Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Episode 6 "Demon, Spirit"



"hei jangan galak galak" ucap Orang itu


"s-sialan" ucap Kizue yang tergeletak karna Gravitasi


"Magic: GizaBalze"


"Barrier"


"siapa itu?!" tanya Orang itu


"menarik sekali" ucap Seseorang


"??? Kepala Akademi??" ucap Kizue


"tunggulah disana aku akan menyelesaikannya" ucap Zion


"Magic: Black GizaBalze"


"percuma saja" ucap Orang itu


serangan dari Zion pun dikembalikan ke Zion oleh tangan orang itu


"Darkness Shield"


"luar biasa kau mampu bertahan" ucap Orang itu


"se-ka-rang gili-ranku" ucap Orang itu yang dengan cepat menuju kedepan Kepala Akademi


"rasakan seranganku" ucap Orang itu


terjadi bentrokan antara 2 Pukulan


"Cih"


"cepat sekali dia menyadarinya" ucap Orang itu


Orang itu pun kembali ke posisi dia sebelumnya


"tak akan kubiarkan" ucap Zion


"Pukulan Cahaya: Punch light"


"c-cepat sekali" ucap Orang itu


"Barrier"


tapi sayang Barrier orang itu tertembus dan menyebabkan Luka yang lumayan serius akibat itu Juga Kizue bisa berdiri dan Kizue langsung berteleportasi


"a-argh" ucap Orang itu


"apa tujuanmu?!" tanya Zion


"kenapa aku harus memberitahumu?" tanya Orang itu


"sialan!" ucap Zion


"Pukulan Ribuan Cahaya: Supernova"


Serangan dari jarak jauh itu pun memukul Orang itu dengan sangat brutal dan menghancurkan sebagian dari Tubuhnya


"kekuatan yang luar biasa!" ucap Kizue


"Bodoh"


Zion pun merasa kesakitan di bagian perutnya dan mencoba melihat perutnya


"d-darah?" ucap Zion


"kau sangat naif" ucap Orang itu


"ingatlah namaku Zavier" ucap Orang itu


"pergilah keneraka" ucap Zavier


Zion pun dilempar dari langit ke Daratan oleh Zavier


"a-apa?!" ucap Kizue


"Darah yang segar mungkin saja bisa" ucap Zavier


"Magic: Hell Gate"


"a-apa itu??!!!" ucap Kizue merinding


"apa itu? keren sekali" ucap Warga dikota itu


"datanglah wahai Iblis yang akan menjadi pelayanku, aku menyediakan darah segar untukmu" ucap Zavier


Seketika dari dalam gerbang neraka datanglah Iblis tingkat Atas


"hai Tuan" ucap Iblis itu


"sekarang namamu adalah Afzi" ucap Zavier


"baiklah Tuanku" ucap Iblis itu


"sekarang bersihkan semua Manusia yang berada disini" ucap Zavier


"akan ku laksanakan" ucap Afzi


"gil-"


Afzi pun memukul Kizue


"c-cepat sekali!" ucap Kizue ketakutan


"apakah aku boleh membunuhnya?" tanya Afzi kepada Zavier


"tentu saja" jawab Zavier


"Magic: Stein Kuantum"


"kekuatan ini?!!" ucap Kizue dalam Hati


Afzi pun dengan kecepatannya langsung berada didepan Kizue dan meletakan sesuatu ditubuh Kizue


"s-sial lagi dan lagi" ucap Kizue


"Kuantum: Explosion" ucap Afzi


seketika tubuh Kizue mengalami luka parah


"A-arghhh" ucap Kizue kesakitan


"Kau akan mati" ucap Afzi


Afzi pun berniat membunuh Kizue dengan pukulannya


"God Punch"


tapi Afzi pun terteleportasikan kesebuah tempat


"dimana ini??" ucap Afzi Kebingungan


"ini bukanlah ruang!" ucap Afzi


"hai" ucap Seseorang dalam tubuh Kizue


"Seishin?!" ucap Afzi ketakutan


"kamu akan mati disini" ucap Spirit itu


"siapa kau?! aku tak pernah melihat spirit seperti ini" ucap Afzi ketakutan


"akulah Roh dari King of All Demon" ucap Spirit itu


"b-bagaimana bisa?!" ucap Afzi


"Atas Kehendakku, Matilah." ucap Spirit itu


"baiklah tuanku, permintaan diterima" ucap Afzi


"m-mulutku berkata sendiri?!!!" ucap Afzi dalam hati


"Magic: Eksekusi Iblis"


Tubuh Afzi pun dimakan oleh para Parasite


"huft sialan padahal ini masih awalan tapi udh muncul saja aku" ucap Spirit itu


Back to Reality


"dia mati?" ucap Kizue terheran-heran


"b-bagaimana bisa?" ucap Zavier


"d-dia k-kan Demon Primodial?!!!" ucap Zavier


"s-sial aku harus lari" ucap Zavier


Zavier pun lari dari sana sedangkan Kizue pun berjalan dan memanggil Healer tingkat atas untuk menyembuhkan Zion


"P-pak K-kepala Sekolah?!!!" ucap Glay


"ya dia sedang sekarat didepan" ucap Kizue


"panggilkan 10 Healer tingkat atas" ucap Kizue


"b-baiklah" ucap Glay


"Z-zue" ucap Vera yang menangis karna takut Kizue mati


"kenapa kamu menangis seperti anak kecil?" ucap Kizue


"a-aku hanya takut kamu mati" jawab Vera


"kenapa harus takut? semua didunia ini tak ada yang abadi" ucap Kizue


".... akan ku sembuhkan" ucap Vera


"Magic: Wind Heal"


dengan mantra Vera, luka Kizue pun sedikit demi sedikit hilang


"... terima kasih" ucap Kizue


beberapa menit kemudian datanglah bala bantuan


"dimana monsternya?!" ucap Bala Bantuan


"dia sudah pergi" ucap Kizue


"kalian baik baik saja?"


"iya tapi Kepala Akademi dalam keadaan Kritis" ucap salah satu murid disana


"cih sial andai saja aku tak telat"


"dimana dia sekarang??"


"Dia ada diarena" ucap Murid itu


"baiklah"


"Hei sepertinya aku tertinggal hal yang menyenangkan" ucap Seseorang yang baru datang


"siapa kamu? apa kamu berniat membunuh kami?" tanya Kizue


"hei tenanglah aku murid disini"


"Perkenalkan namaku Yuki Matsasaki"


"kenapa kamu telat Yuki sialan! kepala akademi dalam keadaan Kritis" ucap Guru disitu


"santai dong, aku tadi sedang berburu" ucap Yuki


"Siapa dia?" tanya Kizue ke salah satu murid didekatnya


"Dia adalah Murid terkuat ke 11 disini" jawabnya


"sial banget aku ketinggalan hal seru" ucap Yuki


"baiklah anak anak kita akan memulai lagi pelajaran kita" ucap Guru disana


"baik pak" jawab para Murid


mereka pun memulai kelas lagi tanpa memikirkan hal yang telah terjadi, Arata sendiri ditahan oleh Keamanan.


"Kuperkenalkan sekali lagi namaku Kizue, Kizue Natsuki" ucap Kizue


"S-saya V-vera Nicasaki-desu" ucap Vera


"baiklah silahkan duduk disebelah kanan atas" ucap Guru yang mengajar mereka


"Perkenalkan nama saya adalah Glay" ucap Guru itu


"baiklah pak Glay" ucap Kizue dan Vera


"kali ini kita akan mempelajari Sihir Air" ucap Glay


"ohya statusku kira kira sekarang level berapa ya?"


"Status"


[Stat]


Name: Kizue Natsuki


Age: 20 But Lowered to 13 with He Face


Job: NPC


Point to Up Stats:7(1\=5)


Level: 22


Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 8), Menjinakan(Level 6), Menggunakan Skill Pet(Level 6), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 5), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 4), Earth Element(Level 6), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 7), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 7), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp), Telekinesis Void(Level 1), Pedang Dewa Cahaya(Level 7), Zirah Cahaya Tak Terlihat(Level 8 but need 100 MP), Penyerapan Sihir(Not Have Level), Memperkuat Stats 5×(Not Have Level)


Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level, King Sword


Experience: 1892/14080


Statsment


Attack: 65 MP: 100


Durability: 30 Stamina: 80


Critical: 35 Speed: Super Human(70)


Magic Dmg: 105 Reflection: 30


"up MP 7"


Succses


[Stat]


Name: Kizue Natsuki


Age: 20 But Lowered to 13 with He Face


Job: NPC


Point to Up Stats:0(1\=5)


Level: 22


Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 8), Menjinakan(Level 6), Menggunakan Skill Pet(Level 6), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 5), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 4), Earth Element(Level 6), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 7), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 7), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp), Telekinesis Void(Level 1), Pedang Dewa Cahaya(Level 7), Zirah Cahaya Tak Terlihat(Level 8 but need 100 MP), Penyerapan Sihir(Not Have Level), Memperkuat Stats 5×(Not Have Level)


Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level, King Sword


Experience: 1892/14080


Statsment


Attack: 65 MP: 325


Durability: 30 Stamina: 80


Critical: 35 Speed: Super Human(70)


Magic Dmg: 105 Reflection: 30


[Job Selection]



Sword Master 4. Npc


Primodial 3. Destroyer



"4"


Succses


[Skill Selection 2/5 Skill]



Memanipulasi Air


Menciptakan Tsunami


Memanipulasi Kuantum


Steinhell


Menghilangkan Keberadaan



Kizue pun memilih kekuatan ke 3 dan 4


Succses


[Stat]


Name: Kizue Natsuki


Age: 20 But Lowered to 13 with He Face


Job: NPC


Point to Up Stats:0(1\=5)


Level: 22


Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 10), Menjinakan(Level 6), Menggunakan Skill Pet(Level 6), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 5), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 4), Earth Element(Level 6), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 7), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 7), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp), Telekinesis Void(Level 1), Pedang Dewa Cahaya(Level 7), Zirah Cahaya Tak Terlihat(Level 8 but need 100 MP), Penyerapan Sihir(Not Have Level), Memperkuat Stats 5×(Not Have Level), Memanipulasi Kuantun(Level 0), Steinhell(Level 0)


Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level, King Sword


Experience: 1892/14080


Statsment


Attack: 65 MP: 325


Durability: 30 Stamina: 80


Critical: 35 Speed: Super Human(70)


Magic Dmg: 105 Reflection: 30


"Level 0?" ucap Kizue kebingungan


"hmm" ucap Kizue melamun


"Kizue sekarang coba jawab soal didepan" ucap Glay


"eh" ucap Kizue kaget


"huft, baiklah" ucap Kizue


Kizue pun mengerjakan Soal didepan


"wow luar biasa ternyata kamu cukup pintar" ucal Glay


"cih murid baru sialan" ucap seseorang yang mengatai nya


"baru tau satu saja cih" ucap salah satu murid lainnya


"silahkan duduk kembali Kizue" ucap Glay


"baik pak" ucap Kizue


"Stats"


[Stat]


Name: Kizue Natsuki


Age: 20 But Lowered to 13 with He Face


Job: NPC


Point to Up Stats:0(1\=5)


Level: 22


Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 10), Menjinakan(Level 6), Menggunakan Skill Pet(Level 6), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 5), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 4), Earth Element(Level 6), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 7), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 7), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp), Telekinesis Void(Level 1), Pedang Dewa Cahaya(Level 7), Zirah Cahaya Tak Terlihat(Level 8 but need 100 MP), Penyerapan Sihir(Not Have Level), Memperkuat Stats 5×(Not Have Level), Memanipulasi Kuantun(Level 0), Steinhell(Level 0), King Sword Mode(Max)


Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level, King Sword


Experience: 1892/14080


Statsment


Attack: 65 MP: 325


Durability: 30 Stamina: 80


Critical: 35 Speed: Super Human(70)


Magic Dmg: 105 Reflection: 30


"max? tadi perasaan gak ada" ucap Kizue terheran heran


"hmm.... yasudahlah" ucap Kizue


Jam Istirahat pun dimulai


"Vera dimana ya?" ucap Kizue


"Hai Zue" ucap Vera


"Hey Vera mau belajar mengendalikan sihir?" tanya Kizue


"em tapi memangnya boleh?" tanya Vera


"tentu saja" jawab Kizue


"b-baiklah" ucap Vera


mereka pun menuju ke tempat pelatihan mini


"bisa perlihatkan sihirmu Ver?" tanya Kizue


"o-okay" ucap Vera


"Magic: Small Tornado"


Tangan Vera pun memegang Tornado kecil


"coba arahkan Tornado itu" ucap Kizue


"b-baiklah" ucap Vera


Vera pun mengarahkan Tornado itu kedepannya yang membuat beberapa barang didekat mereka tertarik


"luar biasa" ucap Kizue


"e-etto, Zue ini bagaimana aku menghentikannya" tanya Vera


"hmm kau tak bisa menghentikannya ya?" ucap Kizue


"Teknik Tebasan Berirama: Ayunan Ritmik"


serangan Kizue itu pun dapat menebas Angin dan membuatnya menjadi terpisah


"l-luar biasa" ucap Vera


"l-luar biasa" ucap salah satu Murid yang melihatnya


"hm?"


"siapa kamu?" tanya Kizue


"anu aku Ryuskay Rachel biasanya dipanggil Rachel, salam kenal" ucap Murid itu


"hai Rachel aku Vera dan ini temanku Kizue" ucap Vera


"teman? hmm kalian seperti seorang kekasih loh" ucap Rachel


"e-EHHHH" ucap mereka dengan malu malu


"hei kenapa??" ucap Rachel


"t-tidak" ucap mereka


"ah yasudahlah, jika kalian butuh bantuanku temui aku dikelas sebelahmu" ucap Rachel


"e-eee.... oke..." ucap Vera


"bye!" ucap Rachel


"yyaaa" ucap Vera


Bel masuk pun dibunyikan, Kizue dan Vera pun menuju ke kelas


"baiklah, anak anak kita akan melakukan kontrak dengan roh" ucap Glay


"tidak ada pelatihan pak?" ucap Salah Satu murid disana


"fasilitas arena masih diperbaiki jadi kita tidak melakukan pelatihan dulu" ucap Glay


"lalu tempat untuk melakukan kontrak roh tidak rusak pak?"


"loh malahan cuma itu yang ga rusak akibat kemarin" ucap Glay


"ooohh oke pak"


Mereka pun menuju ketempat untuk melakukan Contract dengan roh


"kita akan urutkan sesuai absen"


"absen 1"


"baik pak"


"silahkan lukai tanganmu hingga keluar darah dan tempatkan ke bola itu" ucap Glay


"b-baik pak"


dia pun melukai tangannya hingga keluar setetes darah dan menempatkan darahnya ke bola itu dan seketika keluar cahaya terang dari bola itu


"..."


"wow keren" ucap Kizue


"silahkan lakukan kontrak dengan roh itu" ucap Glay


"b-baik pak"


"Magic:contract"


Roh itu pun menjadi bawahan dari murid Absen 1 tadi


"keren banget" ucap Kizue


Murid selanjutnya pun melakukannya tapi dia gagal membuat roh itu jadi bawahannya, setelah beberapa lama ada yang berhasil ada yang gagal giliran Kizue pun dimulai


"Absen 20" ucap Glay


"baiklah"


Kizue pun melukai tangannya dan meletakan darahnya ke bola itu seketika bola itu mengeluarkan Kegelapan tanpa Batas


"a-apa ini?!!!!" ucap Glay


"indah" ucap Vera