Ceyelyna Transmigrator

Ceyelyna Transmigrator
part 11



"Ada apa dengan badanku kenapa gatal sekali"


"Argh ibu kenapa badanku seperti ini"


"Ibu pun tidak tahu ini sangat gatal"


"Pelayan panggil kan tabib" salah satu pelayan lari tergesa gesa memanggil tabib


Sedangkan ceyelyna


Hah!


Aku memang pergi


Dan disinilah aku terjebak hentah dimana


Sendiri tak ada teman yang saling mengerti


Keluarga yang tidak peduli


Tak ada cinta


Tak ada kasih sayang


Hah!


Hanya aku sendiri


Kesepian tanpa siapapun


Hah!


Han-


"Pangeran mahkota Qiang memasuki ruangan"


Tak


Ceyelyna menutup buku nya, ia menatap sang kakak yang berjalan kearahnya


"Salam pangeran mahkota Qiang"


"Santai saja mei mei aku ini Gege mu"


"Ya gege" ceyelyna tersenyum tipis, sedangkan pangeran Qiang ia menatap intens sang adik hentahlah apa yang ia pikirkan


"Ada apa Gege kemari" ceyelyna memberi isyarat kepada pangeran Qiang untuk duduk


"Ah begini aku ingin mengajak mu menjenguk permaisuri dan putri kiew" ceyelyna mengerutkan kening ia heran kenapa pangeran Qiang mengajak mengunjungi permaisuri gila itu


"Ada apa Gege tidak biasa nya kau ingin mengunjungi mereka"


"Permaisuri sedang sakit"


"Hah" mulut ceyelyna terbuka lebar, hal itu membuat pangeran Qiang terkekeh geli


"Sudahlah ayo ikut aku"


"Baiklah, An ayo ikut aku" An yang sedari tadi diam menyimak percakapan mereka berdua akhirnya mengangguk


"Baik cey- ah maksud ku putri"


" Pangeran mahkota Qiang dan putri Lieu memasuki ruangan" nampak permaisuri ming tengah terbaring lemah dan kulit nya yang dipenuhi bintik bintik merah


"Ini sangat gatal" permaisuri ming terus menggaruk badannya yang terasa gatal dan panas


pangeran mahkota Qiang melirik permaisuri sebenarnya ia tidak berniat menjenguk permaisuri ming, namun ini karna titah kaisar sendiri


"Tabib jelaskan" pangeran Qiang berkata dengan dingin


"Menjawab yang mulia seperti nya permaisuri terkena alergi tapi hamba tidak tahu apa penyebab nya" pangeran Qiang mengangguk


"Berikan permaisuri ramuan untuk mengurangi rasa gatal nya"


"Baik pangeran"


Ceyelyna melihat sang permaisuri terbaring ia bersorak dalam hati


"Masih mau bermain lagi dengan ceyelyna hihi"


"Ah kemana putri kiew"


"Menjawab putri, putri kiew sedang berada dikediaman miliknya dan ia mengalami hal sama seperti permaisuri ming" ceyelyna mengangguk


"Apa penyakit ini menular aku sangat khawatir jika itu menular"ceyelyna memasang wajah  pura pura ketakutan sedangkan permaisuri ming menatap geram ceyelyna


"Saya belum tau putri tapi secepatnya akan saya selidiki"


"Begitu aku percayakan kepada dirimu tabib, kau tau kan jika penyakit ini menular akan sangat berbahaya ah aku khawatir nanti permaisuri dan adikku kiew akan diasingkan oleh kaisar" ceyelyna menatap permaisuri ming yang sedari tadi melotot kearahnya, ceyelyna tersenyum manis kearah permaisuri ming.


"Baiklah permaisuri ming saya pamit, saya akan melaporkan ini kepada kaisar" pangeran Qiang menatap sang adik memberi syarat untuk pergi


"Cepat sembuh permaisuri" ceyelyna segera pergi mengikuti pangeran mah kota Qiang


"Gege aku pamit"


"Ya terimakasih telah mengantarkan ku" ceyelyna tersenyum manis, pangeran Qiang tertegun


"Aku baru menyadari ternyata selama ini adikku begitu cantik"


"Gege"


"Gege"


"Ah maaf"


"Kau melamun"


"Maafkan aku tugas istana begitu banyak"


"Ah begitu, jangan pantang menyerah Gege tetaplah semangat" ceyelyna mengepalkan tangan nya dan mengangkatnya keudara


"Ya terimakasih Meimei"


"Baiklah Gege aku harus pergi"


"Ya" ceyelyna memberi isyarat kepada An agar bergegas pergi


Pangeran Qiang menatap kepergian sang adik ia tersenyum misterius