
"Aku akan mengalahkan kalian!" ucapku kepada mereka
"Hahaha, Raja Iblis terlemah berniat mengalahkanku?" ucap Endou
Aku pun langsung berubah ke dan menggunakan untuk menjebak mereka, Aku langsung menggunakan yang seharusnya tubuh mereka akan hancur tapi ini tidak hancur maupun berulang kali....
"B-bagaimana bisa?!!!" ucapku
"Sial!!!!" ucapku
Setelah itu, Kazu langsung menghancurkan milikku dengan Panahnya, yang menciptakan Retakan Ruang, dan sialnya Distorsi ruang yang terjadi bukan ku dengan
melainkan antara dengan , yap akibat dari itu Monster yang berasal dari melintasi antarruang hingga sampai di . Monster itu pun mulai menyerang warga, Aku pun keluar dari
"Void Room Unactive"
Lalu aku pergi ketempat terjadinya Distorsi antarruang, para pahlawan itu juga mengikutiku tapi mereka malah mengganggu perjalananku ketempat terjadinya Distorsi antarruang
"Hei, hentikan tembakanmu" ucapku
"Para warga sedang dalam masalah" ucapku lagi
"Hahaha, memangnya aku peduli dengan rakyat miskin?" ucap Kazu
"S-sial!" ucapku
"Aku memang harus mengalahkan mereka terlebih dahulu..." ucapku dalam hati
Aku pun berubah ke mode Magic Gun dan menembaki mereka, lalu berubah ke mode spirit agar keberadaan ku tak disadari mereka, lalu menggunakan Mode Martial untuk mengajak mereka 1v1 tapi dalam posisi sihir mereka Aktif, dan aku mengubah peraturan yang awalnya 3 detik tak bangun akan mati menjadi 10 menit.
"Aku akan kalahkan kalian!!" ucapku
Pertama-tama aku melawan Kazu, duel itu terjadi sangat sengit, awalnya aku menang tapi saat Kazu terpojok, Dia mengalami Awakening yang membuat aku Kewalahan menghadapinya
"Sialll" ucapku
"Menyerahlah, mau beradu 1v1 aku akan tetap menang"
Aku pun terus menyatukan Kecepatan dengan Kekuatan dari teknik bela diriku, tapi itu tak bisa mengalahkannya karna Regenerasi milik Kazu sangat cepat bahkan ketika aku memukulnya, itu membuat Regenerasinya meningkat.
"I-inikah kekuatan Pahlawan Suci es?!" ucapku dalam hati
"Aku terpaksa menggunakan Dragon Punch" ucapku
Dragon Punch pun diaktifkan... dan ya, Keberadaan Kazu langsung hilang dari hadapanku, itu membuat Endou dan Hutkasu marah besar.
"Sialan! kau kemanakan Kazu!" ucap Endou
Aku pun dengan tatapan kosong langsung menghadap ke mereka berdua
"Kau juga ingin seperti Kazu?" ucapku
Aku langsung keluar dari Arena ke tempat penonton, sebenarnya itu tak bisa tapi karna aku yang buat dunia ini jadi hukum ditanganku, Aku lalu menggunakan Segelku yang mutlak dan ya... mereka langsung tersegel dan Sihir mereka menjadi Skillku.
"Aku tak tahu mengapa tapi kenapa tiap aku terus bertarung, kekuatanku naik setiap saatnya" ucapku
Tanganku pun mengingatkan ku tentang kejadian Pembantaian terhadap para orang yang ikut Raid seketika membuatku kehilangan kendali... Arena milikku pun ternon-aktifkan, Tapi emosi ku masih meluap - luap tiba tiba Flora pun memelukku dan Mencium ku yang membuat aku sadar...
"A-apa yang telah ku lakukan..." ucapku
Aku pun melihat tangan kiri Flora... "Apa yang terjadi?!" ucapku, Ya hal itu terjadi saat aku kehilangan kendali, Flora berusaha menahanku tapi saat dia hendak memelukku, tangannya hancur akibat terkena pukulanku, Flora hanya bisa tersenyum saat itu.
"Ini bukan apa-apa" ucapnya
Tapi saat itu aku merasa bersalah... tak lama kemudian Alfaga pun menemui kami dan memberitakan tentang Distorsi Ruang itu
"Kita harus cepat cepat menghentikan Distorsi ruang itu!" ucap Flora
Alfaga yang tak tahu apa - apa pun bertanya kepada Flora dimana Yue... Flora pun menjawab jika Yue sudah mati, Alfaga mengira bahwa aku telah membunuh Yue yang membuat Alfaga langsung menyerangku
"Apa yang kau lakukan terhadap Yue!!" ucapnya
"Bukan salah dia, dia juga jadi korban" ucap Flora
"Apa maksudmu?!" ucapnya
Aku hanya bisa diam mendengarkan pembicaraan mereka
"Endou?! dimana dia sekarang" ucapnya
"Dia mungkin telah kabur saat aku berada disini" ucap Flora yang tidak tahu jika Endou telah ku segel
"Dimana Kazu dan Hutkasu?!" ucapnya
"Dia juga yang berkhianat kepada Yue... mereka bertiga telah membuat Yue mati..." ucap Flora
"... Kau berbohong kan..." ucapnya
Alfaga pun naik pitam dan berniat membunuh mereka bertiga karna kekasihnya telah dibunuh... Alfaga pun menyuruhku untuk pergi ke kota distrik 180 untuk mengatasi Distorsi ruang. Dengan teleportasi cahayanya, dia langsung menteleportasikanku ke kota Distrik 180, sayangnya sudah telat, para Monster itu telah meratakan Kota pada Distrik 180 dan desanya lalu pergi ke Hutan Belantaran jauh dari sana.
"Apakah Monster itu memiliki kecerdasan?" tanyaku terheran heran karna rencana mereka matang
"Mungkin saja, tapi... Bagaimana bisa Monster memiliki kecerdasan seperti ini" jawab Alfaga
Seketika langit menjadi gelap gulita, Suatu Makhluk dari luar angkasa... Robot luar angkasa itu menyerang Dunia ini secara brutal yang membuat 5 Distrik yaitu Distrik 50, 73, 141, 26, 73 Hancur karna rudal meteor yang dikeluarkan robot itu.
"Kemarilah, Akuma!"
"Magic Sword Mode"
[Status]
Name: Kizue Natsuki
Age: ?
Job: Sword Mode
PtS: 4(1\=5)
Level: 1
Skill: Darkness Slash(level 9), Technique: Lightning(level 8), Teleport(level 8), Hidding(level 9), Ilusion(level 8), Eyeser(level Max), Barrier(level 9), Wings(level max), Ratetsu(level max), Power decide(level 8), Ultimited Battle Sword(level 9),
Form: Sword Master Mode, Negative Aura, Human Form, Spirit Form
Pet: Akuma(Spirit of King Demon), Zay(Lightning Spirit)
Statistics: Attack: 2103//Durability: 1836//Magic Power: 10//Stamina: 592//Speed: 222//Potency: Mid//Range: 150 Centi
Aku pun langsung terbang dan mendekati Robot besar itu, untuk melakukan perlawanan terhadapnya, tetapi gerakan Robot besar itu sangat cepat, aku sampai terpental "B-bagaimana bisa Robot besar bergerak cepat?!!" ucapku, Flora pun memegangku dengan tumbuhannya agar tidak terjatuh, tapi sayangnya tumbuhan Flora hilang kendali Akibat Robot itu yang membuat Tubuh Flora tertusuk dari belakang.
"F-F-F-F-FLORAAAA!!!!!" teriakku histeris
Seketika lagi dan lagi, Tubuhku hilang kendali. Tatapanku kosong dan kesadaranku yang asli terjebak dalam suatu tempat seperti Lautan tapi itu hampa... Saat aku hendak menebas Robot itu, Flora langsung menghentikanku lagi dan berkata kepadaku "Bangunlah! jangan kehilangan kendali atas dirimu!" seketika Aku yang berada di Seavoid langsung mendengar kata kata itu, dan sesuatu seperti mengulurkan tangan kepadaku. Aku pun menerima tangan itu lalu mengambil Tubuhku lagi
"Maafkan aku, Flora" ucapku
Aku langsung terbang lagi dan mendekati Robot itu lalu menebasnya secara Beruntun yang membuat beberapa Bagian Robot itu rusak, lalu aku menyegel Robot itu ke dalam tubuhku. Orang yang melihat kejadian itu pun terkagum-kagum kepadaku hingga menganggapku utusan Malaikat karna sayapku, aku pun kembali ke Flora.
"Terima kasih, Kizue" ucapnya
Seketika Flora pun menutup matanya.
"Flora?" ucapku
"Flora?" ucapku
"Floraaa?!" ucapku
Tapi Flora memukulku
"Kau ganggu orang tidur aja sih" ucap Flora
"Kirain kamu mati" ucapku
"Sialan!" ucap Flora