Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Episode 42 "End of Arc, New Arc"



Kagumo sekarang sangat kuat, bahkan diriku tidak bisa memperkirakan apakah diriku bisa menang melawan Kagumo.


Pertempuran akhir, antara Unconventional High God/YHVH/Yahweh melawan Kagumo, ini bisa dikatakan sebagai pertempuran balas dendam atau bahkan pertempuran terakhir.


"Aku tidak akan memaafkan dirimu..."(Kagumo)


Dengan tatapan kosong dan rasa haus darah, Kagumo pun langsung mengeluarkan pedang Legendaris pertama yang disebut-sebut sebagai .


Energi pedang itu sangat luar biasa, bahkan Sistem didalam diriku tidak bisa mengidentifikasi pedang tersebut yang padahal Sistem dalam diriku Maha Tahu segalanya.


Beberapa kekuatan yang dimiliki pedang tersebut adalah Pemotongan Kausalitas, Probalitas, hingga Takdir, serta pedang tersebut memungkinkan penggunanya menyentuh/berinteraksi dengan hal Abstract.


"「Kekuatan yang luar biasa... Aku tidak mungkin dapat menandingi dirinya!"


"「Tapi cukup aneh, mengapa Kagumo tidak bisa mengalahkan Yahweh jika kekuatannya saja sudah melebihi Yahweh..?"


"「Firasatku tidak enak, apa mungkin sebenarnya ini adalah perbuatan dari Kagumo?.."


Peperangan antar Kedua Makhluk kuat itupun berlangsung tak seimbang, dikarenakan Kagumo mampu memojokkan Yahweh menggunakan Pedang yang dia miliki, bahkan pedang tersebut mampu menghapus Takdir Yahweh tidak sekali bahkan dua kali atau lebih, suatu Makhluk yang Omnipotent Beings dan bahkan tidak memiliki Takdir, tetap saja mampu dirubah takdirnya oleh pedang itu.


Pedang yang sangat mengerikan, bahkan mampu mentiadakan dan serta mengadakan konsep Takdir itu sendiri kepada Makhluk yang secara Keseluruhan tak terikat oleh konsep tersebut.


Ini seperti suatu kekuatan untuk membuat suatu Makhluk yang tidak memiliki Konsep Takdir menjadi memiliki Konsep Takdir, bahkan lebih daripada itu...


"Siall... bahkan makhluk rendahan seperti dirimu mampu mempojokkan diriku yang merupakan Makhluk Omnipotent Beings.."(Yahweh)


Seisi Primodial of Cause effect World pun kacau, bahkan beberapa bagian tsb hancur dikarnakan pertempuran yang mengerikan ini, bahkan dinyatakan pertempuran ini pun sampai membuat takut makhluk yang ada di Terracoca Web.


"E-Energi apa ini?! apa yang sebenarnya terjadi di Heavenly Terracoca?!!"(Salah satu Makhluk setengah Dewa)


"Hei kau juga merasakannya? Apa yang sebenarnya terjadi.."(Makhluk setengah Dewa lainnya)


Pertarungan tiada akhir itu terus menerus terjadi, ini mungkin sangat mengerikan tapi jarak dari Heavenly Terracoca dan Terracoca Web itu sangat jauh, bahkan lebih jauh daripada jarak suatu Planet ke suatu Buuble.


Hanya saja makhluk makhluk yang ada di Terracoca memiliki kecepatan diluar nalar, bahkan kebanyakan makhluk Terracoca bergerak secara bebas ke Past-Future, akan tetapi mereka tidak mampu menuju ke Heavenly Terracoca dikarnakan perbedaan Sumbu Dimensi yang tidak masuk akal, ini membuat Heavenly Terracoca tidak bisa diakses oleh Makhluk biasa seperti Manusia bahkan ras setengah Dewa.


Seseorang yang mampu melakukan perjalanan antar Dimensional pun tidak akan bisa menembus penghalang Dimensional tertinggi, yaitu Heavenly Terracoca, dan bahkan Sang Penguasa yaitu Omnipotent Beings Yahweh/YHVH menyatakan bahwa semua Makhluk yang berada di Dunia bawah adalah suatu Fiksi yang bahkan bisa dia kendalikan dengan Buku Narasi yang ada di Primodial of Cause effect World.


Seseorang yang mampu meraih Primodial of Cause effect World akan keluar dari Buku tersebut, ini membuat diri mereka secara ga langsung mendapatkan Pyshiology Omnipotent Beings, dengan bukti bahwa dirinya telah melampaui Heavenly Terracoca dan meraih Primodial of Cause effect World.


Peperangan antara Unconventional High God dengan Kagumo terus berlanjut, jika dibandingkan dengan Time di Normal World maka ini sekitar 199.999.972 Miliar Tahun Cahaya, tidak ada akhirnya.


"「?? A-Apa ini? aku merasakan energi yang aneh?..."


"「?? Apa yang sebenarnya terjadi? Ini lagi??.."


Pernyataan tersebut tiba tiba terbalikkan, Kagumo yang makhluk luar biasa langsung mundur dari serangannya yang dilakukan secara bertubi-tubi.


"「Apa yang terjadi Kagumo? bukannya dirimu lebih kuat dibanding Yahweh?"


"Kenapa kabur, bukannya kamu ingin membalaskan dendam teman temanmu?"(Yahweh)


"Siall... Berhati-Hatilah Zue, serangan itu... serangan itu lebih mengerikan daripada yang manusia biasa kira"(Kagumo)


"..."


"「Tidak... aku mengetahuinya, aku tahu bahwa kekuatan itu luar biasa Tapi aku harus menghentikannya!!!"


Aku pun langsung Maju dengan keegoisanku.


"Hei Zue hentikan!!"(Kagumo)


Aku sama sekali tidak menoleh, aku terus maju dan berniat menghancurkan kekuatan tersebut hanya saja tiba-tiba pandanganku langsung Kabur, segalanya... semua penglihatan milikku hilang, serta tiba tiba tertera tulisan "Game Over" dilayarku, akan tetapi aku mampu mentiadakan kekuatan luar biasa tersebut.


"Zue.... Aku berterima kasih kepada dirimu, tapi kau telah tiada... Aku tidak akan menyia-nyiakan momen ini!"(Kagumo)


Kagumo langsung menghapus keberadaan dari Unconventional High God, dan membuat Unconventional High God hilang secara keseluruhan, tanpa menyisahkan apapun bahkan Julukannya pun hilang.


"..."(Dewa Kebijakan)


"..."(Kagumo)


Aku telah tiada, bahkan sekarang Aku tak bisa hidup lagi, tubuhku secara keseluruhan telah tiada..., hanya saja tiba tiba pandanganku memperlihatkan Rumah yang kosong, dan bahkan dalam posisi seperti tak berpengguni.


"「Ini? Real Life?..."


"「Sudah berapa Tahun aku berada disini tanpa makan..."


"「Saat aku bermain game tersebut, Rasa laparku seperti ditiadakan dan tidak akan pernah ada.."


Aku pun langsung pergi ke dapur, dan berniat untuk memasak sesuatu, akan tetapi terjadi retakan Dimensional yang membuat diriku terbawa ke Dimensi lain(?)... hanya saja Dimensi ini bukanlah Dimensi yang sama dengan sebelumnya, sekarang di Dimensi ini aku menjadi seorang Pahlawan dengan Blessing yang luar biasa, yaitu: Setiap menerima damage dari suatu hal, membuat Pertahanan meningkat. Lalu, mendapatkan pengontrolan Penuh atas Element serta Senjata.


Dengan kata lain, diriku menjadi seorang Pahlawan yang menguasai segala Job, aku tidak ingin terlihat menonjol, makanya diriku menyembunyikan Status sebagai Pahlawan dan pergi begitu saja.