk anak saya,ucap Tianti kepada Renal...."


"Bukan saya yang mengurus biaya rumah sakit tante tapi orang tua saja,ucap Renal kepada Tianti....."


"Sama saja,tolong bilangin sama orang tua kamu nanti saya gantikan uang biaya rumah sakitnya ya,ucap Tianti kepada Renal....."


"Tidak usah tante,orang tua saya ikhlas membantu Vania,ucap Renal kepada Tianti...."


"Yaudah kalau begitu,saja mau ke kamar mandi sebentar ya,ucap Tianti kepada Renal...."


"Iyaaa tante,ucap Renal....."


"Rivia baru saja tiba di rumah sakit bersama dengan suaminya,Rivi tidak ikut karna dirinya sedang bersekolah....."


"Renal panggil Rivia yang baru saja tiba di ruangan sambil menghampiri Renal...."


"Iyaaa maa,jawab Renal yang melihat mamanya yang baru saja datang...."


"Kamu baik baik saja kan nak,tanya Rivan kepada anaknya..."


"Renal baik kok pa,ucap Renal bohong...."


"Iniii baju ganti dan nasi buat kamu,ucap mamanya Renal...."


"Iyaaa maa nanti Renal makan,ucap Renal.... "


"Rivia tidak sengaja melihat kearah wanita yang sedang terbaring di ranjang rumah sakit...."


"Renal Renal,ucap Rivia yang terkejut ketika melihat wanita didepannya sambil menepuk pundak anaknya....."


"Ada apa maa,tanya Renal yang melihat mamanya seperti sedang shok....."


"Dia itu wanita yang pernah mama temuin di mall waktu lagi belanja bahkan kami sempat ngobrol,ucap Rivia kepada Renal....."


"Renal terkejut karna tidak menyangka mamanya juga mengenal Vania...."


"Berarti wanita yang mama ceritain waktu makan malam itu berarti dia Vania dong ma,ucap Renal....."


"Iyaaa Renal,dia itu emang Vania tapi mama yang lupa sama namanya waktu itu,ucap Rivia....."


Renal duduk dengan mamanya dan papanya di dalam ruangan Vania......


Dirinya sudah kemarin tidak mandi dan tidak makan,karna sudah tidak tahan lagi dengan bajunya yang sudah bau amis....


Renal segera pergi untuk menganti bajunya dan dirinya juga ingin makan karna dari kemarin dirinya belum makan sama sekali....


"Aku tetap ingin menjaganya sampai dirinya sadar bahwa aku tidak pernah pergi untuk meninggalkannya di saat dirinya tidak bisa melihat dunia_Renaldi Rivan Umay...."