
Vania baru saja siap menghias kueh ulang tahunnya dengan menggunakan coklat batang....
"Gue lupa beliin lilin,ucap Vania sambil menepuk jidatnya .."
Karna belum lengkap tanpa lilin,Vania memilih untuk membelinya.....
Vania melihat jam di dinding nya yang sudah menunjukkan pukul 21:41....
Dirinya segera pergi untuk membeli lilin Alfamart.....
Vania tiba di Alfamart dengan membeli dua pack lilin kecil yang bakalan dirinya letakan di atas kueh ulang tahunnya.....
Vania keluar dari Alfamart setelah dirinya membeli lilin....
Vania menatap ke langit dan melihat bulan sabit yang sangat cantik bentuknya....
Dirinya tersenyum ketika melihat bintang bintang yang berada di sekitaran bulan sabit....
"Sangat cantik,ucap Vania yang sedang menatap langit....."
"Andai besok aku sudah tidak sadar dengan keindahan bulan sabit yang ku lihat malam ini,aku berdoa untuk segera sadar ketika bulan purnama datang_Dear Revania...."
"Bahkan jika aku harus pergi jauh di kemudian hari,aku tetap berharap supaya aku bisa kembali lagi untuk bisa melihat keindahan dunia ini_Dear Revania...."
Renal mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata-rata karna dirinya masih sedikit pusing....
Renal berhenti di samping jalan raya sebentar karna dirinya ingin membeli obat untuk menghilangkan rasa pusingnya itu...
Bukankah itu Vania,batinnya di dalam hati yang melihat kearah wanita yang sedang berada di seberang sana.....
Oh iya itu Vania,batinnya didalam hati....
"Vania,panggil Renal dengan suara yang sangat keras sambil melambaikan tangannya...."
"Vania merasa ada seseorang yang sedang memanggil namanya....."
"Vania melihat ke arah sumber suara...."
"Renal,ucap Vania yang melihat Renal yang melambaikan tangannya...."
"Renal segera menyebrangi jalan raya supaya bisa menghampiri Vania...."
"Vania melihat Renal yang sedang menyebrang jalan....."
"Vania terkejut ketika melihat mobil tronton dibelakangnya Renal....."
"Vania,gua teringat sama loo terus,jadi gua memilih datang dan menghampiri loo duluan,ucap Renal dengan suara sangat keras sambil menyebrang jalan...."
"Awass di belakang loo ada mobil,teriak Vania dengan suara yang sangat keras untuk memperingatkan Renal..."
"Gua gk bisa dengar,ucap Renal sambil teriak....."
"Vania ketakutan ketika melihat mobil tronton yang semakin dekat......"
"Akhirnya Vania memilih berlari untuk bisa menyelamatkan Renal....."
"Renal yang melihat Vania berlari ke arahnya merasa ada yang berbeda.....
"Awass,ucap Vania sambil mendorong tubuh Renal ke samping....."
Dum,kecelakaan telah terjadi di daerah selatan kota tanggerang.....
"Tubuh Vania melayang ke aspal,darah di kepalanya keluar sangat banyak,Vania terbatuk batuk dan mengeluarkan darah yang sangat banyak dari mulutnya.....
Vaniaaa,teriak Renal ketika melihat tubuh Vania yang terdampar di jalan..."
"Renal berlari menghampiri Vania yang sudah tak berdaya....."
Renal manangis dan memeluk tubuh Vania.....
"Vania bangun,loo gk boleh pergi,ucap Renal sambil menggoyangkan tubuh Vania yang sudah tak sadarkan diri....."
Mobil ambulans datang seketika,Renal langsung mengendong tubuh Vania untuk bisa segera dilarikan ke rumah sakit....
Renal juga ikut masuk kedalam mobil ambulans karna dirinya ingin menjaga Vania....
Renal tidak peduli dengan darah di bajunya yang sudah penuh akibat darah yang keluar dari mulutnya Vania karna muntah darah...
Di tengah perjalanan saat Vania dilarikan kerumah sakit Renal berharap untuk bisa segera sampai di rumah sakit....
Renal kembali menangis karna dirinya tidak kuat ketika melihat Vania yang sudah tidak berdaya.....
Setibanya di rumah sakit Vania langsung di larikan ke ruang ICU karna kecelakaan yang terjadi kepada Vania sangat parah.....
"Nama Pasien siapa tanya seorang dokter yang baru saja tiba di ruang ICU...."
"Revania Rissa Unaiya Dok,jawab Renal....."
"Ok,jawab dokter itu sambil memasuki ruang ICU...."
Renal ingin masuk kedalam ruang ICU untuk bisa melihat keadaan Vania lebih lanjut....
"Mas gk boleh masuk,ucap seorang perawat kepada Renal...."
Renal pasrah ketika dirinya tidak dibolehkan masuk kedalam ruang ICU...
Renal memegang kepalanya yang terasa berat....
Kenapa dia harus nolongin gua,kenapa gk gua aja yang mati,ucap Renal yang kembali meneteskan air matanya.....
Selama ini gua selalu nyakitin dia,padahal gua benci banget sama dia,tapi kenapa harus dia yang nolongin gua dari kecelakaan tadi,ucap Renal sambil menghantam dinding,karna sangat benci dengan dirinya sendiri....
Di tengah kemarahannya Renal memilih untuk segera menghubungi kedua orang tuanya dan sahabat sahabatnya.....
Orang tua Renal terkejut ketika mendengar kabar tentang kecelakaan,mereka segera pergi ke rumah sakit untuk menghampiri anaknya.....
Andra dan Romi tidak menyangka bahwa Vania mengalami kecelakaan yang sangat parah.....
Sedangkan Ozian segera memesankan tiket penerbangan tercepat untuk dirinya bisa secepatnya tiba di Indonesia karna setelah mendengar kabar bahwa Vania mengalami kecelakaan Ozian merasa sangat menyesal karna meninggalkan Vania.....
Sedangkan pihak rumah sakit langsung mengabari kabar tentang kecelakaan Vania kepada orang tuanya.....
Karna ketika dokter melihat data pasien atas nama Revania Rissa Unaiya mereka langsung mengetahui kalau Vania adalah salah satu anak kembar dari Tianti Rissa Unaiya yang sangat terkenal di negara Amerika yang memiliki perusahaan di mana mana.....
Tianti terkejut ketika mendengar kabar bahwa anaknya mengalami kecelakaan...."
Dirinya langsung pulang ke Indonesia dengan memesankan tiket pesawat tercepat supaya dirinya bisa segera sampai di Indonesia untuk melihat anaknya yang mengalami kecelakaan....