
Aku melihat penyiksaan dan perbudakan disana.... tak terlepas dari itu, aku melihat teman lamaku tapi anehnya kenapa mereka tidak melakukan perlawanan?.. saat Iblis penjaga itu pergi aku langsung berkata kemereka
"Kalian bertahan selama ini?" tanyaku
"Ya.."
"Apakah kalian ingin kebebasan?" tanyaku
"Kita sebenarnya ingin... tapi mereka sangat kuat, petualang tingkat S bahkan tak bisa mengalahkan mereka"
"Dimana Vera" tanyaku
"Vera Nicasaki?"
"Yaaa" jawabku
"Dia.... dia menjadi budak dari para Iblis itu"
"Maksud dari budak???" tanyaku
"Dia akan selalu menuruti permintaan mereka semua bahkan hal yang..."
"??! Kenapa dia melakukan ini??" tanyaku
"... Dia hanya ingin kita tidak terbunuh, sebenarnya saat itu kita akan dibunuh tapi Vera menawarkan dirinya"
"..." ucapku
Hari Hukuman matiku pun telah tiba, aku dihukum mati didepan publik bahkan Vera dan teman teman dipenjaraku ikut menyaksikannya, Aku pun melihat Vera pada akhir hayatku alias ini adalah terakhir kalinya aku melihat Vera... tapi tiba tiba karna Informasi mengenaiku telah dideteksi jadinya Vera pun ditembaki oleh mereka dikursi penonton, Arena ini seperti Colosseum dan aku pun melihat kematian Vera? Seketika membuatku kehilangan kendali? Aku bahkan tak tahu apa yang telah kulakukan
"Energi sihir ini?!!!" ucap salah satu dari mereka
Tak tertahankan, Energi sihir yang kuat ini memenuhi Tubuhku bahkan saat aku ditembak beberapa kali oleh Peluru Sihir tetap saja tak mempan, tembakan itu seperti tertahan oleh Tembok tak terlihat? Akupun dalam keadaan tidak sadar langsung merubah Arah jarum jam yang membuat kembalinya waktu sebelum Vera terbunuh, aku berniat melakukan sesuatu sebelum dia ditembaki tapi itu percuma saja, sialnya saat aku melakukan perulangan waktu yang ke 10, Dewa dari Dunia itu yang baru pun langsung menghampiriku dan berkata kepadaku
"Jangan merusak waktu duniaku" ucapnya
"Siapa kau?!!" tanyaku
"Tak perlu tahu, kau harus tetap menjalani nasibmu, aku tak akan membiarkanmu keluar dari Nasibmu sendiri"
"Tidak, aku tidak ingin nasib seperti ini!!!!" ucapku
Aku pun berniat menyerang dia tapi yang ku lakukan tak menimbulkan baginya seperti aku menggunakan Void Room tapi dia tak terjebak, bahkan aku telah menggunakan Dragon Punch tapi dia tidak menghilang...
"Aku akan menghukum mu" ucapnya
Seketika ingatanku tentang Vera pun terkikis hingga habis? saat Nasibku kembali seperti semula yaitu kekalahanku, aku pun melupakan Vera? "siapa Vera? aku bahkan tak mengenalinya" ucapku. Dewa itu pun kembali ke tempatnya dan menyaksikanku, Kematianku pun tak terelakan, mereka semua langsung menembakiku hingga aku mati... mayatku pun dibuang jauh dari sana, aku telah berulang kali mengalami Hidup dan Mati sampai-sampai kepribadianku yang lain tercipta tapi dari kematian ini aku tidak mengalami Status Reset
"Dimana ini?" ucapku
"Anda telah hidup kembali" ucap Sistem
Disekitar situ juga terjadi Distorsi Ruang dan Waktu tapi bedanya Dungeon yang dihasilkan adalah Dungeon Error? perasaan ini aneh, beberapa hewan yang mendekatiku tiba tiba ketakutan dan terpental 50 Kilo dari tempat awal tapi kenapa aku tidak demikian? malahan Dungeon ini memintaku untuk memasukinya, aku mendengar suara "Masuklah" dari Dungeon ini yang membuatku penasaran, aku pun memasukinya, setelah aku memasukinya akupun melihat wujud abstrak bercahaya
Energi sihir meluap luap dari makhluk itu, bahkan menurutku jika seseorang memasuki tempat ini tanpa Energi Sihir yang kuat dia akan mati secara keseluruhan dan tidak akan mendapatkan Reinkarnasinya... Energi sihir itupun memperlihati aku secara tajam dengan matanya yang abstrak, seketika membuat mataku Buta keduanya dalam sedetik untung saja Regenerasiku cepat tapi saat dia memperkuat Auranya, Energi Magis pun keluar dengan skala yang sangat banyak yang membuat aku melemah dan tubuhku bagian dalam hancur... Mataku pun buta, "padahal aku memiliki regenerasi tapi kenapa begini" ucapku saat itu, kehancuran tubuhku tak terelakan bahkan kemungkinan besar aku akan mati secara keseluruhan dan tak bisa hidup kembali untung saja makhluk seperti itu yang lain menolongku
"??! ada lagi" ucapku
Akupun melihat mereka berdua beradu serangan yang membuat Distorsi ruang-waktu tapi anehnya aku mampu bertahan dari dampak Distorsi ruang dan waktu bahkan aku telah meninggalkan apa itu waktu dan akibat dari keluarnya aku dari waktu aku tak bisa menua, pertarungan antara 2 mahluk abstrak terus terjadi selama beribu ribu Tahun jika dihitung dari dunia isekai ini... Mahluk abstrak yang membantuku pun mengeluarkan jurus seperti fenomena kehancuran yang membuat lawan darinya hancur secara keseluruhan dan tak bisa bereigenerasi lagi... Makhluk itu pun menyatu dengan tubuhku seketika membuat kehancuran terhadap organ dalamku
"Aahhhhhhhhh" teriakku kesakitan
Dimensi itupun tertutup dan aku terlempar keluar dimensi itu, energi kuat itu berada ditubuhku dan mulai ingin mengambil alih tubuhku tapi aku langsung menggunakan Skill segelku yang mutlak itu dan akibatnya Keberadaan Abstrak ditubuhku energi sihirnya disegel, tetapi aku bisa membuka kapanpun... saat aku kembali, aku berada dihutan yang dekatnya ada daerah kumuh, lalu aku langsung bertanya ke warga setempat daerah apa ini
"Permisi" ucapku
"Ya? ada yang bisa saya bantu?" ucapnya
"Aku sekarang berada dikota mana?" tanyaku
"Kota? ini desa Walarabu yang berada didistrik 179" jawabnya
"Distrik? aku seperti kenal" ucapku dalam hati
"Negara apa ini?" tanyaku
"Loh? kamu tidak tahu ya?" ucapnya
"Masalah apa?" tanyaku
"Sekitar 5000 Tahun lalu, seorang Pahlawan bernama Zack Ganhilder telah membantai dan membebaskan semua negara, akibat dari itu semua negara menjadi satu dan itu disebut Kerajaan Ikunai" jawabnya
"Zack?" ucapku
"Hm? kamu bahkan tak tau Beliau?" ucapnya dengan menaruh curiga kepadaku
"Tidak, bukan seperti itu" ucapku
"Hmm... Baiklah" ucapnya
Aku pun sadar bahwa aku sekarang berada di 5000 Tahun setelahnya, padahal aku rasa hanya 5 Menit didalam Dungeon itu, Dewa yang melihat keberadaanku muncul lagi didunianya langsung menghampiriku dengan cara memperhentikan waktu secara Mutlak, akibat itu semua bahkan seseorang yang mampu bergerak dalam pemberhentian waktu tetap tak bisa bergerak, hanya aku saja yang bisa.
"Apa yang kau lakukan?" ucap Dewa itu
"Kenapa? ini takdirku" jawabku
"Takdirmu bukan seperti ini!!!!" ucap Dewa itu
Lalu Dewa itu berniat menebasku dengan serangan Mutlaknya tapi aku langsung menekan Dewa yang merupakan suatu wujud Abstrak dengan Aura dan Gravitasiku yang membuat Dewa itu langsung meninggalkanku tanpa alasan sama sekali
"Hm? apa yang sebenarnya terjadi" ucapku
Sementara ditempat Dewa itu
"Apa itu?!!!" ucap Dewa itu ketakutan
Dia melihat suatu wujud abstrak yang ada ditubuhku dan energi sihir dari Wujud itu sangatlah diluar akal sehat Manusia biasa, bahkan Energi Sihir itu Tak terbatas secara Mutlak menurutnya, Dia bahkan berpikir jika Energi Sihir ada karna Makhluk Abstrak itu.
Akupun berniat mengunjungi Pusat dari kerajaan ini tapi karna aku terbangun dari Desa Kumuh maka aku tak diperbolehkan, inilah yang namanya Diskriminasi Zaman ini, "walau kebebasan telah diraih dari para Iblis itu tetap saja ada belenggu lain" ucapku saat tahu akan hal itu, Aku pun meninggalkan perbatasan itu dan kembali ke Desa. Seseorang yang melihat hal itupun mengajakku untuk masuk secara Paksa melalui lubang yang telah mereka Buat.
"Bagaimana, kamu ingin atau tidak" ucap salah satu dari mereka
"Hmmm... Terserah aku ikuti kata kata kalian saja" ucapku
Aku dan mereka pun melakukan penerobosan secara paksa, saat aku melihat Kota didistrik 179 aku langsung paham apa yang terjadi sebenarnya, kebanyakan warga Desa telah membayar Pajak tapi mereka tidak diperbolehkan masuk ke Distrik ini hanya karna pakaian mereka kurang mewah, Aku dengan pakaian compang camping pun langsung membuat para Penjaga sadar dan berusaha menangkapku akan tetapi saat beradu tangan, aku langsung menyatukan teknik bela diri dan menjatuhkan mereka semua dengan kombinasi kedua bela diri itu, kedua bela diri itu terdiri Kecepatan dan Kekuatan, Aku langsung membuat mereka pingsan.
"Aneh, kenapa tidak ada yang menggunakan sihir?" ucapku dalam hati
"Penetralisiran sihir, sebenarnya semua serangan musuh diberi Sihir yang membuat orang lain Tidur tapi aku mampu menetralisirkan" ucap sistem
"Ohh.. okelah" ucapku
Aku pun penasaran dengan Statusku yang baru karna aku telah mendapatkan beberapa kekuatan
"Status"
[Status]
Name: Kizue Natsuki
Age: Countless | possibility outside the time system
Job: NPC, and Auto Evolution to Demon Lord
PtS: 0^0^0(1\=5)
Level: 0
Skill: Void Room (level Infinite>InfiniteInfiniteResistance: Posion(level Absolute), Pain(level Absolute), Abstract attack(level limit), Soul Attack(level Absolute), Darkness Attack(level Absolute), Void Attack(level 2), Time, AgeWeakness: Holy Magic all typeForm: Sword Master Mode, Negative Aura, Human Form, Spirit Form, Demon Lord Form...Blessing: Gaimo: Divine Definity(level Ω Absolute) No One(level max)//\ System: Upgrade Magic Power(level Beyond concept Level)//Serious Magic(level Infinity)//Infinite Range(level 1)...Pet: Akuma(Spirit of King Demon), Zay(Lightning Spirit)Statistics: Attack: 10//Durability: 204//Magic Power: 10000//Stamina: 100//Speed: 200//Potency: High>City//Range: 1 Mili-555 Juta km²(Earth)"..." ucapku"Ini sangat GILAAA" ucapkuTapi saat itu juga aku senang... Aku pun mendengar pembahasan dari warga setempat tentang 8 Pahlawan Suci dan 15 Pahlawan Panggilan, akupun mengenakan mantelku dan bertanya pada salah satu Pedagang yang ada"Apa itu 8 Pahlawan Suci dan 15 Pahlawan Panggilan?" tanyakuPedagang itu pun tertawa sejenak"Kamu tidak tahu ya?" ucap Pedagang itu"Ya..." jawabku"Hahaha, baiklah akan ku beritahu""8 Pahlawan Suci adalah Pahlawan yang telah ditakdirkan untuk menyelamatkan Dunia ini, Penyebab adanya Pahlawan Suci adalah akibat dari pecahnya Sihir dari Zack sang Pahlawan, Pahlawan Suci sendiri mendapatkan kekuatan dari Zack dan Blessing dari Dewa" ucapnya"8 Pahlawan Suci ini biasanya Lahir untuk mengatasi masalah, dan juga Masalah Didunia ini belum sepenuhnya selesai" ucapnya"8 Pahlawan Suci memiliki kekuatan yang berbeda beda, aku akan memberi tahumu""Pertama ada Pahlawan angin, Pahlawan angin mampu mengendalikan Angin sesukanya bahkan diruang yang tak memiliki Udara, dia sekarang bernama Okusho""Kedua ada Pahlawan Pedang, Dia mampu mengendalikan 12-100 Pedang Hukum Logika, Kekuatannya sangat luar biasa, dia sekarang bernama Endou""Ketiga ada Pahlawan Cahaya, Pahlawan ini mampu mengendalikan bahkan membuat cahaya menjadi benda apapun, dia sekarang bernama Alfaga""Keempat ada Pahlawan Manifesta, dia mampu memanifestasikan semua benda menjadi dirinya atau sihirnya, dia sekarang bernama Alibasta""Kelima ada Pahlawan tanaman, kekuatannya simpel dia mampu mengendalikan tanaman bahkan membuat tanaman secara instan, dia sekarang bernama Flora""Keenam ada Pahlawan Gravitasi, dia mampu mengubah Tekanan Gravitasi bahkan menghilangkannya, dia sekarang bernama Hutkasu""Ketuju ada Pahlawan Es, kekuatan Es Sucinya mampu menghancurkan semua kegelapan, dia sekarang bernama Kazu""Kedelapan ad-" ucapnyaAku dan Pedagang itu hampir saja terkena serangan tanaman dari bawah tanah, untungnya aku menyelamatkan pedagang itu"P-p-p-Pahlawan Tanamanan?!!!" ucapnyaAku pun menidurkan Pedagang itu dan membawanya ke tempat yang aman lalu menghampiri Pahlawan itu lagi."Apa yang kau inginkan?" tanyaku"Jangan berpura-pura baik, Dasar Iblis!!" ucap Pahlawan TanamanAku pun menghindari serangan Es Suci dari belakangku"Huh, mau tak mau aku harus mengalahkan kalian" ucapku"Memangnya bisa?" ucap EndouEndou pun menargetkan 12 pedangnya ke Aku dan semuanya hampir mengenai ku untung saja aku membelokan serangannya dengan Magic Barrier"Lumayan" ucap AlibastaAlibasta pun memanifestasikan Magic Barrier ku menjadi sihirnya."Cih" ucapkuAku pun berteleportasi meninggalkan tempat itu ke langit tapi Pahlawan Gravitasi langsung menjatuhkan ku ketanah, Aku hampir saja terkena "Holy Boy: Holy Ice Arrow" milik Pahlawan Es tapi aku langsung mengubah Gravitasi disekitarku dengan Gravitz Quartz, aku pun menyegel semua benda suci milik mereka dan melemparnya ke Hutan belantaran, dan aku langsung berteleportasi ke tempat lain akibat aku melempar senjata mereka, mereka tak lagi mengejarku."Huh" ucapku
Resistance: Posion(level Absolute), Pain(level Absolute), Abstract attack(level limit), Soul Attack(level Absolute), Darkness Attack(level Absolute), Void Attack(level 2), Time, Age
Weakness: Holy Magic all type
Form: Sword Master Mode, Negative Aura, Human Form, Spirit Form, Demon Lord Form
...Blessing: Gaimo: Divine Definity(level Ω Absolute) No One(level max)//\ System: Upgrade Magic Power(level Beyond concept Level)//Serious Magic(level Infinity)//Infinite Range(level 1)...
Pet: Akuma(Spirit of King Demon), Zay(Lightning Spirit)
Statistics: Attack: 10//Durability: 204//Magic Power: 10000//Stamina: 100//Speed: 200//Potency: High>City//Range: 1 Mili-555 Juta km²(Earth)
"..." ucapku
"Ini sangat GILAAA" ucapku
Tapi saat itu juga aku senang... Aku pun mendengar pembahasan dari warga setempat tentang 8 Pahlawan Suci dan 15 Pahlawan Panggilan, akupun mengenakan mantelku dan bertanya pada salah satu Pedagang yang ada
"Apa itu 8 Pahlawan Suci dan 15 Pahlawan Panggilan?" tanyaku
Pedagang itu pun tertawa sejenak
"Kamu tidak tahu ya?" ucap Pedagang itu
"Ya..." jawabku
"Hahaha, baiklah akan ku beritahu"
"8 Pahlawan Suci adalah Pahlawan yang telah ditakdirkan untuk menyelamatkan Dunia ini, Penyebab adanya Pahlawan Suci adalah akibat dari pecahnya Sihir dari Zack sang Pahlawan, Pahlawan Suci sendiri mendapatkan kekuatan dari Zack dan Blessing dari Dewa" ucapnya
"8 Pahlawan Suci ini biasanya Lahir untuk mengatasi masalah, dan juga Masalah Didunia ini belum sepenuhnya selesai" ucapnya
"8 Pahlawan Suci memiliki kekuatan yang berbeda beda, aku akan memberi tahumu"
"Pertama ada Pahlawan angin, Pahlawan angin mampu mengendalikan Angin sesukanya bahkan diruang yang tak memiliki Udara, dia sekarang bernama Okusho"
"Kedua ada Pahlawan Pedang, Dia mampu mengendalikan 12-100 Pedang Hukum Logika, Kekuatannya sangat luar biasa, dia sekarang bernama Endou"
"Ketiga ada Pahlawan Cahaya, Pahlawan ini mampu mengendalikan bahkan membuat cahaya menjadi benda apapun, dia sekarang bernama Alfaga"
"Keempat ada Pahlawan Manifesta, dia mampu memanifestasikan semua benda menjadi dirinya atau sihirnya, dia sekarang bernama Alibasta"
"Kelima ada Pahlawan tanaman, kekuatannya simpel dia mampu mengendalikan tanaman bahkan membuat tanaman secara instan, dia sekarang bernama Flora"
"Keenam ada Pahlawan Gravitasi, dia mampu mengubah Tekanan Gravitasi bahkan menghilangkannya, dia sekarang bernama Hutkasu"
"Ketuju ada Pahlawan Es, kekuatan Es Sucinya mampu menghancurkan semua kegelapan, dia sekarang bernama Kazu"
"Kedelapan ad-" ucapnya
Aku dan Pedagang itu hampir saja terkena serangan tanaman dari bawah tanah, untungnya aku menyelamatkan pedagang itu
"P-p-p-Pahlawan Tanamanan?!!!" ucapnya
Aku pun menidurkan Pedagang itu dan membawanya ke tempat yang aman lalu menghampiri Pahlawan itu lagi.
"Apa yang kau inginkan?" tanyaku
"Jangan berpura-pura baik, Dasar Iblis!!" ucap Pahlawan Tanaman
Aku pun menghindari serangan Es Suci dari belakangku
"Huh, mau tak mau aku harus mengalahkan kalian" ucapku
"Memangnya bisa?" ucap Endou
Endou pun menargetkan 12 pedangnya ke Aku dan semuanya hampir mengenai ku untung saja aku membelokan serangannya dengan Magic Barrier
"Lumayan" ucap Alibasta
Alibasta pun memanifestasikan Magic Barrier ku menjadi sihirnya.
"Cih" ucapku
Aku pun berteleportasi meninggalkan tempat itu ke langit tapi Pahlawan Gravitasi langsung menjatuhkan ku ketanah, Aku hampir saja terkena "Holy Boy: Holy Ice Arrow" milik Pahlawan Es tapi aku langsung mengubah Gravitasi disekitarku dengan Gravitz Quartz, aku pun menyegel semua benda suci milik mereka dan melemparnya ke Hutan belantaran, dan aku langsung berteleportasi ke tempat lain akibat aku melempar senjata mereka, mereka tak lagi mengejarku.
"Huh" ucapku