Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Cosmology



"Yosh, perkenalkan aku adalah Avatar dari Zue sang kreator novel ini" ucapku


"Dan aku adalah penulis novel ini, yap kalian pasti kenal siapa aku.." ucap Shirakami-chan-chan-chan


"Iya dia itu Shirakami-chan" ucapku


"Ahh, ini padahal kejutan" ucap Shirakami-chan


"Ah daripada lama mending langsung ke pembahasan" ucap Shirakami-chan


"Aku akan menjelaskan, apa itu Sistem... ah ini udah ada sbnrnya di episode 17 tapi aku akan menjelaskan secara detail" ucap Shirakami-chan


"Sistem adalah kekuatan yang tak perlu pengaktifan, hanya memikirkannya membuat kita menggunakan Sistem, yap untuk melihat Skill sendiri... eh skill itu ada dibar layar kan?" tanya Shirakami-chan


"Iya, ah lu yang nulis tapi kok lu yg lupa" balasku


"hehehe, oke lanjut. Sistem sendiri sifatnya mengikat, maksudnya? umur seseorang itu disesuain ama sistem, kalian liat sendiri kan umur sang protagonist yang jadi 13 karna sistem"


"Sistem juga sifatnya abstrak kaya Jiwa, dan juga sang Karakter utama gabakal bisa mati sampai Sistemnya dihancurkan"


"Sebenernya terlalu kuat sih apalagi untuk membunuhnya perlu menghancurkan Sistem yang konsepnya Abstrak"


"Jadi gimana, lu bakal turun kedunia buat hancurin sistem apa kaga?" tanya Shirakami-chan


"Iya sayang, sabar aja kali" ucapku


"Aku pengen melihat cerita yang kamu buat"


"Oke²"


"Sistem membuat penggunanya gabakal bisa berbuat bebas tapi karna adanya sistem penggunanya juga dapet kekuatan luar biasa"


"Ahh sialan sistem, Dia kayanya emang berniat ngehancurin dunia kita" ucap Shirakami-chan


"Ohya, sebenarnya Sistem itu bukan buatan kita" ucap Shirakami-chan


"Aku mengingat hal itu" ucapku


"Waktu itu aku ketika berada diranah Dewa paling tinggi kita sebut aja Terracoca World bagian tertinggi, paham nggak? atau ku jelasin aja ya" ucapku


"Planet,


"Kurvers, tempat yang memiliki waktu berbeda dan takdir berbeda disetiap tempatnya misalnya diKurvers 1 lahir raja maka diKurvers 2 tidak lahir raja, jumlah Kurvers sendiri adalah Infinite/tak terbatas" ucap Shirakami


"Terracoca World itu ada 3, pertama Low Terracoca World, yang biasanya disebut Terracoca Sea, Terracoca Sea sendiri berisi gelembung gelembung tak terbatas, dan hewan Anotopus.",


"Oh iya gelembung itu berisi Bartsuvers yang tak terbatas",


"Kedua ada Mid Terracoca World, Ini biasanya disebut Terracoca Web, Pembatas antara Ranah Manusia dan Ranah Dewa, ohya Terracoca Web itu tempatnya Manusia setengah Dewa, sedikit Informasi dulu ada Manusia yang taat kepada Dewa dan Dewa telah menjanjikannya hidup Abadi tapi sang Failed Angel yang sekarang telah menjadi Roh dari sang Protagonist membunuh kedua Manusia itu yang membuat petinggi Dewa marah besar akibat dari itu Failed Angel dijatuhkan ke salah satu Multiverse, dan Dewa itu pun menghidupkan Manusia yg telah dibunuh Failed Angel dan diberi kekuatan Dewa"


"Ini adalah tempat terakhir, Heavenly Terracoca tempat Para Dewa berada, disini ada Dewa Tertinggi bernama Gudou God, Gudou God ada 8 aku gaperlu jelasin lah ya yang intinya ada 1 Gudou God yang menjaga Pintu gerbang, jika Seorang Dewa melewati Pintu itu dan ketahuan dia akan langsung dibunuh"


"Luas banget kan novel ini?" ucapku


"Aku akan jelasin Out-"


"Eits jgn dong Shirakami-chan-Chan" ucapku yang langsung menutup mulutnya


"Ahh maaf" ucap Shirakami-chan


"Yosh, aku akan jelasin apa perbedaan sihir dengan skill" ucap Shirakami-chan


"Sihir, suatu teknik magis yang memanfaatkan energi Sihir untuk mengeluarkan sesuatu mau itu elemen atau bagaimanapun, Sihir itu ada disemua planet" ucap Shirakami


"Lantas, apa bedanya Sihir ama skill? oke aku akan jelaskan, Sihir adalah serangan yang memerlukan Rapalan berbeda dengan Skill yang hanya dengan memikirkan"


"Ah ya aku mungkin gaperlu ngelanjutin tentang hal itu" ucapku


"Hal apa?" tanya Shirakami


"Ah tidak²" balasku


"Baiklah, selanjutnya adalah Roh, Roh juga ada sebelum Dunia ini ada dan seharusnya Roh itu gabisa disegel tapi kenapa dia bisa nyegel Roh ya? apalagi Keberadaan Abstrak Sihir itu yang bahkan kita gabisa ngesegelnya sama sekali"


"Ahh sudahlah, Charachter buatanmu dulu lepas tuh" ucap Shirakami


"Si siapa?" tanyaku


"Penguasa alam semesta, penghancur segalanya" balasnya


"Oh dia, sial kita harus melakukan perlawanan!" ucapku


"Ohya kami bukan dewa tapi hal abstrak dan terima kasih bye"