Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai

Calamity Game Hidden World/Saigai Kakureta Sekai
Episode 4 "Adventure to City Center, Magic Academy, Duel God"



"P-permisi Bu" ucap Vera


"Ya?' tanya Ibu Vera


"Bolehkah saya berpetualang dengan Tuan Kizue" tanya Vera


"Saya berjanji menjaga Anak Ibu" ucap Kizue


"baiklah, semangat berpetualang" ucap Ibu Vera


"dadah Bu" ucap Vera


"dadah Tante" ucap Kizue


Mereka pun keluar dari Kota dan mulai berpetualang


"menurutmu, kita harus kemana?" tanya Kizue


"ntahlah" ucap Vera


"apa kamu ingin belajar Sihir lebih dalam?" tanya Kizue


"boleh saja tuh, aku juga ingin belajar sihir Healing lebih banyak" ucap Vera


"yosh, kita akan memburu monster selama perjalanan diIbu kota untuk dijual" ucap Kizue


"baiklah!" ucap Vera


Pada pertama kali mereka bertemu monster tingkat rendah


"apa kamu bisa mengalahkan mereka? Vera" ucap Kizue


"y-ya Tuan" ucap Vera


"berhentilah Memanggilku Tuan, kita adalah Teman sekarang panggil saja aku Zue" ucap Kizue


"B-baik Zue" ucap Vera


"Magic:Fireball"


"ternyata tidak ada damage" ucap Vera


"hmm, tidak apa apa" ucap Kizue


"Skill"


"Skill apa yang ingin anda gunakan?" tanya Sistem


"Kendalikan Ranting Disekitar" ucap Kizue


"diterima, Ranting yang berada 10M dekat sini dapat dikendalikan. Total Ranting 6284" ucap Sistem


"gunakan 2 Ranting" ucap Kizue


"dilaksanakan" ucap Sistem


"Teknik Pedang Berantakan: Tebasan Kematian"


Ranting itu bergerak dengan kecepatan lumayan cepat dan memotong tubuh Monster itu


"a-apa itu?" tanya Vera


"ntahlah?" tanya Kizue


"Skill"


"Skill apa yang ingin anda gunakan?" tanya Sistem


"Deteksi Status Dan Kelemahan" ucap Kizue


"Siapa yang ingin anda Deteksi" tanya Sistem


[Status Detection]



Slime 3. Slime


Slime 4. Human(Vero)


Worm 6. Worm



"4" ucap Kizue


"Status Ditampilkan"


[Status]


Name: Vera Nicasaki


Age: 16


Job: Magic Doctor/Healer


Level: 5


Gender: Perempuan


[Statsment]


Attack: 1 Mp: 500


Durability: 10 Stamina: 100


Cricital: 5 Speed: Normal Human


Magic Damage: 200 Reflection: 35


Weakness: All Type Magic


"Levelmu" ucap Kizue


"ya? kenapa dengan statusku?" tanya Vera


"tidak apa apa" ucap Kizue


"baiklah, mari kita melanjutkan perjalanan" ucap Vera


Mereka pun bertemu dengan 5 Anggota Dark Guild/Guild Kegelapan salah satu Guild yang dimana Guild Adventure itu bertujuan untuk membunuh, Guild itu bertempat didunia Bawah


"hei nona cantik, ingin bermain dengan kami" ucap Seseorang dari Guild itu yang memegang rambut Vera


"Siapa kau?!" ucap Vera


"lepaskan tanganmu dari Pacarku" ucap Kizue


"e-e-e P-p-pacar?" ucap Vera dalam hati karna Vera terkaget kaget


"ooh, nona cantik ini pacarmu?" tanya Orang tadi


"ya" ucap Kizue


yang membuat Vera pingsan, dan seseorang seketika ingin menyerang Vera tapi


"hentikan usaha sia siamu" ucap Kizue yang membuat orang yang ingin menyerang Vera ketakutan


"kemarilah Sword Spirit Lightning" ucap Kizue


Petir pun datang dari langit depan Kizue dan Kizue pun memegang Listrik itu


"deteksi Sihir dia" ucap Pemimpin kelompok itu


"Magic: Detection"


"t-tidak keluar status musuh?!" ucap Seseorang yang mendeteksi sihir Kizue


"coba deteksi lagi" ucap Pemimpin itu


"b-baiklah" ucap orang yang berniat mendeteksi sihir Kizue


"Magic: Detection"


"aaahhhhhh" ucap orang yang mendeteksi sihir Kizue terkena Petir dari Langit


"apa yang kau lakukan?!" ucap Pemimpin itu


"tersisa 3 orang" ucap Kizue


"tcih" ucap Pemimpin itu


"Summon: Fire Hero Undead" mantra yang dirapalkan pemimpin itu


"Jadikan Diriku sebagai Pahlawan Api" ucap Pemimpin itu


"dia serius?" ucap orang yang mengikuti pemimpin itu


"Pahlawan?!" ucap Kizue


"Bahaya, Undead memiliki tingkat diatas Kehidupan yang lama, kamu bisa mati karnanya" ucap Sistem


"aku harus lari ya?" ucap Kizue


"tidak tahu" ucap Sistem


"hmm mungkin aku bisa mencoba kekuatanku" ucap Kizue


"Earthquake"


seketika tanah mengalami gempa


"apa ini" ucap Pemimpin itu


"Skill:Cahaya Penghakiman"


"T-terang sekali" ucap Pemimpin itu


"Teknik Pedang Cahaya: Tebasan Penghakiman"


"sia sia saja" ucap pemimpin itu


"ok" ucap Kizue


"Hei Vero, bangunlah" ucap Kizue


"ha? apa apa?" tanya Vera


"ini keadaan gawat" jawab Kizue


"maksudmu? maaf tadi aku pingsan" ucap Vero


"bisakah kamu membagian beberapa MP untukku" ucap Kizue


"b-baiklah" ucap Vera


"Magic: Give 300 Mp to Kizue"


"terima kasih, bisakah kamu agak menjauh?" ucap Kizue


"b-baiklah" ucap Vera


"Skill: Peningkatan Sihir 2×"


"Sihir: Peningkatan Sihir 2× Lipat" rapalan pemimpin itu


"Skill: Cahaya penghakiman"


"Sihir: Fire Blazer"


"Skill: Gempa Bumi Penghakiman"


"Sihir: Big Fire Meteor"


"i-ini seperti... adu Kekuatan yang luar biasa" ucap Vera


"Teknik Pedang Matahari: Tebasan Cahaya kematian" ucap Kizue


"Teknik: Tebasan Api Neraka"


Saat kedua pedang itu bertemu, kekuatan itu mampu menghanguskan pohon dalam jangkauan 100 meter


"ku akui kekuatanmu memang hebat" ucap Pemimpin itu


"kekuatanmu juga Hebat" ucap Kizue


mereka berdua pun meloncat kebelakang dan mengeluarkan kekuatan Asli mereka


"Teknik: Ancaman Kematian Neraka"


"Teknik Rahasia: Ryou-Gatsurgiri"


pedang mereka sekali lagi bertemu tapi sekarang pedang dari Pemimpin itu didorong terus menerus, dan seketika Muncullah Naga Kematian yang menembus pertahanan kuat dari Pemimpin kelompok itu dan membuat Pemimpin kelompok itu terpental Jauh


"a-agh" ucap Pemimpin itu dengan kesakitan


"Teknik Pedang Berantakan: Ayunan Kematian"


dengan kecepatan penuh dari Teknik itu, Kizue pun langsung berada di tempat dimana Pemimpin itu berada


"Teknik Pedang Rahasia: Tebasan Penghakiman"


Layaknya dewa memegang pedang dan ingin menebas tubuh Pemimpin itu


"d-dewa?" ucap Pemimpin itu


"ternyata Memang ada ya" ucap Pemimpin itu


Dark Guild adalah Guild yang dimana petualangnya tak percaya Tuhan


"kematian... apakah aku harus menebus dosaku dalam neraka" ucap Pemimpin itu


8 Tahun yang lalu


Pemimpin Guild itu bernama Ratsugo dia adalah seorang gelandangan yang suka dilecehkan dan lain lain walau dia laki tak sedikit yang menjadikannya sebagai pemuas n*fs* mereka, pada umur yang ke 6 Tahun Ratsugo dibuang oleh kedua orang tuanya dan di asingkan karna Ratsugo tak bisa menggunakan Sihir dengan baik, setelah Ratsugo menjadi gelandangan, Ratsugo lalu bertemu dengan Pemimpin salah satu Black Guild yang bernama Kuse, dia menawarkan Ratsugo untuk menjadi anggotanya dan memberikan Buku untuk latihan Ratsugo.


Kizue pun ingin melancarkan pedangnya tapi 2 anggota dari kelompok itu membantu Pemimpin itu


"h-hentikan, yang kalian lakukan tak ada artinya, larilah" ucap Pemimpin itu


"tidak tuan, kita tidak akan lari" ucap Anak buahnya yang tersisa


"maaf tapi aku harus membunuh kalian" ucap Kizue


"Teknik Raja Pedang: Tebasan Ribuan Cahaya Pedang"


yang membuat mereka bertiga langsung mati seketika


"l-luar biasa Kizue" ucap Vera


"terima kasih, Vera" ucap Kizue


"Level Up"


"Level Up"


"Level Up"


"Level Up"


"Selamat anda mendapatkan gelar Raja Pedang Tingkat I"


"Selamat anda mendapatkan 4 Point Status"


"Selamat anda mendapatkan 3 Tambahan Point Status"


"Selamat anda mendapatkan Skill: Gate Of Hell"


"Selamat anda mendapatkan Skill: Penguasaan Pedang"


"Selamat anda mendapatkan Skill: Meteor"


"Subarashi" ucap Kizue


"apa yang kamu bicarakan?" tanya Vera


"tidak apa apa" jawab Kizue


"baiklah" ucap Vera


"Stats"


[Stat]


Name: Kizue Natsuki


Job: NPC


Point to Up Stats:0(1\=5)


Level: 24


Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 3), Menjinakan(Level 3), Menggunakan Skill Pet(Level 2), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 1), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 1), Earth Element(Level 1), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 1), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 1), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp), Gate Of Hell(Level Very Higher but need 1000 Mp + 100 Life Energy), Meteor(Level 1), Penguasaan pedang(Level 10)


Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level, Sword King level I


Experience: 1892/14080


Statsment


Attack: 65 MP: 100


Durability: 30 Stamina: 80


Critical: 35 Speed: Super Human(70)


Magic Dmg: 105 Reflection: 30


Mereka pun menuju ke Pusat kota melalui banyak halangan seperti monster dll, kira kira mereka sampai di Ibukota selama 5 Hari


"kita telah sampai" ucap Kizue


"akhirnya, sampai juga" ucap Vera kecapekan


"L-luar biasa sangat indah" ucap Vera melihat Ibu Kota


"Permisi, dimana tempat akademi sihir terbaik disini?" tanya Kizue kepada Penjaga disana


"bisakah kamu melihatkan tanda pengenalanmu?" tanya Penjaga itu


"tentu saja" ucap Kizue


Kizue lalu menunjukan Tanda Pengenal Petualang dan dibiarkan masuk kedalam Kota itu lalu Penjaga itu memberitaukan dimana letak Akademi Sihir


"permisi" ucap Kizue


"siapa anda?" tanya Penjaga Akademi itu


"saya adalah Seorang petualang yang ingin bertemu dengan Kepala akademi ini" ucap Kizue


"bisakah kamu memperlihatkan tanda pengenalan petualangmu?" tanya Penjaga Akademi itu


"ini" ucap Kizue memegang Kartu tanda pengenal petualang


"baiklah, silahkan masuk anda bisa menemui Kepala akademi di lantai 3" ucap Penjaga Akademi itu


"baiklah" ucap Kizue


Saat berada diperjalanan Kizue dan Vera diremehkan karna dari tampangnya seperti orang miskin dan Lemah


"apa yang dia lakukan di akademi ini" ucap orang disana


"cih orang miskin sok sok an menginjakan kaki disini" ucap Guru disana


"h-hai" ucap salah satu gadis


"ya?" tanya Kizue


"a-apa yang anda cari?" tanya gadis itu


"apakah kamu tau ruang kepala akademi" ucap Kizue


"ruang kepala akademi?!" ucap Guru yang mendengar pembicaraan itu


seketika 2 Guru pun menghentikan langkah kaki Kizue


"siapa kau?" tanya salah satu guru itu


"apa kamu tau ruang Kepala akademi?" tanya Kizue


"apa yang ingin kau lakukan?" tanya Guru itu


"aku hanya ingin mendaftarkan diri" ucap Kizue


"jangan bohong!" ucap salah satu Guru itu


Guru itu pun merapalkan sihir Angin yang mementalkan Kizue


"kenapa anda begitu kasar?" tanya Kizue


"kau adalah seorang pembunuh bayaran kan?" tanya Guru itu


"jika aku pembunuh bayaran, aku tak akan bisa masuk kedalam akademi ini" ucap Kizue


"jangan banyak alasan" ucap Guru itu


"Magic: Green Fire"


Seketika area didekat itu berada di Suhu paling panas


"kita harus lari" ucap salah seorang murid disana


"aku merasakan api yang luar biasa itu" ucap Kizue


"Skill: Cahaya Suci" ucap Kizue


Karna kekuatan itu sangat terang membuat mata guru itu tertutup dan Sihirnya terbatalkan, Kepala Akademi pun merasakan energi kuat itu dan menuju kesana


"p-pak kepala Akademi?" ucap Guru itu


"kenapa kalian bertarung didalam akademi" tanya Pak kepala akademi itu


"dan juga siapa kamu" tanya Pak Kepala akademi itu


"aku cuma seorang petualang" ucap Kizue


"apa yang kamu lakukan disini?" tanya Kepala Akademi


"ingin mendaftarkan diri sebagai murid akademi" jawab Kizue


"apa kamu yakin mampu membayarnya?" tanya Kepala Akademi


"tentu saja" jawab Kizue


"baiklah ikutlah saya ke ruang Kepala Akademi"


"baiklah" ucap Kizue


mereka pun menuju ke Ruang Kepala Akademi


"siapa namamu?" tanya Kepala Akademi


"Kizue, Kizue Natsuki" jawabnya


"dan temanmu?"


"V-vera Nicasaki" ucap Vera


"hm... baiklah, tapi apa anda mampu membayar uang daftar sekolah?" tanya Kepala Akademi


"dan juga perkenalkan saya Zion" ucap Kepala Akademi


"memangnya butuh berapa keping emas pak Zion?" tanya Kizue


"75 Keping Emas harga daftarnya itu juga termasuk perlengkapan dan setahun nya" ucap Zion


"m-mahal sekali, apa kamu serius Kizue?" ucap Vera


"tentu saja, pak saya akan bayar besok lebih tepatnya daftar besok, apakah masih bisa?" tanya Kizue


"tentu saja" ucap Zion


"cih orang tak mampu sok sok-an mau sekolah disini, bayar aja besok" ucap Orang yg mendengar percakapan itu


"apa kamu serius? tuan?" tanya Vera


"sudah kubilang jangan panggil aku Tuan, dan juga aku akan serius membayarnya" ucap Kizue


"t-tapi uang segitu dari mana?" tanya Vera


"ikut aku" ucap Kizue


"kemana?" tanya Vera


"adventure Guild" ucap Kizue


mereka pun menuju Adventure Guild dan menjual barang buruan mereka


"l-l-luarr biasa anda bisa mendapatkan hewan langkah" ucap Resepsionis itu yang membuat seisi Bar Adventure Guild penasaran


"Tanaman penyembuh tingkat atas yang langkah: All Aley, Hewan Legendaris yang langkah dan serba guna: Rainbow Pig"


"l-luar biasa" ucap orang orang yang melihat itu


"kami beli dengan harga 500 Koin emas dan 800 Koin perak bisa tidak?" tanya Resepsionis itu


"tentu saja, itu terserah kalian sih" jawab Kizue


"b-baiklah, saya akan membeli itu semua" ucap Resepsionis itu


"baiklah" ucap Kizue


mereka pun memberikan uang kepada Kizue dan Kizue pun memberikan smua barang buruan nya, pada perjalanan mencari Penginapan Kizue pun dihadang oleh seseorang


"hei, dengar dengar kau mendapatkan uang banyak hanya karna menjual sesuatu yang langkah?" ucap Pria itu


"siapa kau?" ucap Kizue dan Vera serentak


"aku? lebih baik kau tidak tahu" ucap Pria itu


"??! dimana ini" ucap Kizue kebingungan karna mereka tidak berada diIbu Kota


"dimana temanku?" tanya Kizue


"perempuan itu? lihat diatas mu" ucap Pria itu


Kizue pun melihat Vera disiksa habis habisan diatasnya dan dari tadi dia kejatuhan darah sebenarnya itu adalah darah dari Vera


"... Vera"


"kamu akan langsung mengamuk pada pertama kali bertemu?" tanya Pria itu


"santailah kawan" ucap Pria itu


"perbuatanmu sudah tak bisa dimaafkan Lagi! Matilah sialan!!!!" ucap Kizue dengan marah


"Skill"


"Skill apa yang ingin anda gunakan?" tanya Sistem


"Deteksi Status dan Kelemahan"


"siapa yang ingin anda Deteksi?"


[Status Detection]


1.Vera 3.???


2.??? 4.???


"dimana dia?!" tanya Kizue


"kamu ingin mencoba mendeteksi kekuatanku?" ucap Pria itu


"bagaimana bisa kau tau?" ucap Kizue


"hmm... itu semua sia sia saja" ucap Pria itu


"sialan! Datanglah Lightning Sword"


"pedang ya?"


"Keberadaan yang tak diketahui, Matilah" ucap Pria itu yang seketika membuat Lightning Spirit Kizue mati


"??!" ucap Kizue


"Spirit telah Mati kekuatan Spirit tetap ada akan tetapi tidak bisa memanggil Spirit lagi" ucap Sistem


"bagaimana bisa?" ucap Kizue


"tentu saja bisa, kamu ingin melawanku sekarang?" tanya Pria itu


"tentu saja!!" ucap Kizue


"Skill: Cahaya Penghakiman"


"Muncullah Pedang Cahaya"


"Teknik Cahaya Supernova: Penghakiman Kedua"


"hilanglah cahaya ciptakanlah kegelapan"


Seketika serangan Cahaya Penghakiman Hilang dan ketika Kizue mendekati Pria itu dengan Teknik Cahaya Supernova seketika Teknik itu mati


"percuma saja" ucap Pria itu yang lalu memukul bagian perut Kizue yang membuat Kizue memental Jauh


"a-argh" ucap Kizue sambil mengeluarkan darah dari mulutnya


"a-apa itu?" ucap Kizue sambil berdarah


"percuma saja, kamu tidak akan bisa mengalahkanku" ucap Pria itu


"Kuantum: Ledakan Atom"


Seketika dari dalam tubuh Kizue terjadi ledakan yang sangat kecil tapi dampaknya luar biasa membuat tangan kiri Kizue hancur karna ledakan itu


"agrh" ucap Kizue menahan sakit


"a-apa yang kau lakukan?!" tanya Kizue


"sentuhlah aku dalam 5 menit, jika tidak kamu dan temanmu akan mati" ucap Pria itu


Kizue pun bangkit berdiri lagi


"Kematian didepanmu!" ucap Kizue dengan marah


"Skill"


"Skill apa yang ingin anda gunakan?" tanya Sistem


"buatlah Pedang Api dengan element Api"


"dilakukan"


"datanglah Pedang Api" ucap Kizue


"Earthquake"


"Teknik Raja Pedang: Tebasan Ribuan Pedang" seketika 1 pedang itu disalin hingga ribuan dan ribuan pedang itu menghasilkan tebasan


"Teknik Rahasia: Ryou-Gatsurgiri" seketika semua pedang itu mengeluarkan Naga Kematian


"Teknik Raja Iblis: Tebasan Neraka" Setelah Ribuan pedang itu menebas dengan Teknik Raja Pedang ribuan pedang itupun Menebas lagi dengan Teknik Raja Iblis yang membuat musuhnya merasakan Tebasan Api Neraka


"percuma saja" ucap Pria itu


"Buatlah luka ditubuhku menghilang"


seketika semua luka Pria itu Hilang


"b-bagaimana b-bisa?! s-siapa kau sebenarnya?" tanya Kizue


"cih serangmu tidak berefek semua padaku" ucap Pria itu


"Kuantum: Ciptakan ledakan Supernova" ucap Pria itu dan seketika daerah mereka berada mengalami Ledakan Supernova


"???!!!!"


"p-panas sekali!!!" ucap Kizue


"memang benar ternyata kamu hanyalah Kroco" ucap Pria itu


"Kuantum: Ubah Hukum"


"Kuantum: Hancurkan atom Entitas Kizue"


seketika seluruh tubuh Kizue mengalami Ledakan yang membuat Kizue tak bisa bergerak Lagi


"s-sial" ucap Kizue yang lalu tergeletak