Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Episode 20 "Conflict Again, Awakening Ability, Monster"



Aku pun langsung pergi ke salah satu kota di kerajaan Rebirth, dan dari sana aku tahu jika tiap planet memiliki waktunya yang berbeda karna tergantung bintangnya nah planet ini sedang mengalami Tahun 500 Tahun kehancuran karna banyak monster kuat berkeliaran di planet ini, aku tanya kepada warga sekitar sih gitu.


"Hei Zue, sepertinya ada yang mengikuti kita" ucap Zack


"Apa maksudmu Zack?" balasku


"Coba rasakan" ucap Zack


Aku pun merasakan Energi sihir mencurigakan disekitar sini.


"Betul la, kita harus pergi dari sini" ucapku


Aku dan Zack selama perjalanan juga membicarakan Rencana untuk mengatasi Orang orang itu, Tak lama kemudian terpikirkan Ide cemerlang, lalu Aku mengajak Zack untuk pergi keluar kota dan kehutan, setelah sampai disana suatu serangan sihir angin type pembelah langsung menyerangku untung aja aku menggunakan Skill Jubah yang membuat semua serangan musuh tembus tanpa terkecuali.


"Siapa kalian?" ucapku


"Huh, memangnya kami akan memberi tahu siapa kami?" ucap salah satu dari mereka


"Hmm, memang cara mudah tak bisa menyelesaikan masalah" ucapku


"Hahahaha, percuma saja kecepatan kami lebih cepat dari Cahaya" ucap salah satu dari mereka


Mereka pun bergerak dengan kecepatan itu ya total ada 4 orang, mereka bergerak sambil menyerang kami dengan sihir sihirnya.


"Magic: Enumalish"


"Magic: Weather Area"


"Magic: Ice Weather seal"


"Magic: Ryou Gukatkka"


Serangan pertama membuat jubahku terasa tidak ada seperti diteleportasikan lalu serangan kedua terjadi Hujan yang sangat lebat ditempatku dan Zack berada, aku sendiri tak bisa melawan karna kecepatan mereka, selagi Hujan itu ada, serangan yang ketiga langsung menyegel kedua tanganku dan kakiku dan kedua tangan Zack dan kaki Zack.


"Sial... tak bisa gerak" ucapku


"Tunggu, Zue" ucap Zack


Zack pun menggunakan kekuatannya dan mengendalikan Pepohonan yang ada, itu membuat Para orang Jahat itu terjatuh karna tersandung Pohon itu.


"Argh" ucap salah satu dari mereka


"1, 2, 3 ha? 3 doang" ucap Zack


Aku sendiri masih dalam keadaan tersegel


"Hahaha, mati kalian" ucap Penjahat itu


"Magic: Ryou Gukatkka"


Tangan dari pemilik kekuatan itu pun menjadi sebuah teknik Naga yang sangat kuat, Teknik Naga itu sendiri hampir mengenaiku untung saja tubuhku tak mutlak alhasil Teknik itu membuat Tanah dibawahku tertembus hingga hampir Inti dari Planet itu.


"Fyuhh" ucap Zack


"a-a-apa, b-b-bagaimana bisa" ucap salah satu dari mereka yang telah diurus oleh Zack


"S-siapa mereka sebenarnya" ucapnya lagi


"Kami? kami adalah penjelajah luar angkasa" ucap Zack


"k-kau yang menyebabkan terjadinya radiasi Kosmik dan terciptanya ruang dimensi penghancur Dunia ini?!!!" ucap orang tadi


"Apa maksudmu?" tanyaku


"Dimensi itu... berisi puluhan ribu Monster, dahulu Monsternya bisa dihadapi tapi makin lama makin susah..." ucapnya dengan meneteskan air mata


"Ayahku... mati karna insiden itu" ucapnya dengan meneteskan air mata


"... Aku akan membalaskan dendam ayahmu!" ucapku


Dan ya terjadi radiasi Kosmik dan tercipta Dimensi Ruang waktu penghancur Dunia dari langit, itu membelah Langit.


"Yosh, waktunya mencoba Ability " ucapku


Para Monster pun mulai berdatangan, aku langsung menggunakan Mode .


"Awakening: Mode"


[Status]


Name: Kizue Natsuki


Age: ?


Job: Awakening NPC


Level: 0


Name Weapon: Acnopilago, Akuma, Lig


Skill: All Form Ability, Eternal Feeling(level 5), All elemental(level max), Naturality change(level 7), High Spatial Destroyer(level 7), Absolute Sealing(level 8), Super Massive of Sealing(level 8), Nothingless(level 0), Awakening Sword(level 8), All Ability(level 0), High Magic theft(level 2)


Resistance: Cosmic//Fire//Wind//Lava//Magma//High Pain//All type low Element


Blessing: 0


Form: Sword Master Mode, Negative Aura, Human Form, Spirit Form, Martial Form, Magic Gun Form, Demon Lord Form, Awakening Form


Pet: Akuma(Spirit of King Demon), Zay(Lightning Spirit)


Statistics: Attack: 6008//Durability: 2718//Magic Power: 10000//Stamina: 6551//Speed: 500000//Potency: High//Range: All Form Range


Note: Use this Form can make you death/sleep 2 days


"Here, Akuma!" teriakku


Kegelapan melimuti segalanya bahkan menghancurkan materi yg lemah.


"Awakening Sword Active" ucapku


"Succses"


"Infinite Sword" ucapku


Ribuan Awakening Infinite Sword pun tercipta, aku langsung mengendalikannya untuk mengalahkan para Monster itu, sedangkan salah satu Nothingless, Shadow of Nothingless melihatku tanpa ku sadari.


"Zack, kalahkan yang tersisa!" ucapku


"Tak perlu mengaturku, cih" balasnya


Zack langsung mengeluarkan Sihir supernya yang membuat beberapa Monster hancur tak bersisa.


"Yosh, ini serangan terakhir" ucapku


Aku langsung menggerakan Infinite Swordku lagi, dan saat Sword itu mendekati Ruang dimensi itu, aku langsung menggunakan yang membuat Ruang itu hancur terpecah kemana-mana.


"Skill: High Magic Theft"


"Succses, Ability Dragon breath, Darkness Antusias, Darkness Sword, Another ability can't be stolen"


"Wow, luar biasa" ucapku


"Hm? sebuah pedang?" ucapku


"Kemarilah Akuma! bentuk Manusia" ucapku


"Baik, Tuan ada yang bisa hamba bantu?" tanyanya


"Darkness Sword itu pedang apa?" tanyaku


"Itu adalah Pedang terkuat tingkat 5" balasnya


"Noo, udah ability kuat, jgn kasih pedang kuat" ucap seseorang


"Siapa itu?" ucapku


"Kau mengenalku? aku akan menghapus pedangmu" balasnya


"Berhati-hatilah Tuan, kalau bisa kita harus pergi" ucap Akuma


"Kemarilah dalam tubuhku, Akuma" ucapku


"Siap Tuan!"


"Sudah selesai berbicaranya?" tanya orang itu


"Baiklah perkenalkan akulah sang Shirakami" ucap orang itu


"Kekuatanmu sudah kuat, aku beri kamu 2 pilihan, aku hapus pedangmu atau mengurangi dampak Skillmu?" tanya orang yang mengaku sebagai Shirakami


"Apa maksudmu?!" balasku


"Ohh, kau bahkan gatau Shirakami ya? baiklah" ucap orang itu


Orang itu langsung mengambil dan menghapus pedang bernama Darkness Sword alias Tsukoyomi Kekkei Void of Darkness Sword.


"H-hei? kemana pedangku?!" ucapku


"Yah.. pekerjaanku sudah selesai. selamat tinggal semoga kamu bersenang-senang" ucapnya