Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Episode 7 "King Demon Spirit, Danger Quest, Die"



Seketika kegelapan memenuhi Tempat itu layaknya sebuah bayangan yang memenuhi suatu Ruang


"berhati hatilah kalian semua!!!" ucap Glay yang lalu mengeluarkan Apinya untuk menerangi tempat itu


"apa ini Kizue?!!" tanya Glay terheran heran


"aku sendiri tidak tahu, Sensei" jawab Kizue dengan rasa takjub tapi merinding


"Magic: Holy Water" rapalan Sihir Glay-Sensei


"percuma saja" ucap Spirit The King Of All Demon sambil tertawa


"Kekuatan yang mengerikan ini! bahkan mampu melawan sihir suciku" ucap Glay dalam Hati


"hei Siapa namamu?" tanya Spirit The King Of All Demon


"K-k-Kizue" ucap Kizue dengan rasa gugup


"Kamu mau menjadikanku bawahanmu?!" ucap Spirit The King Of All Demon dengan nada lantang


"a-aku harus berani" ucap Kizue dalam hati


"APA ITU TIDAK BOLEH?!!!" ucap Kizue dengan lantang


"oohh berani juga kamu ya" ucap Spirit The King Of All Demon


"Dark Magic: Summon 1 Ancient Demon"


Seketika ruang yang mereka tempati sekarang menjadi sangat gelap dan ruang itu menolak Cahaya


"Baik, Tuan" ucap Inferno Acient Demon


"berduel lah dengan orang bernama Kizue" ucap Spirit The King Of All Demon


"baiklah" ucap Inferno Acient Demon


"Dark Magic: Void Rooom" rapalan Mantra Spirit The King Of All


seketika Kizue dan Inferno Acient Demon terteleportasikan ke sebuah ruangan yang tidak ada isinya sama sekali itu seperti ruangan hampa, teman teman Kizue sendiri berada diatas mereka dan menonton pertandingan


"dimana ini?!!" ucap semua orang dengan panik


"lihatlah kebawahmu" jawab Spirit The King Of All Demon


mereka pun melihat kebawah dengan serentak


"kalian akan menjadi saksi apakah Kizue cocok untuk menjadi Tuanku" ucap Roh The King Of All Demon


"Duel dimulai"


"perlihatkan bukti bahwa kamu cocok untuk menjadi Tuan dari Tuanku" ucap Inferno Acient Demon


"huh, baiklah" ucap Kizue


"dia mengeluarkan Roh mengerikan ini?!!"


"Dark Magic:Hell Sword"


"Skill: Pedang Dewa Cahaya"


"Dark Magic Slash: Tebasan Kegelapan Type 1"


Seketika beberapa anak diatas pun pingsan karna mentalnya tak kuat dan tebasan itu pun menyebabkan hancurnya waktu di Void Room yang membuat orang orang yang tak pingsan menjadi tak bergerak hanya Vera saja yang bergerak


"K-Kizue!!!" ucap Vera meneriaki Kizue


Saat Kizue hendak tertebas oleh serangan Dark Magic Slash, Kizue pun berhasil keluar dari waktu alias sekarang Kizue tak terikat oleh waktu dan Kizue sendiri menahan serangan Dark Magic Slash dengan pedangnya


"luar biasa, memang tak mengecewakan!" ucap Inferno Acient Demon


"Hampir saja" ucap Kizue dalam hati


"Dark Magic: 100× Peningkatan Skill" rapalan Inferno Acient Demon


"jagalah pertahananmu" ucap Inferno Acient Demon


dengan kecepatan yang luar biasa Inferno Acient Demon pun menyerang Kizue secara Bertahap dari kaki, tangan


"Aahhh" teriak Kizue ketika tangan kirinya ditebas


"Ahh" teriak kedua Kizue dan itu saat kaki kirinya ditebas


"sudah selesai, sia sia saja tangan dan kakimu sudah hilang 1 1" ucap Inferno Acient Demon


"s-SIALLLLL" ucap Kizue dengan nada marah dan kesakitan


"mau kamu menangis, meminta tolong itu semua sia sia saja" ucap Inferno Acient Demon


"hanya membutuhkan waktu supaya semua darahmu hilang" ucap Inferno Acient Demon dengan tertawa


"s-sial mengapa harus seperi ini?!" ucap Kizue dalam hati


"tapi karna aku kasian denganmu atas rasa sakit ini, akan kubunuh kamu" ucap Inferno Acient Demon


ketika Inferno Acient Dragon hendak membunuh Kizue, Vera pun berteriak kepada Kizue


"KIZUEEEE!!!!!!" teriak dari Vera


"Hidupmu tidak akan berakhir sekarang juga!! jika kamu tidak ada aku tidak tahu harus bagaimana!!!!" ucap Vera dengan kencang dan menetes air mata


Kizue tak membalas karna pingsan


sementara itu dialam bawah sadar Kizue


"dasar anak lemah tidak berguna" ucap Mama Kizue


"hanya menjadi beban saja!" ucap Papa Kizue


"lihatlah temanmu mereka mendapat nilai 100! sedangkan kamu hanya 98!" ucap Mama Kizue


"t-tapi ma" balas Kizue


"tapi tapi apa? kamu membantahku?!!!!" ucap Mama Kizue yang lalu menampar Kizue


"s-sakit" ucap Kizue menahan kesakitan


"Hahaha dasar culun"


"Hahaha dasar lemah"


"kenapa?! kenapa aku harus hidup seperti ini?!" ucap Kizue kecil menahan tangisan


"sebaiknya aku mati jika memang tak diperlukan!!!" ucap Kizue kecil menahan tangisan


"aku teringat sesuatu?? waktu kecil? aku memiliki masa kecil yang bahagia?" ucap Kizue dengan bingung


"bahagia?"


"aku tak pernah merasakannya!!"


"tidak, lain hari atau esok kamu akan merasakannya" ucap seseorang


"?? siapa ??" ucap Kizue


"aku Vera" ucap bayangan itu


"V-Vera?? bagaimana bisa?" ucap Kizue terheran heran


"bukan, aku bukan Vera tapi aku adalah masa depanmu yang cerah nanti" ucap bayangan itu


"masa depan? cerah? apa aku akan mendapatkannya?!" ucap Kizue


"tentu saja, sekarang berdirilah ambil kembali senjatamu dan kalahkan musuhmu" ucap Bayangan itu


"peganglah tanganku" ucap Bayangan itu


Kizue pun memegang tangan dari Bayangan itu


back to reality


direality sendiri Kizue telah ditusuk oleh Inferno Acient Demon alias Kizue sendiri udah Mati


"huh mudah sekali" ucap Inferno Acient Demon


"K-KIZUEEEE!!!!!!" teriak Vera sambil menangis


"begini saja tuan?" tanya Inferno Acient Demon


"apa benar dia sudah mati??" ucap The King Of All Demon


"apa maksudmu? Tuan" ucap Inferno Acient Demon


"cahaya??" ucap Inferno Acient Demon


"K-KIZUEEEEE!!!!" teriak Vera dengan gembira


"??! apa yang terjadi!!" ucap Inferno Acient Demon


"seharusnya aku sudah menghancurkan inti kehidupannya" ucap Inferno Acient Demon terheran heran


"akan kuakhiri ini semua!!" ucap Kizue dengan lantang


"Skill: Enhanced Stats 5×"


Succses


"Skill: Zirah Cahaya Tak Terlihat"


"Skill: King Sword Mode"


"Skill: Pedang Dewa Cahaya"


"Aura ini?!!!" ucap Inferno Acient Demon


"luar biasa sihir yang luar biasa" ucap The King Of All Demon


"aku juga akan serius!! sialan!!" ucap Inferno Acient Demon


"Dark Magic: Ancient Mode"


"Summoning: Hell Demon"


"bunuhlah dia!" ucap Inferno Acient Demon dengan lantang


"sia sia saja"


Kizue pun menebas semua Demon itu walau ada 200 Demon tingkat Atas


"b-bagaimana bisa!!" ucap Inferno Acient Demon terheran heran


"sia sia saja kan" ucap Kizue


"Dark Magic: Capitaurus Fire"


Serangan tingkat atas yang dikeluarkan oleh Inferno Acient Demon pun mengenai Kizue


"hahaha selamat tinggal!" ucap Inferno Acient Demon


"apa maksudmu??" ucap Kizue


"??!!! apa yang terjadi" ucap Inferno Acient Demon


Inferno Acient Demon pun mengeluarkan semua kekuatan element tingkat atasnya(Api, Angin, Tanah, Lava, Listrik) tapi itu semua tidak berefek kepada Kizue padahal semua element yang digunakan adalah kekuatan terkuat ke4


"B-BAGAIMANA BISA?!!!!" ucap Inferno Acient Demon dengan lantang dan ketakutan


"Teknik Pedang: Katzuri Seishin"


dengan kecepatan yang tak normal Kizue menebas Kepala dari Inferno Acient Demon tapi sayangnya Inferno Acient Demon mampu menghidupkan kembali tubuhnya dan menghilangkan Lukanya


"L-luar biasa" ucap Vera terkagum-kagum


"ini seperti bukan Tuan Kizue" ucap Vera


"tak akan kubiarkan gelarku sebagai Acient Demon diremehkan didepan banyak orang!!" ucap Inferno Acient Demon dengan Lantang


"Cih"


"Teknik Kehancuran type 1"


Kizue pun menebas Kepala, Kaki, Tubuh Ancient Demon dengan cepat dan membuat Ancient Demon tak bisa Bereigenerasi lagi


"luar biasa" ucap The King Of All Demon


"apa aku harus membunuhmu?" tanya Kizue


"tenang tenang" ucap King Of All Demon


King of All Demon pun mengembalikan mereka kembali kedunia mereka, Kizue sendiri jatuh pingsan karna efek dari kekuatannya


"Kizue!!!" ucap Vera meneteskan air mata


Mendapatkan Gelar Pembunuh Iblis


Mendapatkan Element Kegelapan


Mendapatkan Teknik Kegelapan


"huh? dimana ini" ucap Kizue kebingungan


"apa yang terjadi?" tanya Kizue kepada Vera


Vera pun menceritakan semuanya, setelah Kizue membuat Kontrak dengan Spirit King Of All Demon Kizue langsung pingsan karna staminanya terkuras Habis akibat mode King Sword dan kontrak itu


"baiklah" ucap Kizue


"Kemarilah Spirit"


seketika Ruangan itu dipenuhi oleh Kegelapan pekat


"k-keren" ucap Vera


"baik Tuan"


"apa kamu ingin sebuah nama?"


"nama? sebuah nama ya? baiklah"


"oke, Namamu sekarang adalah ..."


"Hmm"


"Kurai Akuma"


"Kurai Akuma?"


"bagaimana?"


"baiklah! nama itu saya terima"


"kamu jago memberikan nama juga ya, Tuan Kizue" ucap Vera


"hehehe" ucap Kizue dengan tertawa licik


[Danger Quest]


Bahaya!!! Bahaya!!! Bahaya!!! Adanya serangan dari Dewa Dunia Lain, selesaikan Misi untuk mendapatkan Point dan Gold, Bahaya!!! Bahaya!!!


"kenapa harus saat ini!" ucap Kizue


"apa maksudmu?" tanya Vera dengan terheran heran


"t-tidak apa apa" jawab Kizue


"Ver, apakah kamu bisa meninggalkan Ruangan ini sebentar?" tanya Kizue


"hmm..... Baiklah Tuan" jawab Vera


Vera pun meninggalkan Ruangan tempat Kizue dirawat


"Hei Akuma"


"baik Tuan?"


"kenapa kau begitu menurut?"


"karna jika melakukan kontrak seperti ini maka yang melanggar peraturan Kontrak akan mati secara mutlak"


"maksudmu?"


"Jika aku kasar maka aku akan mati, walau aku seorang raja dari para Iblis tetap sama saja"


"ohhh baiklah" ucap Kizue


"Apakah kamu pernah melihat suatu yang disebut sebagai Dunia?" tanya Kizue


"hmmm... tunggu biar kuingat ingat"


"oh aku ingat waktu dulu aku telah berhasil keluar dari neraka dan berperang diSurga aku tak sengaja keluar dari Surga tapi melalui jalan lain bukan jalan utama"


"setelah Aku keluar dari sana aku melihat suatu seperti Gelembung? tidak mungkin seperti Galaxy yang didalamnya terdapat Galaxy juga"


"terus?"


"Setelah itu aku tak ingat lagi karna aku langsung dimasukan ke neraka lagi"


"hmm... apakah kamu pernah melihat sesuatu seperti benda yang tak kamu kenali mungkin hal yang memang tidak ada didunia ini menjadi ada karna sesuatu?" tanya Kizue


"aku pernah, waktu itu aku bertemu dengan Dewa yang sama sekali tak ku kenal"


"Baiklah, terima kasih"


"Hei Kizue apa kamu tak ingin melihat Upacara Pemanggilan Pahlawan?" tanya Vera dari luar


"Pemanggilan Pahlawan? Pemanggilan Pahlawan dari dunia lain? Ini Seperti disebuah Game" ucap Kizue dalam Hati


"baiklah, aku akan ganti pakaian dulu, tunggu diluar" jawab Kizue


"okey" ucap Vera


Mereka pun keluar dari Ruangan itu dan menuju ketempat Upacaranya


"wah rame sekali" ucap Vera


"indah" ucap Kizue terkagum kagum


"kamu mau pergi kemana dulu?" tanya Kizue


"em bagaimana kalau kita membeli makanan?" tanya Vera


"baiklah" ucap Kizue


mereka pun membeli makanan disalah satu restoran yang dibuka didaerah perayaan itu


"kamu mau makan apa?" tanya Kizue


"Daging Ayam" ucap Vera


"baiklah" ucap Kizue


"saya pesan daging ayam 2, minuman 2" ucap Kizue ke Kasir


"baiklah"


"aku harus berjaga-jaga" ucap Kizue dalam hati


mereka pun selesai makan


"Pegang tanganku Kizue" ucap Vera


"h-ha?? b-baiklah" ucap Kizue memerah


Kizue pun memegang tangan Vera


"Dingin" ucap Kizue dalam hati


"kita akan kemana?" tanya Kizue


"ke upacaranya" jawab Vera


Mereka pun sampai ketempat Upacara


"Indah" ucap Kizue terkagum kagum dengan tari yang ditarikan ditempat Upacara


"H-hei Kizue!" ucap Vera


"h-haik?" tanya Kizue


"tidak apa apa" ucap Vera


"Tuan" ucap Akuma dalam telepati


"ya?" jawab Kizue dalam telepati


"aku merasakan energi sihir super kuat menuju ditempat kita" ucap Akuma


"kira kira berapa detik lagi energi itu sampai kesini?!!" tanya Kizue dalam Telepati


"5 Detik" ucap Akuma


"Baiklah!" ucap Kizue


"HEI KALIAN SEMUA LARILAH" ucap Kizue dengan lantang


"ada apa?" tanya Seseorang Disana


"AKAN ADA DEWA JAHAT YANG AKAN MENYERANG KALIAN!!!" ucap Kizue dengan keras


"kau tidak berbohong kan?!!" tanya Orang itu


"tentu saja!!!" ucap Kizue


"jangan percaya"


"jangan percaya"


"Apa kalian ini gila?!!" ucap Kizue terheran heran


"Tuan energi itu telah memasuki Atsmosfer Bumi"


"cih sialan!" ucap Kizue


"Teleport"


Kizue pun memindahkan mereka semua menjauh dari sana


"Hati Hati Tuan!!" ucap Akuma


Kizue pun menahan pukulan dari seseorang itu


"hebat sekali" ucap orang itu


"siapa kamu??!" tanya Kizue


"karna kau mampu menahan seranganku maka akan kuberitau namaku, River" ucap orang itu


"River? siapa kamu" ucap Kizue


"tak perlu kau tau!" ucap River


River pun memusatkan kekuatannya ketangannya dan menyerang Kizue dengan lengannya


"Rasakan Ini!!!" ucap River


tapi sayangnya Kizue mampu menahan serangan River


"Black Hole Mini" rapalan sihir River


"a-apa?!!!" ucap Kizue


Kizue pun mulai tersedot kedalam Black Hole itu


"s-sial ternyata Jebakan!!!" ucap Kizue


Akuma pun mendorong Kizue yang membuat Kizue selamat dari Blackhole itu tapi Akuma lah yang terkena Blackhole itu


"!!!! Akumaa!!!" teriak Kizue


"tenang saja dia hanya terjebak tak mungkin mati" ucap River


"cih, sialan!!" ucap Kizue dengan nada marah


"Skill: Perkuat Stats 5×"


'Skill: Sword Master Mode"


"Skill: Zirah Cahaya Tak Terlihat"


"Skill: Pedang Dewa Cahaya"


"wo-" ucap River


sebelum selesai berkata wow Kizue langsung menyerang River dari depan


"perhatikan langkahmu!!" ucap Kizue


akan tetapi itu semua percuma saja karna Tubuh River merupakan kepalsuan alias ketidakberwujudan ya tubuh dari River bukanlah sebuah wujud


"a-apa?" ucap Kizue


River pun memukul Kizue menggunakan Tangan yang telah dia beri sihir yang membuat seketika Kizue terpental dan rumah rumah yang berada dibelakang Kizue rusak parah


"A-a-aaaargh" ucap Kizue ketika terpental


"hei begini saja?" tanya River


"s-sial!!!" ucap Kizue kesakitan


River pun berteleportasi kedekat Kizue lagi lagi dia memukul Kizue dengan tangan yang telah dia beri Sihir yang menciptakan lubang besar ditanah tempat Kizue dipukul


"A-rghg" ucap Kizue dengan kesakitan dan memuntahkan darah


"matilah sekarang juga" ucap Orang itu


Seketika Kizue terbaring tanpa Nyawa


"huh, mudah sekali" ucap River