
Jam sudah menunjukkan pukul 19:00 malam.....
Vania duduk di kamarnya sambil melihat handphonenya yang terus berbunyi....
Kenapa harus terus menelpon dalam keadaan yang seperti ini,batin Vania di dalam hati sambil melihat panggilan dari Renal......
Karna merasa tidak tega dengan tidak mengangkat panggilan dari Renal Vania memilih untuk mematikan handphonenya....
Dirinya segera bergegas untuk siap siap karna sebentar lagi dirinya mau pegi ke suatu tempat....
Vania hanya memakai pelembab di bibirnya rambutnya yang sudah sama seperti dulu lagi dengan gaya rambut lurus cuma berwarna coklat saja....
Dirinya tidak mengubah warna rambutnya lagi.....
Karna alasan Vania juga menyukai warna rambutnya yang berwarna kecoklatan.....
Setelah siap-siap Vania segera menuju lacinya menyimpan sesuatu....
"Gue harus menyimpannya sebentar suatu saat gue bakalan mengambilnya kembali,ucap Vania sambil menyimpan cincin tunangannya di laci....."
Setelah menyimpan cincin tunangannya Vania mengambil tasnya dan keluar dari kamarnya.....
"Kamu mau kemana sayang,tanya Tianti yang melihat Vania sudah siap rapi...."
"Vania mau keluar sebentar ma,jawab Tianti....."
"Sama siapa,tanya Tianti...."
"Sendiri maa,jawab Vania...."
"Yaudah hati hati ya,ucap Tianti...."
"Iyaa baik ma,jawab Vania...."
Vania segera menuju ke garasi untuk mengambil mobilnya.....
Vania melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata....
Dirinya berencana untuk menuju ke tempat kejadian dirinya kecelakaan....
Sesampai di tempat kejadian dirinya kecelakaan Vania termenung sambil membayangkan kejadian waktu lalu....
Vania menangis karna merasa sedih ketika mengingat kembali kejadian waktu itu....
Kenapa gue harus koma di waktu gue ulang tahun,batin Vania sambil menangis....
Orang-orang menatap Vania keheranan....
Mengapa wanita itu menangis apakah dia di tinggalkan oleh kekasihnya....
Begitulah tanggapan orang-orang yang melihat Vania menangis di samping jalan raya.....
Dirinya segera menghapus air matanya yang dari tadi keluar.....
Vania menatap ke arah langit yang di sana terdapat bulan purnama yang sangat indah cahayanya dan di kelilingi oleh ribuan bintang bintang.....
Sungguh indah,batin Vania di dalam hatinya.....
"Dan akhirnya Tuhan mengabulkan doa ku,terimakasih Tuhan karna masih mau memberikan peluang hidup untuk ku_Dear Revania....."
"Aku merasa bahagia ketika aku bisa kembali tersadar dan bisa mengingat semua perihal yang pernah ku lupakan_Dear Revania....."
Vania kembali masuk ke dalam mobilnya untuk menuju rumah lamanya.....
Dirinya menempatkan mobilnya di lorong rumahnya.....
Vania berjalan kaki di lorong rumah nya karna mobil tidak muat untuk melewati lorong kecil di rumahnya dulu....
Orang-orang yang sedang duduk santai di rumahnya melihat Vania sambil memberikan senyuman kepadanya.....
"Vania mampir dulu,ucap seorang ibu-ibu yang melihat Vania datang ke rumah lamanya....."
"Saya mau ke rumah saya dulu ya mbak nanti saya mampir,ucap Vania sambil tersenyum...."
"Oh baiklah nanti kamu mampir ya,ucap Ibu itu...."
"Iyaa mbak,jawab Vania ramah...."
Vania menatap rumah lamanya dengan perasaan penuh prihatin....
Disini dulu gue tinggal dan disini juga gue punya segala kenangan yang penuh sejarah,batin Vania sambil memandang rumah lamanya.....
Vania ingin masuk kedalam rumah lamanya dulu tapi sayang pemiliknya sedang tidak ada....
Karna rumah lamanya ini sudah mamanya sumbangin untuk orang membutuhkan.....
Karna tidak ada orang dirumah lamanya Vania segera pergi ke rumah tetangga yang tadi menyuruhnya untuk mampir....
Setibanya di sana Vania di sambut dengan sangat baik....
Sebab seluruh ibu-ibu di lorong rumahnya tinggal dulu sangat suka dengan Vania....
Karna bagi mereka Vania adalah wanita baik dan ramah.....
Vania berbicara dengan ibu-ibu sambil tertawa tawa karna mereka membahas pengalaman satu sama lain....
Vania tertawa ngakak tanpa peduli dimana dirinya sekarang berada....
"Ternyata benar ya apa yang dikatakan orang-orang kalau kebahagiaan itu memang berasal dari hal hal sederhana sehingga menjadi sebuah kebahagiaan yang paling sempurna_Dear Revania....."
Malam ini dirinya sangat senang karna bisa berkumpul dengan tetangganya dulu....
"Mbak saya pulang dulu ya,ucap Vania sambil memegang perutnya yang sakit akibat tertawa...."
"Kamu mau pulang sekarang,tanya ibu-ibu itu...."
"Iyaa mbak karna saya harus pergi ke suatu tempat lagi,jawab Vania....."
"Yaudah kalau gitu kamu pulang aja dulu ya lain kali datang lagi ke sini,ucap ibu-ibu itu...."
Vania tersenyum ke arah ibu-ibu itu karna dirinya merasa sangat senang di perlakukan baik oleh orang lain.....
"Mbak yang harus datang sesekali ke rumah baru saya kapan kapan,ucap Vania yang menyuruh tetangga itu untuk datang ke rumah barunya...."
"Iyaa baik Vania lain kali saya akan ke rumah baru kamu,ucap ibu-ibu itu...."
"Pokoknya harus datang,ucap Vania sambil mengancam...."
"Iya iya Vania nanti saya datang,ucap ibu-ibu itu sambil tersenyum....."
"Yaudah saya pulang dulu ya,ucap Vania...."
"Iyaa hati-hati ya,ucap ibu-ibu itu....."
"Iyaa baik,jawab Vania....."
Vania segera berjalan kaki untuk mengambil mobilnya yang tadi dirinya tempatkan di lorong....
Setelah sampai di mobilnya Vania segera melajukan mobilnya untuk pergi ke kafe titik hangat yang dulu dirinya pernah bekerja ke sana....
Setibanya di sana Vania langsung masuk ke dalam cafe....
"Vania,panggil seorang lelaki yang melihat wanita yang dulu dirinya cinta...."
"Kak Zilvin,ucap Vania yang terkejut ketika melihat mantan bosnya dulu...."
"Zilvin segera menghampiri Vania....."
"Kamu apa kabar,tanya Zilvin...."
"Vania baik-baik saja kok kak,jawab Vania...."
"Ayo duduk dulu,ucap Zilvin sambil menyuruh Vania untuk duduk...."
"Iyaa baik kak,jawab Vania...."
Zilvin segera menyuruh pelayan untuk membawakan minuman dan makanan untuk dirinya dan Vania.....
"Kakak kapan tiba di indonesia,tanya Vania...."
"Udah seminggu lalu,jawab Zilvin...."
"Terus kapan mau balik lagi ke Eropa,tanya Vania...."
"Besok atau lusa sepertinya,jawab Zilvin...."
"Ozian bilang kamu kecelakaan waktu itu dan mengalami amnesia ya,tanya Zilvin..."
"Iyaa kak,jawab Vania...."
"Maafin kakak ya,karna udah tinggalin kamu waktu itu,ucap Zilvin meminta maaf karna dirinya merasa bersalah kepada Vania...."
"Kakak gk usah minta maaf karna kakak gk pernah salah apapun sama Vania,ucap Vania....."
"Makasih ya karna kamu selalu baik sama kakak,ucap Zilvin...."
"Sama-sama kak,jawab Vania...."
"Oh ya kok kamu ingat sama kakak bukannya kamu hilang ingatan,ucap Zilvin keherenan..."
"Vania udah sembuh dan ingatan Vania udah kembali,ucap Vania...."
Zilvin tersenyum ke arah Vania karna dirinya merasa sangat bersyukur sebab Vania sudah sembuh total.....
"Oh ya kenapa kamu gk lagi kerja di sini,tanya Zilvin..."
"Waktu itu Vania koma di rumah sakit lalu mama datang ke sini untuk mengundurkan Vania supaya tidak bekerja lagi disini,ucap Vania..."
"Oo begitu ceritanya,ucap Zilvin setelah mendengar alasan Vania...."
"Iyaa kak,jawab Vania...."
Minuman dan makanan datang ke meja mereka...
Vania meminum sedikit air yang di bawakan pelayan untuk menghargai Zilvin walaupun tadi dirinya sudah minum di rumah tetangganya...
Seseorang menatap mereka keheranan...
Apakah dia sudah sembuh,batinnya di dalam hati....
"Yaudah kak Vania pulang dulu ya soalnya udah telat ni,ucap Vania sambil melihat arloji di tangannya yang sudah menunjukkan pukul 22:01 malam...."
"Iyaa hati-hati ya,ucap Zilvin...."
"Hmm iya kak,jawab Vania....."
Vania baru saja tiba dirumahnya....
Dirinya segera masuk kedalam setelah menyimpan mobil di garasi nya....
Dirinya segera masuk kedalam kamar untuk bisa segera tidur karna besok dirinya harus pergi kuliah lebih awal.....