Ceyelyna Transmigrator

Ceyelyna Transmigrator
part 16



"Ceye apa tidak masalah kita tinggal disini"


"Tak apa 'orang itu' sangat baik" mungkin ceyelyna tidak melanjutkan kata kata nya


"Ah baik ceye"


"Kemana adikmu Ho"


"Ah nona ia sedang makan dikamarku"


"Ah begitu" ceyelyna teringat percakapan diri nya dengan laki laki bertopeng itu ah mungkin pemimpin kekaisaran ini, ia meminta syarat ceyelyna berharap bahwa syarat itu tidak aneh aneh, ceyelyna teringat bahwa laki laki itu memiliki element petir seperti dirinya mungkin ceyelyna akan meminta mengajari nya nanti




"Yang mulia apa anda sudah menyiapkan rencana untuk membebaskan kutukan itu"



"Aku sudah memilikinya" laki laki itu menyeringai dibalik topengnya



~~~~~~~~~~~~kediaman permaisuri ming~~~~~~~~



"Kemana pelayan rendahan itu"



"Permaisuri sepertinya pelayan itu kabur"



"APA! Cepat cari dia dan keluarganya" permaisuri ming mengepalkan tangannya, ia yakin jika An tidak terlalu jauh



"AKAN KU BUNUH KAU RENDAHAN" permaisuri ming mengubrak abrik kamarnya ia sangat marah sekali



"Aku sudah senang anak itu pergi dan sekarang pelayan itu pergi argh"



~~~~~~~~~~~~pangeran mahkota Qiang~~~~~~~~



"Pangeran tuan putri Lieu belum ditemukan" laki laki itu menatap seorang lelaki didepannya



"Aku tak peduli" laki laki itu meminum anggur yang ada ditangannya


Tapi ia sangat mirip sekali dengan ibunda yang



~~~~~~~~~~~~~~Kaisar wei~~~~~~~~~~



"Kasim apa selama ini aku terlalu mengabaikan dirinya"



"Aku selalu menutup mata ketika permaisuri ming menyiksa nya, padahal Bao yu mempercayai ku untuk menjaga nya, tapi aku mengabaikannya aku menyesal" laki laki itu memijit pelipisnya ia menyesal telah mengabaikan putri nya itu



"Jika ia kembali aku ingin memperbaiki semua nya aku ingin, aku akan menghukum permaisuri ming serta anaknya kiew, karna mereka selalu berbuat kasar dengan Lieu putriku aku berjanji" laki laki itu berkata dengan tegas namun dari tatapannya menandakan kesedihan yang mendalam.



Kasim tersebut menatap sang kaisar



Akhirnya yang mulia menyesal aku harap kau menepati janjimu yang mulia



Jangan pernah menyia-nyiakan seseorang karna jika ia pergi kau akan merasa kehilangan nantinya



Bagaimana persiapan malam nanti"



"Sudah selesai yang mulia, semua nya sudah siap"



"Bagus"



~~~~~~~~~~~lain tempat~~~~~~~~~~~~~



"Apa sudah ada tanda tanda tentang putri ku"



"Mohon maaf yang mulia kaisar putri Lieu belum kembali" laki laki itu mengepalkan tangan


Maafkan aku Lian aku telah gagal menjaga putri kita, aku terlalu dibutakan oleh kebencian terhadap dirinya



"Kasim masukan permaisuri ming dan anaknya kedalam penjara dia telah banyak menindas putri Lieu"



"Baik yang mulia" Kasim itu mengangguk dan segera pergi


Akhirnya kau sadar yang mulia Kasim tersebut mengundurkan diri dan pergi untuk menghukum selir Ming



Brak



"SELIR MING ANDA DITANGKAP ATAS KEJAHATAN TERHADAP PUTRI LIEU"



"APA MAKSUDMU" permaisuri ming melempar cangkir yang berada dilengannya, ia ingin menggunakan element tapi telah dihadang oleh kaisar Wei



"Kau ditangkap, aku baru sadar selama ini kau hanya mengingkan harta dan tahta saja cih aku menyesal menikahimu" kaisar Wei memberi isyarat kearah prajuritnya agar segera membawa permaisuri ming serta putrinya kiew



"Hahaha kau begitu bodoh, kau terlalu dibutakan ketika anakmu pergi kau baru menyesal kemana saja kau selama ini hah, hahaha aku senang menindasnya melihat wajahnya terlukanya mengingatkanku akan Lian gadis lugu itu sungg-"



"CUKUP PRAJURIT HUKUM DAN CAMBUK DIA, AKU AKAN MENENTUKAN APA HUKUMAN UNTUK WANITA INI"



"KAU, LEPASKAN AKU"



"AYAH LEPASKAN KIEW AYAH" kaisar Wei hanya diam ia segera pergi meninggalkan kediaman permaisuri ming



~~~~~~~~~~~malam hari~~~~~~~~~~~~~



Clek



"Ceye anda harus bersiap sebentar lagi akan dimulai"



"Apa maksudmu"



" Ceye apa kau tidak tahu yang mulia berkata ini bagian dari syarat" ceyelyna teringat akan syarat mereka berdua argh semoga saja laki laki itu tidak meminta aneh aneh ceyelyna bergidik ngeri jika laki laki itu meminta aneh aneh ia akan menendang aset milik laki laki itu



"Baiklah bantu aku bersiap"



"Baik ceye"




"Ceye kau sungguh cantik sekali"



"Terimakasih"



Toktok



"Nona Lieu diperintahkan menghadap kaisar" ceyelyna segera keluar ia mengikuti arah sang Kasim mereka berjalan kearah taman ah lebih tepatnya mungkin hutan



"Kasim kenapa kau mengajakku kehutan"



"Yang mulia kaisar yang memerintah kan Nona"



"Ah begitu" ceyelyna mengedarkan pandangan ah ia ingat malam ini adalah bulan purnama hah ia teringat akan kekaisaran ayahnya ya walau mereka sangat jahat tapi ceyelyna tidak pernah membenci mereka terkecuali selir dan anaknya yang sangat ingin ceyelyna telan



"Kita sampai nona" ceyelyna menatap laki laki yang sedang membelakangi dirinya ah ia menggunakan hanfu hitam yang setiap sisi nya dilapisi emas



Buset baju nya aja ada emasnya



Ceyelyna berdecak kagum ia berjalan santai menghampiri laki laki tersebut



"Hei kau sedang apa" baru saja ceyelyna ingin menoel tetapi lengannya sudah ditangkap oleh laki laki itu, mereka berdua saling bertatap



Laki laki itu menarik topeng nya dan membuangnya secara asal



Ceyelyna mematung ia menatap wajah lelaki didepannya



Bagaimana



Wajahnya



Buku itu benar wajah lelaki itu buruk rupa



"Apa kau takut dengan ku" laki laki itu berkata dengan mengejek, ceyelyna menggeleng



"Aku tidak takut denganmu" ceyelyna berkata dengan datar ya walau sebenarnya ia sedikit ngeri



"Apa kau serius" laki laki itu mendekatkan wajahnya ke arah ceyelyna



"Aku serius"



"Kau harus menuruti syaratku"



"Apa syarat nya"



"Kau harus menciumku"



"Hah" seketika pikiran ceyelyna blank apa ini seperti cerita dongeng saja beautiful and the beast aih apa aku harus mengiakannya



"Apa kau tidak mau" sebenarnya laki laki itu tau apa yang dipikirkan oleh ceyelyna



"Jika kau tidak mau aku bisa membongkar rahasia mu aku tahu kau bukan putri Lieu asli kau adalah ceyelyna gadis yang berasal dari masa depan, gadis yang tidak pernah disay-"



Plak



Perkataan laki laki itu terhenti ceyelyna menamparnya



"CUKUP AKU AKAN MENURUTI SYARATMU, ASAL KAU TAHU KAU INGIN MELEPAS KUTUKAN INI DEMI GADISMU KAN IA TIDAK MENERIMAMU YANG BURUK RUPA INI HAHAHA JIKA IA CINTA IA TIDAK AKAN MEMANDANG FISIKMU IA AKAN MENERIMA KEKURANGANMU IA AKAN BERSYUKUR AKAN KEKURANGAN DIRIMU. HAHA KAU DIBUTAKAN OLEH CINTA" ceyelyna berteriak ia muak sekali dengan laki laki didepannya ini



"Orang yang ku temui ia hanya berpura pura berbuat baik dan memiliki maksud lain aku sangat kecewa, aku ingin pergi saja namun karna ini janji ku aku akan membalaskan dendam putri Lieu"


Laki laki itu terdiam dia baru kali ini dibentak oleh seorang wanita, namun semua yang dikatakan gadis itu benar sekali jika Yang gadis yang ia cintai mencintai dirinya ia tidak akan memandang fisiknya



"Hah sudahlah"



Cup



Ceyelyna mengecup bibir laki laki tersebut, ceyelyna ingin melepaskannya namun ditahan oleh laki laki tersebut



Mereka berdua larut dalam kemesraan



Cahaya terang menyinari wajah laki laki tersebut



Ceyelyna berusaha untuk melepaskan diri, akhirnya terlepas, ia menatap laki laki didepannya



Tampan



DIA SANGAT TAMPAN



kutukannya telah lepas



Laki-laki itu menatap gadis didepannya yang perlahan lahan menghilang



"Kau akan pergi"



"Aku akan pergi mungkin tugasku sudah selesai" ceyelyna menghilang laki laki itu menarik tangan ceyelyna namun tetap saja ceyelyna menghilang



"Maafkan aku maafkan" laki laki itu terduduk ceyelyna hanya tersenyum kecut



"Sudahlah tak perlu dipikirkan aku pamit sampai nanti" perlahan lahan tubuh ceyelyna menghilang



"TIDAK"