Ceyelyna Transmigrator

Ceyelyna Transmigrator
part 19



Seminggu berlalu, kini kekaisaran sedang mengadakan hari kelahiran putri sulung mereka yaitu Lieu


Seluruh warga kekaisaran sibuk sekali.


Kecuali yang berulang tahun kini ia masih tertidur dibalik selimutnya


Brak


"CEYE BANGUNLAH" An berteriak dengan kencang, namun ceyelyna masih tidak bergerak dari tidurnya


An menghela nafas pasrah ah ia memikirkan beberapa cara di pikirannya


An menarik kaki ceyelyna, walau itu tidak sopan tapi ia tidak peduli toh


Gadis itu pasti tidak akan marah


Dan


Bruk


Ceyelyna terjatuh dari ranjangnya


"Aih An apa yang kau lakukan"


"Ceye kau harus bersiap" An menatap dengan datar, sedangkan ceyelyna hanya mendengar dengan acuh tak acuh


"Yaya aku malas sekali"


"Tidak kau harus bersiap" An menarik narik tangan ceyelyna untuk segera berdiri, sedangkan ceyelyna hanya diam saja jujur ia sedang tidak mood semenjak lelaki itu pergi


"Ayolah ceye" An memasang wajah memelas itu membuat ceyelyna tersentuh


"Ah baiklah bantu aku cepat"


"Baik ceye" ceyelyna berkata dengan semangat ia mulai menyiapkan semua kebutuhan ceyelyna


"Salam putri Lieu" ceyelyna melirik kearah pintu kediamannya ia melihat ada 5 dayang yang berdiri didepan pintu kamarnya


"Ada apa", ceyelyna berkata dengan tegas


"Putri kami dayang waktu itu yang dikirim oleh kaisar kami akan membantu dayang An untuk bersiap" ceyelyna hanya mengangguk, ia pun mulai bersiap


Proses periasan


Ceyelyna menatap dirinya di cermin ah ia sangat cantik sekali,walau cermin tersebut tidak terlalu jelas menampilkan wajahnya namun ia tau bahwa wajahnya cantik


"Putri ingin seperti apa rambutmu"


"Sederhana saja berikan sedikit saja hiasan, berikan bedak tipis dan pemerah bibir saja"


"Baik putri" salah satu dayang mulai mengehias wajah ceyelyna dan beberapa yang lain menyiapkan keperluan ceyelyna


Ceyelyna telah selesai ia menggunakan hanfu berwarna biru dengan gradasi hijau dan putih kira kira seperti gambar ya author gak bisa ngedeskripsi innya


...



...


Sumber by pinterest


"Putri anda sangat cantik" semua dayang terpaku mereka memuji kecantikan putri mereka


"Pangeran mahkota Qiang memasuki ruangan" tampak pangeran mahkota Qiang memasuki kamar milik ceyelyna, ia sangat tampan dengan baju khas pangeran mahkota


"Meimei kau sungguh cantik" pangeran Qiang terpaku ia sungguh memuji kecantikan sang adik


"Terimakasih Gege" ceyelyna menghampiri sang kakak


"Ah Meimei aku kesini untuk menjemput mu" ceyelyna mengangguk ia menghampiri sang kakak, mereka pun berjalan beriringan


Sampailah mereka didepan pintu aula kekaisaran


Sang Kasim mengumumkan kedatangan mereka berdua


Aku harap kau disini


Ceyelyna sangat berharap bahwa Jung akan hadir di hari spesial nya ini ya walau ini bukan benar benar hari kelahirannya tapi ini sangat istimewa bagi pemilik tubuh ini sebelumnya


"Pangeran mahkota Qiang dan putri Lieu memasuki ruangan" perkataan Langtang sang Kasim membuat seluruh tamu kekaisaran menatap kearah ceyelyna dan pangeran Qiang


"Ah putri Lieu sangat cantik"


"Tidak seperti yang dirumorkan"


"Dia seperti bidadari saja"


"Argh pangeran Qiang sangat tampan"


LiuPOV on


Ah sial sekali


Lelaki itu sungguh tampan sekali


Dan tatapan para nona nona itu seperti serigala lapar saja


Hei aku tahu kekasihku sangat tampan tapi kalian tidak boleh menatap nya seperti itu


Ingin sekali aku melemparkan makanan kewajah mereka


Dan aih adik ipar ku sangat cantik sekali ah sungguh aku kalah sekali


Hah sudahlah


Liu POV off


Ceyelyna mengedarkan pandangannya


"Dia tidak ada, hah sudahlah ceyelyna apa yang kau harapkan dari seorang lelaki pemberi harapan seperti dirinya"


Ceyelyna menarik napasnya ia melihat ayahnya tersenyum bahagia diatas singgasana miliknya


Ceyelyna dan pangeran Qiang duduk dimasing-masing tempat mereka


Seluruh tamu undangan memberikan hadiah kepada ceyelyna


"Salam kaisar pangeran dan putri,saya adalah pangeran Jian" sang kaisar membalas salam lelaki tersebut begitu juga pangeran Qiang dan ceyelyna


"Ah putri Lieu saya membawakan hadiah untuk anda" lelaki itu tersenyum kearah ceyelyna, sedangkan ceyelyna hanya membalas dengan tipis


"Terimakasih pangeran Jian"


"Sama sama putri" lelaki itu menunduk hormat ia segera pergi, ceyelyna menatap kepergian lelaki tersebut ah ia merasa tidak terlalu menyukai nya hentahlah padahal ia tampan ah tapi lebih tampan Jung nya.


Sampailah


Sang kaisar berdiri


"Baiklah pada hari berbahagia ini aku akan mengumumkan beberapa hal untuk rakyat ku sekalian" sang kaisar mengambil sebuah lembaran ia membuka nya


"Hari ini aku akan memberikan sebuah pernikahan untuk putraku pangeran Qiang dengan putri pertama jendral kekaisaran Nona liu" mendengar perkataan sang kaisar seluruh aula penuh riuh tepuk tangan, tidak dengan ceyelyna ia masih terkejut tunggu apa kata nya tadi nona liu


Ceyelyna mencoba mengingat dan ah Liu gadis yang ceria namun tangguh ah ceyelyna mengingatnya gadis yang mengajaknya berteman


Ceyelyna menatap Liu yang kini berdiri berdampingan dengan pangeran Qiang


Ah jika mereka akan menikah tentu saja ceyelyna akan merestui nya


Liu tidak seperti nona pada umumnya Liu hampir mirip seperti diri cuman dirinya lebih cantik pintar rajin menabung dan tidak sombong


Ceyelyna menatap mereka berdua


Ia tersenyum manis kearah sejoli tersebut


"Dan satu lagi" ceyelyna menatap sang ayah apa yang ingin ia bicarakan lagi


"Aku akan mengumumkan pertunangan putriku Lieu dengan Kaisar Jung"


Deg


Riuh tepuk tangan menggema, namun ceyelyna tidak menghiraukan ia masih mencerna apa yang dikatakan


Oleh sang ayah


Apa tadi pertunangan ia akan bertunangan dengan lelaki itu


Memikirkan nya saja membuatnya bahagia namun ia ingin sekali marah bagaimana mereka mengadakan pertunangan tanpa persetujuan dirinya ah ini pasti ulah lelaki tersebut


"Hei mengapa kau melamun" ceyelyna menatap lelaki yang didepannya ternyata... Dia Jung


Bugh


Ceyelyna meninju wajah tampan Jung


Para tamu menjadi tegang mereka tahu bahwa kaisar itu sangat mengerikan


Jung hanya menyeringai


Ia menarik tangan ceyelyna dan segera berteleportasi


Pangeran Qiang yang merasakan ketegangan tersebut mencoba mencairkannya


"Baiklah mari kita memulai jamuannya"


"Berbahagialah Jung aku akan merebut gadis mu"