
Beberapa tahun kemudian, invasi besar-besaran para Monster pun telah usai, Lenna pun menggantikan ayahnya sebagai Ratu dan aku sendiri sekarang sedang berada di Penginapan.
"Ahh, tugasku di planet ini telah usai, selanjutnya aku harus melanjutkan perjalananku atau tinggal sementara disini ya? ada saran kah Sistem?" tanyaku kepada Sistem.
"Baik Tuan saya akan menjawabnya, Mungkin kita bisa tinggal sementara di planet ini untuk berjaga-jaga karna Dewa lain pasti mengincar kita." jawab Sistem.
"Memangnya mereka tidak melihat kita ya?" tanyaku.
"Tidak Tuan, mereka tidak akan melihat kita karna Tuan telah menyembunyikan keberadaan Tuan sendiri sehingga keberadaan Tuan tak bisa disadari siapapun kecuali Tuan sendiri menginginkannya" jawab Sistem,
"Karna itu juga Tuan bisa mengendap-endap untuk mencuri" jawab Sistem lagi.
"Sialan! walau aku miskin aku ga suka mencuri loh" balasku.
"Maaf Tuan" ucap Sistem.
Beberapa selang waktu, Lenna pun menghubungi ku lewat Telepati.
"Kenapa Len?" tanyaku,
"Ada masalah yang bisa ku bantu kah?..." tanyaku lagi.
"Tidak sih... tapi kamu mau tidak menjadi Guru diakademi sihir untuk menambah uangmu",
"Dengar-dengar katanya kamu belum lunas utang penginapan 3 Bulan ya" ucap Lenna.
Hubunganku dengan Lenna sendiri tidak ada yang tau.
"Sialan! awas aja kamu" ucapku.
"Bercanda, jadi mau tidak menjadi Guru Sihir di akademi termegah pusat kota?" tanya Lenna.
"Bayarannya berapa?"
"Bisa lah ya 7 Kuardro perbulan, hehehe" ucapku.
Kuardro sendiri adalah nilai mata uang tertinggi dinegara ini, 1 Kuardro layaknya 20 emas.
"Baiklah" ucap Lenna.
"Aku dapet uang muka juga kan?" tanyaku.
"Iya²" jawab Lenna.
"Baiklah, aku akan kesana!" ucapku.
Aku sekarang hanya Manusia biasa tapi dengan pengetahuan Dewa, aku telah mengetahui adanya 3 tempat di Terracoca World yaitu tempat tertinggi disini, dan aku sedikit ter spoiler dengan Bagian luar Terracoca World, di Terracoca World itu ada 3 bagian, Terracoca Sea, Terracoca Web, Heavenly Terracoca, Terracoca Sea berisi Infinite Buuble dan 1 Buuble ini berisi Infinite Multiverse, tiap 1 Infinite Multiverse ngecountain Infinite Universe.
"Yosh waktunya pergi ke Pusat Kota" ucapku
Aku lalu meninggalkan kota ini dengan membayar uang Penginapan 3 Bulan dengan uang muka yang diberikan Lenna.
"Sejuk sekali" ucapku,
"Sudah berapa lama ya aku ga melihat dunia luar" ucapku lagi
"3 Tahun, Tuan" ucap Sistem
"Hehehe, Hehehe" ucapku
Aku pun merasakan energi sihir seperti Monster.
"Hm? masih ada Monster didunia ini?" ucapku
"Iya Tuan, beberapa Tahun lalu muncul Monster lagi" ucap Sistem
"Baiklah" ucapku.
"" ucapku.
Kemudian clone dari diriku pun langsung berpencar mencari para Monster itu.
"Mungkin akan lama jika mereka mencarinya" ucapku,
"" ucapku lagi.
Beberapa detik pun berselang, Aku sendiri mampu merasakan jika Clone ku sedang bertarung, dan ya sesuai perasaanku, Clone ku sedang bertarung... aku juga mengontrol Clone ku seperti Boneka.
"".
Nousgalimous Ray, kekuatan sihir dan skill yang luar biasa, kekuatan ini membuat penggunanya terlindungi oleh pelindung sihir yang mutlak, saat lawan hendak menyerang pengguna Nousgalimous Ray orang itu akan terteleportasikan terus menerus hingga saat Nousgalimous Ray telah sampai 100% atau siap guna, saat itu juga lawannya akan terhenti dari teleportasi terus menerus itu dan langsung berada didepan penggunanya, lalu lawan yang terteleportasikan kedepan pengguna itu dibuat tak bergerak oleh gravitasi sehingga mau tak mau terkena sihir , kekuatan sendiri membuat musuh terteleportasikan ke 7 World, jika world 1 gagal membunuh musuh itu maka world lain akan membunuh musuh itu. World 1 adalah Jurang Kematian, seseorang yang mencapai World 1 akan langsung mati tanpa sebab.
World 2 adalah jurang Evolusi, seseorang yang mencapai World ini akan terus berevolusi hingga tahap dia tak mampu menahan kekuatan evolusi itu sendiri karna kekuatan evolusi yang sangat luar biasa.
World 4 dikenal juga dengan Dunia Kehancuran, Seseorang telah sampai di Dunia ini akan mengalami Fenomena Kehancuran Dunia, seperti Logika yang berlawanan, hukum yang tak masuk akal dan juga tarikan gravitasi kuat layaknya blackhole tapi lebih kuat dari Blackhole, itu bisa membuat tubuh seseorang melonjong layaknya 2 Dimensi.
World 5 Dunia ledakan, Dunia ini mengalami Fenomena Ledakan yang tak pernah Habis, bahkan Dunia ini membuat seseorang akan mati terkena Ledakan, tak peduli seabadi apapun orang itu.
World 6 Dunia Ilusi, Dunia tenang, ini adalah Dunia yang memungkinkan seseorang bermimpi dengan masa depan yang mereka inginkan, Saat mereka sibuk bermimpi, para penghuni Dunia ini langsung menyerap Sihir mereka dan memberikannya padaku.
World 7 Dunia Kemenangan, jika kalian berpikir dengan seseorang mencapai Dunia ini akan bebas? maka kalian Salah. Dunia ini lebih lebih lebih kejam daripad Dunia sebelumnya, Mereka yang sampai diranah ini akan dihancurkan, dibunuh, dihapus, diciptakan, dihancurkan, diciptakan, dihancurkan, diciptakan, dihancurkan, begitu pun seterusnya hingga ∞×, jika ada yang berhasil selamat dari dunia ini hingga ∞× maka sihirnya akan langsung menghilang seluruhnya dan akan menjadi milikku.
"Yosh, pekerjaan membunuh Monster selesai" ucapku,
"Kita lanjut pergi ke Akademi!" ucapku
Selang beberapa jam, aku pun sampai ke Akademi dan bertemu dengan Lenna yang menyamar.
"Zue, kamu bisa jadi Guru kan?" tanya Lenna.
"Anu ya... hehehe, aku sendiri tidak tahu" ucapku dengan terbata-bata
"Hmmm.... Yosh gapapa ini bisa jadi pengalaman pertamamu" ucap Lenna
"Okkk" ucapku
Aku pun memasuki kelas yang ingin kubimbing.
"Perkenalkan nama saya Kizue" ucapku dengan lemas
"A-a-apa ini?! I-Introvert berbicara didepan publik?!!" ucapku dalam hati
"Pak bisa dimulai pelajarannya?" tanya Salah satu murid dengan mengangkat tangannya
"Pelajaran ya?...",
"Memangnya kalian sampai di pembahasan apa terakhir kalinya?" tanyaku.
"Baik pak!, terakhir kali pembelajaran tentang sihir Petir" jawab salah satu murid dengan mengangkat tangannya
"Baiklah..." ucapku
"Bisakah kalian menunjukan sebesar apa sihir kalian?..." tanyaku
"Baik pak!" balas mereka
"Hehehe, akan ku coba ganggu.",
"" ucapku.
Ya sesuai perkataanku, Rapalan sihir mereka pun gagal.
"Apa yang terjadi?" ucap salah satu Murid
"Sensei, apa yang telah anda lakukan?" tanya murid lain
"Kenapa aku? memangnya aku berbuat apa?" tanyaku
"...",
"Sensei",
"Aku menantangmu berduel!" ucap Murid lelaki yang bernama Kazumoto Miyatami.
"Hm? kenapa kau ingin menantangku?" tanyaku.
"Sensei, dirimu tak menunjukan energi sihir sama sekali, singkatnya kamu bukanlah guru kami yang sebenarnya!" ucap Kazumoto.
"Begitu ya? ingin melihat energi sihirku?" tanyaku.
Aku pun mengeluarkan energi dari hanya saja energi itu aku tekan jadi hanya yang ada dikelas ini yang merasakannya.
"Energi apa in—"
"Mengerik—"
"Aku akan mat—"
Ucap para murid yang ada dan mereka pun 1 persatu pingsan, aku pun langsung membangunkan Kazumoto.
"E-energi apa itu tadi? Sensei..." ucap Kazumoto
"Hmm mungkin aku harus menghapus ingatan kalian" ucapku
Aku pun mengeluarkan sihirku yang mampu menyerap pikiran yang ku mau dan dengan itu diriku akan mendapatkan ingatan itu sedangkan orang yang ingatannya diserap akan Pingsan.