Dear Revania

Dear Revania
Dear Revania Part 48



Esa dan Melati tidak berani menghampiri Vania mereka masih takut dengan kesalahannya di masa lalu....


Mereka sudah insaf dengan kesalahannya apalagi semenjak Esa dan Melati dekat dengan Romi dan Andra membuat mereka sudah insaf betul-betul....


Karna Romi dan Andra selalu memperingatkan mereka berdua supaya tidak lagi jahat.....


Era mendapatkan hidayah ketika sudah dekat dengan Romi....


Apalagi Melati yang sangat mudah ditaklukkan oleh Andra karna Melati masih memiliki sifat polos dan sangat mudah di atur.....


Melati sudah berperilaku sangat baik sekarang semenjak dirinya selalu mendengar perkataan Andra yang menyuruh dirinya supaya tidak jahat lagi....


Renal dan Vania masih setia menyambut tamu-tamunya sebelum mereka pulang....


Romi dan Andra masih setia berdiri di samping Renal menemani sahabatnya sampai acara selesai nanti....


Andra melihat dua wanita yang sedang berada di meja makan sambil menatap ke arahnya....


Sepertinya itu Melati,batin Andra di dalam hati...


Sebab semalam saat mereka chatingan berdua Melati bilang dirinya bakalan datang ke acara pertunangan Vania dengan Ranal....


"Bentar ya,ucap Andra...."


"Mau kemana loo,tanya Romi...."


"Mau jemput bidadari gua,jawab Andra...."


Andra segera menghampiri Melati yang sedang duduk berdua dengan Era.....


"Melati,panggil Andra...."


"Iyaa,jawab melati yang melihat ke arah orang yang memanggilnya sambil tersenyum....."


"Andra,ucap Melati karna terkejut ketika melihat Andra di depannya...."


"Ke sana yok,ucap Andra mengajak Melati...."


"Kemana,tanya Melati...."


"Ikut aja,ucap Andra....."


"Tapi Era gimana,ucap Melati yang melihat ke arah sahabatnya...."


"Tinggalin aja gue kalau loo udah ada pawangnya,ucap Era menyindir Melati...."


"Ikut juga yok,ucap Melati sambil mengajak Era....."


"Males nanti gue malah jadi nyamuk loo berdua,ucap Era...."


"Loo juga ikut aja yok soalnya di sana juga ada Romi,ucap Andra...."


"Serius loo,tanya Era...."


"Iyaa gua serius,jawab Andra...."


Era segera berdiri dan berjalan dengan semangatnya karna ketika mendengar nama Romi membuat dirinya sangat senang....


Andra yang melihat tingkah Era terkekeh....


Karna dirinya sering mendengar Romi bercerita tentang Era yang bucinnya minta ampun....


Sebab Romi menceritakan tentang Era yang memiliki sifat bar bar yang luar biasa tapi ketika bersama Romi membuat Era bertingkah sangat manja.....


Andra segera menghampiri sahabatnya bareng dengan Melati dan Era....


Romi yang melihat Era terkagum-kagum ketika melihatnya yang menghampiri dirinya....


"Loo sangat cantik,ucap Romi yang melihat wanita yang beberapa minggu ini dekat dengannya...."


"Makasih,ucap Era....."


"Kapan datang,tanya Romi...."


"Dari tadi,jawab Era...."


"Sam bokap sama Melati juga,jawab Era...."


"Melati mana,tanya Romi...."


"Hy Romi,ucap Melati yang baru saja menghampiri bareng dengan Andra...."


Renal menatap sahabatnya heran....


Semenjak kapan mereka dekat dengan sahabat Silsia,batin Renal di dalam hati....


"Kapan loo berdua main cinta cintaan sama sahabat Silsia,tanya Renal karna merasa penasaran...."


"Udah lama,jawab Romi...."


Era segera menghampiri Vania....


Vania maafin gue ya selama ini karna udah jahat sama loo gue mau minta maaf sama loo atas kesalahan yang pernah gue lakuin sama loo,ucap Era sambil menunduk karna dirinya merasa sangat malu dengan kesalahannya....


Maafin gue juga ya Vania karna selama ini gue selalu ngikutin kejahatan Silsia buat jahat sama loo,ucap Melati yang meminta maaf terhadap Vania sambil menunduk...


Vania melihat ke arah mereka berdua....


"Udah gk papa gue udah maafin loo berdua kok,jawab Vania sambil tersenyum...."


"Serius loo udah maafin kita,tanya Era yang mengangkat dagunya..."


"Iyaa gue udah maafin loo berdua,ucap Vania..."


"Maafin gue ya,ucap Melati yang sudah meneteskan air matanya...."


Vania merasa senang dengan kesadaran kesalahan yang pernah mereka perbuat....


"Ayo sini meluk,ucap Vania sambil tersenyum...."


Melati segera memeluk Vania duluan tanpa peduli dengan make up yang sudah dibasahi air matanya....


Era juga memeluk Vania dirinya merasa sangat bersyukur karna Vania mau memaafkan dirinya....


Udah cukup meluknya gue gk bisa bernafas,ucap Vania....


Era dan Melati tersenyum ketika mendengar perkataan Vania.....


"Loo mau berteman kan sama gue dan Melati,ucap Era...."


"Gue mau kok,ucap Vania..."


"Makasih ya,ucap Melati sambil menghapus air matanya...."


"Sama-sama,ucap Vania...."


Andra segera menghampiri Melati untuk menghapus air matanya....


Karna Melati memiliki sifat yang sangat cengeng orangnya sekecil apapun masalahnya dirinya akan tetap menangis bila terbawa suasana.....


Seperti saat Andra membawa Melati jalan jalan minggu lalu ketika melati melihat kucing mati di jalan akibat tertabrak mobil membuat Melati menangis....


Karna hal itulah Andra mengetahui kalau Melati memiliki sifat yang mudah menangis....


"Kamu bertingkah seolah kamu adalah pemberani tapi ketika aku mengenalmu lebih dalam bagiku kamu hanya wanita lemah yang butuh sandaran untuk bisa terus tegar_Andra Fariz....."


Renal yang Melihat sahabat Silsia sudah insaf membuat dirinya sangat bersyukur.....


Tanpa di sadari waktu berlalu begitu saja....


Para tamu-tamu sudah pulang dari tadi....


Keluarga Rivan harsa baru saja pulang bersama dengan Renal dan sahabat sahabatnya juga.....


Setelah semuanya selesai Vania memilih untuk istirahat karna dirinya merasa sangat lelah hari ini....


Vania masuk kedalam kamarnya dan segera berbaring tanpa mengantikan bajunya.....


Bahkan make up nya sama sekali tidak dibersihkan tapi Vania tidak peduli dirinya hanya peduli bisa tidur sekarang....