
Vania baru saja selesai mandi setelah tadi dirinya membereskan rumah.....
Setelah itu dirinya segera memakaikan pakaian....
Vania memakai baju kaos putih polos dan juga celana li pendeknya berwarna biru......
Dirinya juga memilih untuk meleraikan rambutnya saja dulu sebentar karna tadi dirinya baru saja keramas dan rambutnya belum kering....
Vania melihat jam di dinding nya yang sudah menunjukkan pukul 13:40 sudah waktunya bagi Vania untuk memulai membuat kueh.....
Dirinya mengambil bahan bahan kueh yang dua hari lalu dirinya beli yang dirinya simpan di dalam lemari....
Vania mempersiapkan bahan bahan yang dibutuhkan dan meletakkan ke atas meja.....
Tiba-tiba suara ketukan pintu rumahnya terdengar di pendengarannya Vania.....
"Tok tok,permisi ucap seorang wanita yang berada di luar sana...."
"Vania mendengar kembali suara ketukan pintu itu bahwa memang berasal dari depan rumahnya...."
"Siapa ya,batinnya didalam hati....."
Sepertinya seorang wanita,batin Vania di dalam hatinya.....
Karna merasa penasaran Vania segera membukakan pintu rumah....
"Rivi,ucap Vania yang tidak menyangka bahwa Rivi beneran datang ke rumahnya...."
"Hyy kak Rissa,sapa Rivi dengan senyuman khas cantiknya...."
"Ayoo masuk,ucap Vania yang menyuruh Rivi untuk masuk...."
"Kak ayo masuk,ucap Rivi kepada kakaknya yang sedang duduk di kursi di teras rumahnya Vania...."
"Kakak,ucap Vania keherenan...."
"Hyy,ucap Renal yang baru saja memperlihatkan batang hidungnya...."
"Vania menelan ludahnya ketika melihat Renal yang juga datang ke rumahnya...."
"Ayo ayo masuk,ucap Vania yang menyuruh Rivi dan Renal untuk masuk...."
"Duduk dulu ya dek,kakak mau buat minum dulu buat kamu dan Kakak kamu...."
"Iyaaa kak,jawab Rivi...."
"Loo juga duduk dulu,biar gue buatin minum,ucap Vania kepada Renal yang menyuruh Renal untuk duduk...."
"Renal melihat Vania sambil menelan ludahnya...."
Kenapa hari ini dia sangat sexy,batin Renal di dalam hatinya ketika melihat Vania yang memakai celana pendek.....
Kulitnya sangat putih dan sangat mulus,batin Renal di dalam hatinya karna tergoda dengan penampilannya Vania....
Baru pertama kalinya dirinya melihat Vania memakai pakaian seperti itu,biasanya kalau di kampus Vania selalu memakai pakaian tertutup....
Untung dia ke kampus gk pakai pakaian seperti itu,kalau enggak semua cowok udah ileran lihat dia,batin Renal di dalam hatinya....
Pokoknya gk boleh ada lelaki yang melihat dia berpakaian seperti itu,pokoknya gk boleh ada kecuali gue,batin Renal di dalam hatinya....
"Makasih ya kak,ucap Rivi...."
"Iyaa dek sama sama,ucap Vania...."
"Maaf ya,rumah kakak pasti buat kamu gk nyaman,ucap Vania kepada Rivi...."
"Gk papa kok kak,Rivi malahan seneng bisa datang ke rumah kakak,ucap Rivi kepada Vania....."
Renal hanya menyimak percakapan adiknya dengan Vania....
"Oh yaa kak,kapan kita buat kueh ulang tahunnya,karna Rivi datang kesini berniat untuk bisa bantu kakak,Ucap Rivi...."
"Sekarang aja mau,tanya Vania...."
"Boleh kak ayo,jawab Rivi...."
"Kak Renal duduk di sini aja ya,ucap Rivi kepada kakaknya...."
"Iyaa,jawab Renal...."
Vania menyiapkan beberapa butir telur tepu terigu mentega dan bahan lainnya yang dirinya satukan dalam panci untuk dirinya bisa segera mikser....
Sedangkan Rivi memilih untuk memotong coklat batang tipis tipis untuk hiasan kueh ulang tahun....."
Vania merasa kepanasan karna rambutnya yang masih belum sempat diikat...
Renal yang melihat Vania sepertinya sedang kesusahan....
Dirinya segera berdiri untuk mencari sebuah karet,akhirnya Renal menemukan satu karet di sudut kursi rumah Vania....
Renal segera menghampiri Vania....
"Ngapain loo kesini,tanya Vania...."
Renal tidak menjawab pertanyaan Vania dirinya segera memegang rambut Vania untuk bisa mengikatnya....
Pipi Vania sudah sangat berwarna merah,karna tersipu dengan perlakuan Renal barusan...
"Lain kali ikat rambut dulu,ucap Renal...."
"Iyaa makasih,ucap Vania...."
Vania melihat ke arah Renal,dan Renal juga melihat ke arahnya Vania....
Mereka terdiam saat bertatapan....
Rivi yang melihat kakaknya dan kak Rissa,segera mengabdikan momen itu...
Rivi memotret kakaknya dengan kak Rissa yang sedang chinlok....
"Ekhem,ucap Rivi...."
Vania terkejut...
"Udah kali tatapannya ucap Rivi...."
Vania merasa malu dan Renal juga segera kembali ke tempat duduknya....