
"Tempat apa ini...",
"Sebuah tempat yang indah dan subur...",
Tiba tiba aku merasa ada keberadaan yang mendekatiku dari belakang.
"Siapa itu?!" ucapku.
Orang itu pun menghampiri ku dengan muka tersenyum lebar, wujud orang itu putih layaknya cahaya bahkan lebih putih dari Cahaya itu sendiri.
"Siapa kau?!" ucapku dengan nada rendah,
Orang itu hanya diam tak berkata apapun
"Sekali lagi ku tanya siapa kau?!!" ucapku lagi dengan nada tinggi.
Tiba-tiba orang itu bergerak lalu menunjuk suatu pohon dengan jarinya.
"Apa maksudmu?" tanyaku
Orang itu tersenyum lalu berkata.
"Ikuti Aku" ucapnya
Orang itu pun langsung mendekati Pohon yang tadi telah dia tunjuk, dan aku mengikutinya.
"Kenapa kau membawa ku kesini?" tanyaku
Lagi dan lagi orang itu hanya tersenyum.
"..."
Aku merasa ada orang lagi di belakang yang sedang bolak balik sambil menatapku.
"Siapa lagi?!" ucapku
Orang yang seperti cahaya pun berkata.
"Kemarilah diriku yang lain" ucapnya,
Aku hanya bisa diam saat itu, dan dirinya yang lain itu pun menghampiri kami, wujudnya dirinya yang lain hampir sama dengan dirinya sendiri tapi bedanya dia berwarna hitam pekat.
"Kalian itu siapa?" tanyaku.
Akhirnya mereka pun berbicara kepadaku.
"Kita? kita adalah kamu" jawabnya.
"Apa maksudmu? bisa kamu jelaskan?" tanyaku.
Mereka langsung mengeluarkan sihir.
"Ini." ucapnya.
Sihir yang dikeluarkan itu pun diberikan pada diriku yang membuat aku mengalami kesakitan dalam beberapa detik.
"AHHHHHH",
"ARGHHHHH",
"PANASS SSSIAL" teriakku kesakitan.
Saat aku mengalami hal itu, aku juga melihat diriku yang lain. diriku yang hidupnya sengsara, diriku yang hidupnya enak, bahkan diriku yang sudah menikah.
"A-apa ini?!" ucapku kebingungan.
"Kamu ada lebih dari satu.",
"Lebih tepatnya dirimu ada lebih dari satu",
"Dari masa lampau, masa depan, hingga masa kini" balasnya.
"Pengetahuan mu sekarang sudah diluar pengertian manusia itu sendiri" ucapnya.
"Aku bertanya kepadamu, apakah kamu ingin kekuatan?" tanyanya
"Kekuatan? aku...",
"Apakah kau ingin menyelamatkannya?"
"Atau kau akan terus disini?",
"Aku beri 2 pilihan untukmu."
"Mati sekarang atau Hidup sebagai penantang Dewa" ucapnya.
Pilihan yang susah bagiku, apalagi aku harus menentang para Dewa diatas sana.
"Dengan menjalin kontrak ini, kau akan bebas dari penulisan cerita milikNya",
"Apa maksudmu?" tanyaku
"Takdirmu dimasa depan akan kamu tentukan sendiri, kamu bahkan bisa merubah takdirmu dimasa depan nanti, dan penulisan tentang hidupmu akan dihapuskan, penulisan tentang takdirmu dimasa depan juga demikian" ucapnya.
"Apa yang kamu maksud dengan tulisan?" tanyaku.
"Kita hanyalah fiksi semata, seperti kau yang bermain game/menonton Anime sebelum kau direinkarnasi, kita seperti mereka yaitu fiksi",
"Takdirmu telah ditentukan oleh Penulis kita, bahkan Takdir kematian Vera dan kejahatan Zack telah tertulis" ucapnya.
"...",
"Apa maksudmu?!" tanyaku.
"Ya, kematian teman temanmu telah ditentukan olehNya, dia yang membuat semua temanmu Mati bahkan berkhianat!" jawabnya dengan nada licik.
Saat Aku mengetahui kebenaran itu, Emosi ku langsung melunjak tinggi dan aura Emosi ku menghancurkan tempat ku berada saat ini, hanya saja diriku yang lain langsung mengubah kembali Dunia ini menjadi utuh.
"Jadi bagaimana? kau ingin memulai hidupmu dengan kekuatan kita yang asli lalu meningkatkannya atau malah mati sia sia?..." tanyanya.
"Aku harus membalaskan dendamku! baiklah akan ku terima kontrak kalian..." ucapku.
Diriku yang lain pun memasuki tubuhku, ya mereka berdua memasuki Tubuhku.
"AHHHHHHH" teriakku
Sakit sekali rasanya saat itu, selang beberapa menit rasa sakit itu hilang, aku pun terbangun lagi ditempat ini lalu melakukan teleportasi dimensi ruang dan waktu untuk pergi ke tempat Zack.
"Siapa itu?!" tanya Zack merinding.
"Yo, Zack—"
Saat aku hendak berkata Zack langsung menerjangku dengan tangannya yang diperkuat oleh sihir.
"Mati lagi? jangan bercanda" ucapku menahan serangan Zack
"B-bagaimana bisa?!!!" ucap Zack berkeringat
"" ucapku
Zack pun tak bisa mengelak, tubuhnya langsung terpental hingga menghancurkan tembok.
"A-apa apaan itu?! dia bisa mengatur nasib seseorang kedepannya!" ucap Shirakami
Shirakami langsung menghentikan waktu yang ada dengan pemberhentian waktu yang mutlak.
"Aku harus mengurus in—"
Saat hendak berkata, pemberhentian waktu mutlak milik Shirakami langsung kuhancurkan, itu berdampak pada rusaknya ruang waktu dan menyebabkan terjadinya distorsi ruang dan waktu.
"A-apa ini?! dia menghancurkan pemberhentian waktu milikku" ucap Shirakami dengan gemetaran
"Percuma saja wahai Dewa" ucapku
"" ucapku
Dewa yang seharusnya tak terikat dengan konsep kematian dan mampu beregenerasi dari kehancuran di titik 0 pun mati hanya karna aku berkata demikian.
"Level Up"
『Status』
Name: Kizue Natsuki
Age: Beyond Time
Gender: Male
Level: 2
Classification: Non Playable Charachter // Challenger of All Typenirs God // Awakening Human
>Ability: Change The Future // Destroying History // Sealing // Absolute Command // Evolution // Can use ability in all form he have
>Weakness: Seven gods sword, girl, Advisor Sword, the legendary of master element
>Form: God Destroyer < Awakening All Form
"..."
Dewa itu pun mementalkanku
"??? Bagaimana bisa???",
"Padahal aku telah naik level?" ucapku kebingungan.
"Aku adalah Dewa, yang telah kau bunuh hanyalah avatar dariku" ucapnya.
"Hm..."
"Serang Dia, para Avatarku!" perintahnya.
"" ucapku
seketika Avatar miliknya hilang semua.
"B-bagaimana b-bisa?!!" ucapnya dengan gemetaran
"T-tapi aku harusnya bisa membuat avatar lagi!" ucapnya lagi
"Sayang sekali, kamu sekarang sudah tak bisa melakukan hal itu." ucapku
"" ucapku
Tubuh Shirakami pun mulai tersegel perlahan-lahan hingga tahap keseluruhan, Shirakami sekarang tak bisa melakukan apapun, bahkan sihir miliknya telah ku segel.
"Level up"
『Status』
Name: Kizue Natsuki
Age: Beyond Time
Gender: Male
Level: 3
Classification: Non Playable Charachter // Challenger of All Typenirs God // Awakening Human
>Ability: Change The Future // Destroying History // Sealing // Absolute Command // Evolution // Can use ability in all form he have
>Weakness: Seven gods sword, girl, Advisor Sword, The Legendary Of Master Element, all element user
>Form: God Destroyer < Awakening All Form
"Hampa."
""
Semua Iblis itu pun mulai tersegel dan sihirnya mulai kuserap.
"Tujuanku telah selesai" ucapku
Aku pun kembali ke sel dan melapor ke Lenna
"Apa yang telah terjadi?! para Iblis itu menghilang..." ucap Lenna.
"Lenna" ucapku.
"Siapa? bagaimana kau bisa tahu nama asliku?!" jawabnya.
"Aku adalah Zue, orang yang berjanji menyelamatkanmu" ucapku
"Zue? siap—"
"AHHHHH" ucap Lenna Kesakitan
Yap ingatan Lenna mulai kembali ke dirinya, Ingatan sendiri adalah Konsep dari kehidupan dan Dunia.
"hmm"